- Bupati Pekalongan Fadia Arafiq menjadi sorotan KPK setelah dikabarkan terjaring operasi tangkap tangan (OTT) di Jawa Tengah.
- Fadia Arafiq memiliki latar belakang sebagai penyanyi terkenal, putri dari A. Rafiq, sebelum menjadi Bupati Pekalongan.
- Berdasarkan LHKPN per Maret 2025, total kekayaan Fadia Arafiq tercatat mencapai Rp 85,6 miliar, didominasi properti.
Fadia kemudian terpilih sebagai Bupati Pekalongan periode 2021-2026 dan dilantik oleh Gubernur Jawa Tengah saat itu, Ganjar Pranowo, pada 27 Juni 2021.
Dinamika politik membawanya kembali dilantik sebagai Bupati Pekalongan periode 2025 sampai 2030 oleh Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025 di Istana Merdeka, Jakarta.
Pelantikan tersebut merupakan bagian dari pengukuhan ratusan kepala daerah hasil pilkada serentak di seluruh Indonesia.
Rincian Harta Kekayaan Berdasarkan LHKPN
Sebagai pejabat publik, Fadia Arafiq berkewajiban melaporkan seluruh asetnya kepada KPK. Mengacu pada Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara per 30 Maret 2025, total kekayaan Fadia Arafiq tercatat mencapai angka yang fantastis, yakni Rp 85,6 miliar.
Sebagian besar hartanya berasal dari kepemilikan tanah dan bangunan yang tersebar di berbagai kota besar di Indonesia.
Total nilai aset tanah dan bangunan milik Fadia mencapai Rp 74.290.000.000. Berikut adalah rincian beberapa aset properti yang tercatat dalam LHKPN miliknya:
- Tanah seluas 2720 m2 di Pekalongan senilai Rp 2.040.000.000.
- Tanah dan bangunan 90 m2/55 m2 di Bogor senilai Rp 1.500.000.000.
- Tanah dan bangunan 180 m2/162 m2 di Bogor senilai Rp 3.500.000.000.
- Tanah dan bangunan 2,25 m2/2,25 m2 di Jakarta Pusat senilai Rp 2.400.000.000.
- Tanah dan bangunan 2,84 m2/2,84 m2 di Jakarta Pusat senilai Rp 3.800.000.000.
- Tanah dan bangunan 800 m2/500 m2 di Bogor senilai Rp 5.000.000.000.
- Tanah dan bangunan 489 m2/200 m2 di Semarang senilai Rp 7.000.000.000.
- Tanah seluas 200 m2 di Badung, Bali senilai Rp 3.500.000.000.
- Tanah dan bangunan 100 m2/100 m2 di Jakarta Timur senilai Rp 5.000.000.000.
- Tanah seluas 550 m2 di Bogor senilai Rp 10.000.000.000.
- Tanah dan bangunan 209 m2/209 m2 di Depok senilai Rp 3.500.000.000.
- Tanah dan bangunan 1613 m2/800 m2 di Pekalongan senilai Rp 3.500.000.000.
- Tanah dan bangunan 310 m2/300 m2 di Pekalongan senilai Rp 5.000.000.000.
- Tanah seluas 1298 m2 di Pekalongan senilai Rp 2.500.000.000.
- Tanah seluas 740 m2 di Pekalongan senilai Rp 1.000.000.000.
- Dua bidang tanah masing-masing 1900 m2 di Pekalongan dengan nilai masing-masing Rp 1.900.000.000.
- Tanah seluas 1420 m2 di Pekalongan senilai Rp 3.550.000.000.
- Tanah seluas 599 m2 di Pekalongan senilai Rp 2.500.000.000.
- Tanah seluas 7330 m2 di Pekalongan senilai Rp 2.500.000.000.
Beberapa aset tanah dan bangunan lainnya di Bogor dan Pekalongan dengan nilai bervariasi antara Rp 125 juta hingga Rp 700 juta.
Fadia Arafiq dikabarkan terjaring OTT KPK di wilayah Jawa Tengah. Operasi ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pemberantasan korupsi di lingkungan pemerintahan daerah yang tengah digalakkan oleh komisi antirasuah.
Baca Juga: Beda Kendaraan Fadia Arafiq sebelum dan sesudah Jadi Bupati Pekalongan, Bak Langit dan Bumi
Hingga kini, proses hukum masih berjalan dan publik menunggu keterangan resmi lanjutan dari KPK terkait status hukumnya serta detail perkara yang menjeratnya.
Berita Terkait
-
Beda Kendaraan Fadia Arafiq sebelum dan sesudah Jadi Bupati Pekalongan, Bak Langit dan Bumi
-
Kontroversi Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Kakak Fairuz A Rafiq yang Terjerat OTT KPK
-
Dicokok KPK, Fadia Arafiq Ternyata Salah Satu Bupati Terkaya di Jawa Tengah
-
Gaji Bupati Pekalongan Cuma Rp2 Jutaan, Fadia Arafiq Punya Harta Rp85 Miliar Kini Kena OTT KPK!
-
Riwayat Pendidikan Fadia Arafiq, Bupati Pekalongan Terjaring OTT KPK
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN