- Pelaku pembunuhan DH (55) di Depok teridentifikasi sebagai ARH (44), suami siri korban, didasari motif sakit hati.
- ARH ditangkap Polda Metro Jaya pada Minggu, 8 Maret 2026, pukul 15.30 WIB di Tambun Selatan, Bekasi.
- Jasad korban ditemukan Sabtu (7/3/2026) dalam kondisi tinggal tulang di rumahnya oleh sang anak korban.
Suara.com - Polisi mengungkap identitas pelaku pembunuhan terhadap perempuan berinisial DH (55) yang jasadnya ditemukan dalam kondisi mengering hingga tinggal tulang di rumahnya di kawasan Meruyung, Limo, Kota Depok. Pelaku ternyata merupakan suami siri korban sendiri berinisial ARH (44).
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan ARH ditangkap tim Subdit 3 Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya pada Minggu (8/3/2026) di wilayah Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.
“Tersangka diamankan pada Minggu, 8 Maret 2026 sekitar pukul 15.30 WIB di wilayah Jatimulya, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi,” kata Budi kepada wartawan, Senin (9/3/2026).
Berdasar hasil penyelidikan sementara, pembunuhan ini diduga dipicu persoalan ekonomi. Pelaku yang tidak memiliki pekerjaan disebut sakit hati setelah diusir dari rumah oleh korban.
“Karena sakit hati diusir, tersangka kemudian melakukan tindak pidana pembunuhan terhadap korban,” ungkap Budi.
Sebagaimana diketahui, kasus ini terungkap setelah jasad DH ditemukan di dalam rumahnya pada Sabtu (7/3/2026). Saat ditemukan, tubuh korban sudah dalam kondisi mengering dan tinggal tulang.
Jasad korban berada di antara tumpukan pakaian, karpet, serta alas setrika. Di sekitar tubuh korban juga ditemukan taburan bubuk kopi.
Kasi Humas Polres Metro Depok AKP Made Budi sebelumnya mengatakan polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kematian korban saat jasad pertama kali ditemukan.
Sementara Ketua RT setempat, Sagian Saprudin, saat itu mengatakan jasad korban pertama kali ditemukan oleh anaknya yang datang ke rumah korban saat warga tengah melakukan kegiatan bersih-bersih lingkungan menjelang Idulfitri.
Baca Juga: Ngeri! Istri Muda di Tangerang Habisi Suami, Jasad Penuh Luka Sayatan di Tempat Tidur
Berita Terkait
-
Ngeri! Istri Muda di Tangerang Habisi Suami, Jasad Penuh Luka Sayatan di Tempat Tidur
-
Polisi Tangkap Pelaku Pembacokan Maut di Sedayu Bantul, Satu Orang Jadi Tersangka
-
Polda Metro Kerahkan Tim Elite, Buru Pelaku Pembunuhan Pensiunan JICT Ermanto Usman
-
Siapa Ermanto Usman? Mantan Pegawai JICT yang Tewas Mengenaskan di Bekasi
-
Horor Sahur di Bekasi: Perampokan Maut di Jatibening, Suami Tewas dan Istri Kritis
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
-
Bupati Muara Enim Resmi Pakai Rompi Oranye KPK
Terkini
-
Judi Online pada Anak Bukan Kenakalan, Melainkan Eksploitasi Digital
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Nama AHY Dikaitkan Kasus BGN, Demokrat Tegaskan Itu Fitnah
-
Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
-
BBM Naik, Pramono Optimistis Warga Jakarta Bakal Beralih ke Transportasi Umum
-
Menteri Israel Itamar Ben-Gvir Serukan Tangkap Perempuan dan Anak-anak di Lebanon!
-
Sambut Prabowo di Lampung, 30 Mahasiswa Berencana Gelar Aksi Jahit Mulut
-
Menaker Ajak Negara Asia Pasifik Perkuat Pelatihan Tenaga Kerja, Hadapi Pekerjaan Tergeser AI
-
CENTCOM: Amerika Serang Pertahanan Udara Iran, Stasiun Kendali Darat dan Radar Pengintai
-
Serangan AS ke Iran, Gelombang Ledakan Terjadi di Kota Jask dan Kouhe Mobarakeh Hingga Pulau Qeshm