- Polisi mengungkap kronologi pengemudi HM (24) mengendarai mobil ugal-ugalan di Jakarta Pusat pada Rabu (25/2).
- Pengemudi tersebut melaju kecepatan tinggi, melawan arus di Gunung Sahari, serta memakai pelat nomor palsu.
- Petugas berhasil mengamankan pengemudi dan penumpang di Pintu Besi setelah mobilnya terhambat kemacetan.
Suara.com - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya secara resmi mengungkap kronologi lengkap terkait aksi pengemudi mobil berinisial HM (24) yang berkendara secara ugal-ugalan di sejumlah ruas jalan kawasan Jakarta Pusat pada Rabu (25/2).
Insiden yang sempat menarik perhatian warga dan pengguna jalan lainnya ini terjadi di tengah situasi lalu lintas ibu kota yang sedang padat.
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin menjelaskan bahwa pergerakan kendaraan Toyota Calya yang dikemudikan oleh HM tersebut berawal dari arah selatan. Kendaraan terpantau melaju dari arah Senen menuju ke arah Pasar Baru, Jakarta Pusat.
"Di mana pada saat kejadian, petugas kami yang sedang berpatroli mendapati perilaku dari pengendara yang tidak lazim di tengah kepadatan ibu kota di sore hari," katanya sebagaimana dilansir Antara.
Aksi Kecepatan Tinggi dan Penggunaan Pelat Nomor Palsu
Kombes Pol Komarudin menyebutkan bahwa petugas di lapangan menemukan adanya pengendara yang mengendarai kendaraan dengan tidak sebagaimana mestinya.
Selain melaju dengan kecepatan tinggi yang membahayakan pengguna jalan lain, diketahui pula bahwa Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) atau pelat nomor yang digunakan pada mobil tersebut tidak sesuai dengan peruntukannya.
Melihat adanya indikasi pelanggaran berat dan perilaku membahayakan, petugas kepolisian kemudian melakukan pengejaran untuk menghentikan laju kendaraan tersebut.
"Petugas mengikuti kendaraan tersebut dan sempat berputar di depan Koarmada RI, berputar kemudian masuk ke Jalan Gunung Sahari 4," katanya.
Baca Juga: Aksi Ugal-ugalan Berujung Petaka, Toyota Calya Diamuk Massa
Kronologi Pelanggaran Lawan Arus di Gunung Sahari
Aksi ugal-ugalan HM terus berlanjut saat ia memasuki ruas Jalan Gunung Sahari 5. Berdasarkan keterangan kepolisian, ruas jalan tersebut merupakan jalur satu arah yang mengalir dari arah barat ke timur, atau tepatnya dari arah Koarmada RI menuju ke arah Bungur.
"Pelanggar ini melawan arus, masih dalam kecepatan tinggi dan terus diikuti oleh petugas dengan memberikan tanda isyarat agar pengendara lain berhati-hati mengingat ada perilaku pengendara yang ugal-ugalan," katanya.
Meski sudah diberikan peringatan oleh petugas yang membuntuti, pengemudi tetap memacu kendaraannya. Setibanya di perempatan Koarmada RI, pelanggar justru mengambil jalur sebelah kanan saat memasuki ruas Jalan Budi Utomo.
Di lokasi tersebut, pelanggar kembali melakukan tindakan berbahaya dengan masuk ke jalur kanan yang secara jelas merupakan tindakan melawan arus lalu lintas.
Upaya Melarikan Diri dan Putar Balik di Jalur Padat
Berita Terkait
-
Aksi Ugal-ugalan Berujung Petaka, Toyota Calya Diamuk Massa
-
Sopir Toyota Calya Ugal-Ugalan di Jakarta Diamankan, Polisi Tunggu Hasil Tes Urine
-
Ugal-ugalan dan Lawan Arus, Mobil Calya Diamuk Massa di Gunung Sahari
-
Rekaman CCTV Ungkap Kronologi Kecelakaan Transjakarta dan Ojol di Gunung Sahari
-
5 Fakta Nissan Gravite MPV 7 Seater Calon Penantang Calya, Harga Tak Sampai Rp110 Juta
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
'Pak Minta Nama!', Cerita Haru Nenek di Istana hingga Prabowo Usulkan Nama Adi Dharma
-
Puji Kontribusi Masif Warga Jateng, Pramono Anung: Pilar Penting Jakarta Menuju Kota Global!
-
Petaka Parkir di Bahu Jalan! Sigra 'Nangkring' di Pembatas Jalan Usai Dihantam Fortuner di Tangerang
-
Iran Berencana Kenakan Biaya untuk Kapal yang Melintas Selat Hormuz
-
Fasilitas Pipa Minyak Arab Saudi Pulih, Penyaluran Capai 7 Juta Barel Per Hari
-
Satpol PP Gandeng TNI-Polri Sikat Preman Tanah Abang, Pangkalan Bajaj Liar Ikut Ditertibkan
-
Vladimir Putin Siap Bersua Prabowo Subianto di Moskow, Isu Energi hingga Global Dibahas
-
Negosiasi dengan AS Gagal, Iran: Selat Hormuz Sepenuhnya di Tangan Kami!
-
Jelaskan Anggaran EO Capai Rp113,9 M, Kepala BGN: Mekanisme Sesuai Aturan dan Terbuka untuk Diawasi
-
Bukan Emas atau Berlian, Pemuda di Rembang Pinang Kekasih dengan Mahar Bibit Pohon Mangga!