Suara.com - Kementerian Sosial (Kemensos) secara bertahap menyalurkan bantuan sosial (bansos) bagi masyarakat terdampak bencana di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyampaikan, total bantuan yang telah digelontorkan di tiga provinsi tersebut mencapai Rp 2.564.805.321.880. Bantuan tersebut terdiri dari bansos reguler, bansos kedaruratan, serta bansos adaptif.
"Ini adalah bantuan yang sudah disalurkan. Pertama bantuan reguler disalurkan kepada 1,7 juta lebih KPM, total anggaran Rp 1,8 T. Ini untuk tiga provinsi, Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat. Kemudian ada bansos kedaruratan untuk masa kedaruratan, dan berikutnya bansos adaptif," jelas Gus Ipul dalam rapat di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Senin, (23/2/2026).
Ia merinci, bansos reguler tersebut diberikan kepada 1.763.038 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) melalui Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan sembako atau Bantuan Pangan Non Tunai, dengan total penyaluran mencapai Rp 1.832.738.125.000.
Untuk mendukung penanganan bencana dan masa pemulihan, Kemensos juga menyalurkan bansos kedaruratan senilai Rp 99.194.346.880. Bantuan ini digunakan untuk pengadaan cadangan logistik, operasional dapur umum, bantuan sembako, serta kebutuhan pokok lainnya bagi para korban selama masa darurat.
Selain itu, Kemensos turut memberikan bansos adaptif yang ditujukan untuk membantu korban dan keluarga bangkit kembali setelah terdampak bencana. Hingga saat ini, bansos adaptif yang telah disalurkan mencapai lebih dari Rp 632,7 miliar.
"Bansos adaptif yang sekarang sedang proses salur semuanya Rp 637 M lebih," imbuh Gus Ipul.
Bansos adaptif tersebut mencakup beberapa bentuk bantuan. Salah satunya santunan bagi ahli waris korban meninggal dunia. Sebanyak 990 ahli waris telah menerima santunan masing-masing Rp 15 juta.
Kemensos juga memberikan bantuan jaminan hidup sebesar Rp 450.000 per orang selama tiga bulan kepada 175.211 warga terdampak, guna membantu pemenuhan kebutuhan dasar dan gizi mereka.
Baca Juga: Targetkan Pulih Sebelum Lebaran 2026, Ini 13 Kesimpulan Rapat Satgas Bencana DPR dan Pemerintah
Selain itu, Kemensos memberikan santunan isi rumah sebesar Rp 3 juta per kepala keluarga yang dapat digunakan untuk membeli perlengkapan rumah tangga di hunian sementara maupun hunian tetap.
Sebanyak 47.688 kepala keluarga yang telah melalui proses asesmen dan validasi juga menerima bantuan stimulan sosial ekonomi senilai Rp5 juta per keluarga, dengan harapan dapat membantu memulihkan kondisi ekonomi mereka.
Gus Ipul menambahkan, proses penyaluran bantuan masih terus berjalan secara bertahap. Saat ini, bantuan siap disalurkan ke 37 dari total 53 kabupaten/kota yang telah diverifikasi dan divalidasi oleh Kementerian Dalam Negeri.
"Progres per hari ini dapat kami laporkan, sudah ada 37 dari 53 kabupaten/kota yangh telah tervalidasi oleh Kemendagri dan siap disalurkan. Itu semua sudah diverifikasi dan divalidasi," urai Gus Ipul.
Sebagai informasi, rapat Satgas Pemulihan Bencana tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat, antara lain Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menko PMK Pratikno, Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti, Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto, Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, serta perwakilan kementerian dan lembaga terkait lainnya.***
Berita Terkait
-
Testimoni Wali Murid: Sekolah Rakyat Bawa Perubahan Nyata bagi Anak
-
Sinergi Kemensos dan Komisi VIII DPR Tingkatkan Layanan Korban Perdagangan Manusia
-
Bansos PKH dan Sembako Sudah Cair di Bulan Ramadan
-
Peran Wali Asrama dalam Membentuk Karakter dan Disiplin Siswa Sekolah Rakyat
-
DTSEN Rayakan Satu Tahun, Pemutakhiran Data Terus Diperkuat
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan
-
Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL
-
Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak
-
Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum
-
Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat
-
Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon
-
Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!
-
Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah
-
Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan
-
Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi