Suara.com - Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menerima audiensi empat kepala daerah, yakni Wali Kota Padang Fadly Amran, Bupati Gorontalo Sofyan Puhi, Bupati Sigi Rozal Intjenae, dan Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam di Kantor Kemensos, Jakarta, Senin (23/2/2026).
Dalam pertemuan tersebut Gus Ipul mengajak para kepala daerah untuk bersama mengawal akurasi data penerima bantuan sosial dari tingkat desa.
"Bupati memiliki kekuasaan besar menentukan desil. Semua data berasal dari daerah, lalu kemudian dicek kembali oleh BPS," ujar Gus Ipul.
Untuk mewujudkan hal tersebut Gus Ipul berpesan khususnya kepada dinas sosial di masing-masing daerah memperkuat koordinasi hingga tingkat desa untuk mewujudkan data yang akurat. Ia juga menjelaskan terdapat dua jalur pemutakhiran data yang dapat dilakukan, yaitu jalur formal melalui RT/RW dan jalur partisipasi untuk melakukan usul sanggah melalui aplikasi cek bansos.
Selain itu, Kemensos juga membuka ruang partisipatif dalam pemutakhiran data melalui aplikasi SIKS NG oleh operator desa dan operator dinas sosial, ground check yang dilakukan oleh pendamping PKH, petugas BPS dan Pemda, Call Center Kemensos 171 dan juga melalui saluran WhatsApp yang tersedia.
"Di setiap Posyandu di desa ada yang namanya Puskesos yang berfungsi menerima keluhan-keluhan dari masyarakat. Apapun keluhannya. Puskesos juga dapat dijadikan tempat berkumpul para pendamping sosial," urainya.
Gus Ipul menegaskan agar seluruh kepala daerah serius mengawal proses pemutakhiran data hingga mengesahkannya.
"Siap!" ujar para kepala daerah serentak seraya menegaskan komitmen mengawal setiap proses pemutakhiran data penerima bantuan.***
Baca Juga: Audiensi 7 Pemda, Wamensos Agus Jabo Tekankan Dinsos Ujung Tombak Pemutakhiran Data
Berita Terkait
-
Audiensi 7 Pemda, Wamensos Agus Jabo Tekankan Dinsos Ujung Tombak Pemutakhiran Data
-
Para Menteri, BPJS, BPS Duduk Bersama Bahas Transisi PBI
-
Berulang Tahun, Data Tunggal DTSEN Genap 1 Tahun
-
Wamensos Agus Jabo: Siswa Sekolah Rakyat Masuk Tanpa Seleksi Akademis
-
1,7 Juta KPM Daerah Bencana Sumatra Terima Bansos
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Habiburokhman Tegaskan Mundurnya Jampidsus Febrie Tak Boleh Hentikan Pengusutan Kasus Korupsi
-
The 2nd IBOS Expo 2026 Siap Digelar, Hadirkan Lebih dari 100 Peluang Bisnis dari Berbagai Industri
-
Jaksa Agung Resmi Terima Pengunduran Diri Febrie Adriansyah dari Jampidsus
-
Intelijen Israel Bongkar Dugaan Skenario Iran Bunuh Trump, Washington Respon Santai
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Polisi Periksa Taipan Tan Kian Jadi Saksi di Kasus Korupsi Jumbo yang Seret Jampidsus
-
Polisi Periksa 15 Saksi Korupsi, Sekuriti Rumah Jampidsus Febrie di Sentul Ikut Dicecar
-
Polda Metro Jaya Pastikan Bakal Periksa Jampidsus Febrie Soal Rumah, Dolar hingga Emas 74 Kg!
-
816 Titik Bazar Daging Murah Sudah Sambangi Permukiman Warga Jakarta