News / Nasional
Jum'at, 27 Februari 2026 | 12:05 WIB
Ilustrasi seorang murid kelas 1 SD mendapatkan suntikan vaksin campak dari tenaga kesehatan. ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan
Baca 10 detik
  • Kemenkes mencatat lonjakan kasus suspek campak Januari 2026 meningkat tiga kali lipat dibanding dua tahun sebelumnya.
  • Sepanjang 2025 terdapat 116 KLB campak di 16 provinsi dengan total 63.769 suspek terdata.
  • Dua kasus campak Indonesia terdeteksi di Australia, meningkatkan kekhawatiran di daerah cakupan imunisasi rendah.

Pada kondisi berat, campak dapat menyebabkan komplikasi serius seperti pneumonia, diare berat, hingga radang otak (ensefalitis) yang berpotensi fatal.

Kemenkes pun mengimbau masyarakat tidak menganggap remeh gejala awal campak. Warga diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan bila mengalami tanda-tanda tersebut, serta memastikan imunisasi anak lengkap untuk mencegah penularan lebih luas.

Load More