- Menko Polkam menginstruksikan otoritas transportasi Yogyakarta optimalisasi layanan antisipasi prediksi 8 juta pemudik masuk DIY, Rabu (4/3/2026).
- Menko Polkam menekankan pentingnya informasi cepat mengenai penundaan penerbangan dan manajemen petugas lapangan yang cermat.
- Bandara YIA siapkan 669 personel posko penuh mulai 11 Maret 2026, serta mendukung operasional penerbangan 24 jam.
Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago, menginstruksikan seluruh otoritas transportasi di Yogyakarta untuk menyiagakan layanan secara optimal.
Hal ini ditegaskan guna mengantisipasi lonjakan pemudik yang diprediksi mencapai 8 juta orang masuk ke wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
"Kita ini sudah ditakdirkan untuk melayani masyarakat. Sehingga tidak ada lagi tugas lain selain melayani masyarakat terlebih pada saat sekarang ini," kata Djamari dalam keterangannya, Rabu (4/3/2026).
Menurutnya, jika ada maskapai ingin membuka penerbangan selama 24 jam maka harus dilakukan.
Namun tak kalah penting, Djamari turut menyoroti potensi kerawanan sosial akibat keterlambatan jadwal penerbangan. Ia memerintahkan pihak bandara dan maskapai untuk memberikan informasi secara cepat dan jelas ketika terjadi kendala teknis.
"Hal yang kritis adalah apabila ada satu penerbangan yang delay, maka informasinya harus cepat. Kapan pesawat akan diberangkatkan atau apakah ada penggantinya, itu masyarakat harus tahu. Sehingga hubungan kita dengan maskapai penerbangan juga harus terjalin setiap saat, setiap hari, dan mungkin setiap jam," tuturnya.
Pesan yang sama disampaikan Menko Polkam saat meninjau kesiapan Stasiun Tugu Yogyakarta.
Menko Polkam memberikan peringatan keras terkait manajemen petugas lapangan yang harus diperhatikan secara serius. Ia menyebut satu kecelakaan kecil akibat kelengahan dapat menghapus seluruh reputasi pelayanan publik.
"Saya ingin katakan agar atur pembagian tugas dengan baik, jangan sampai menimbulkan kelengahan, kelelahan, dan kejenuhan. Jika itu terjadi maka akan menimbulkan kecelakaan dan itu bisa bergulir menjadi besar. Seolah-olah pekerjaan kita yang begitu bagus menjadi tidak berguna hanya karena satu kecelakaan kecil," tegasnya.
Baca Juga: Pertamina Siapkan SPBU 24 Jam, Mobil Tangki hingga Towing Gratis Selama Mudik
Pihaknya meyakini bahwa seluruh pegawai yang bekerja di bandara dan stasiun mampu melaksanakan tugas dengan baik. Pasalnya ini adalah bentuk dedikasi untuk kepentingan rakyat dan masyarakat.
"Untuk para petugas, pesan saya sekali lagi jangan bosan, jangan lelah, dan jangan jenuh untuk melayani masyarakat kita," ucapnya.
Sementara itu Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Sekretariat Daerah (Setda) DIY, Aria Nugrahadi mengungkapkan bahwa DIY kini bersiap menghadapi lonjakan trafik pemudik maupun wisatawan.
"Di dalam catatan kami kemungkinan ada potensi lalulintas pemudik yang akan masuk ke Jogja akan mencapai 8 juta traffic/orang," ungkap Aria.
Di sisi operasional, GM Bandara YIA Ruly Artha memastikan posko siaga akan mulai beroperasi penuh pada 11 Maret 2026 dengan melibatkan 669 personel.
Bandara YIA pun menyatakan kesiapannya untuk mengakomodasi permintaan airline yang ingin beroperasi 24 jam demi mengurai kepadatan yang diprediksi memuncak pada 13 Maret.
Berita Terkait
-
Pertamina Siapkan SPBU 24 Jam, Mobil Tangki hingga Towing Gratis Selama Mudik
-
Sarimbitan: Seni Menyamarkan Cicilan di Balik Baju Kembaran
-
5 Motor Matic Ciamik untuk Mudik: Biar Dikira Sukses di Perantauan
-
5 Ide Isi Hampers Lebaran 2026 Harga Rp25 Ribu, Nggak Murahan dan Tetap Elegan
-
4 Baju Koko Pria UNIQLO untuk Lebaran 2026: Nyaman dan Anti Gerah
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!
-
Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media
-
Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara
-
Megawati Bakal Terima Penghargaan dari Timor Leste, PDIP Jajaki Kerja Sama Strategis
-
Prabowo ke Petugas MBG: Tak Mau Bekerja Baik, Silakan Minggir!
-
Dadan Hindayana Ditahan, Irma Suryani Prihatin DPR Tak Punya Alat Sanksi untuk Mitra Kerja
-
Jabar Raih Penghargaan Terbaik Dalam Anugerah Kearsipan 2026, Bukti Hormati Setiap Jejak Sejarah
-
KPK Sita 7 Mobil hingga Emas dalam OTT Imigrasi Jakbar
-
KPK Ungkap Wamen Imigrasi Silmy Karim Diduga Terlibat Kasus Izin Tinggal WNA
-
Tolak Wacana Rusun, Korban Kebakaran Kemayoran Minta Pemerintah Bantu Bangun Rumah Lagi