- Dua terduga pelaku pembacokan fatal terhadap KYR di Sedayu, Bantul, ditangkap Kamis dini hari (5/3/2026).
- Pelaku utama berinisial SS (29) ditetapkan tersangka; sementara FS (22) masih menjalani pemeriksaan intensif.
- Korban KYR tewas akibat sabetan parang pada Rabu (25/2/2026) saat berada di rumahnya.
Suara.com - Polisi akhirnya menangkap terduga pelaku pembacokan maut yang menewaskan seorang warga berinisial KYR (36) di Sedayu, Bantul, DIY. Terdapat dua orang yang berhasil diamankan terkait kasus tersebut.
Dalam pengejaran yang berlangsung selama sepekan, petugas gabungan mengamankan dua orang terduga pelaku di wilayah Sedayu, Bantul pada Kamis (5/3/2026) dini hari.
"Berhasil mengamankan dua orang terduga pelaku," kata Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, saat dikonfirmasi, Kamis (5/3/2026).
Adapun identitas dua pelaku tersebut yakni laki-laki berinisial SS (29), warga Magetan, Jawa Timur, dan FS (22), warga Sleman. Salah satu terduga pelaku kini telah resmi ditetapkan sebagai tersangka utama dalam perkara ini.
"SS, buruh harian lepas alamat di Gamping, Sleman sudah ditetapkan sebagai tersangka," ucapnya.
Sementara FS yang diketahui sebagai pengendara yang memboncengkan pelaku SS masih menjalani pemeriksaan.
Rita menyampaikan penangkapan keduanya dilakukan setelah tim gabungan melakukan serangkaian penyelidikan mendalam, termasuk analisis rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.
"Dari hasil penyelidikan, analisa cctv dan interogasi saksi tersebut mengarah kepada terduga pelaku," tandasnya.
Sebelumnya diberitakan, peristiwa berdarah ini bermula pada Rabu (25/2/2026) sekitar pukul 05.00 WIB di Dusun Kaliurang, Argomulyo, Sedayu, Bantul.
Baca Juga: Polda Metro Kerahkan Tim Elite, Buru Pelaku Pembunuhan Pensiunan JICT Ermanto Usman
Peristiwa bermula saat istri korban, RP (34), sedang tidur di ruang tengah berdampingan dengan korban dan anak mereka yang masih berusia 5 tahun.
Tiba-tiba, seorang pria bermasker (sebo) masuk melalui pintu belakang rumah yang kebetulan tidak terkunci. Tanpa basa-basi, pelaku langsung mengayunkan senjata jenis parang kepada korban yang masih tertidur.
Istri korban sempat melakukan upaya perlawanan demi melindungi suaminya. Ia mencoba menangkis sabetan parang pelaku dengan tangan kosong.
Meski berhasil menyelamatkan sang anak, istri korban harus mengalami luka sabetan di bagian tangan yang menyebabkan tiga jarinya mengalami luka parah.
Sementara korban KYR dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka bacok yang dideritanya.
Berita Terkait
-
Polda Metro Kerahkan Tim Elite, Buru Pelaku Pembunuhan Pensiunan JICT Ermanto Usman
-
Siapa Ermanto Usman? Mantan Pegawai JICT yang Tewas Mengenaskan di Bekasi
-
Logika Sesat: Saat Pelaku yang Berbuat Brutal, Tapi Sopan Santun Korban yang Digugat
-
Horor Sahur di Bekasi: Perampokan Maut di Jatibening, Suami Tewas dan Istri Kritis
-
Pembacok Mahasiswi UIN Suska Harusnya Nonton 4 Film Ini, Motivasi Hadapi Penolakan Cinta
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Nus Kei Dibunuh karena Dendam Lama, Dua Pelaku Terancam Hukuman Mati
-
Bareskrim Siap Miskinkan Mafia Haji dan Umrah, Aset Disita Pakai Pasal TPPU
-
Jangan Tergiur Promo Medsos, 20 Laporan Penipuan Haji dan Umrah Masuk Kemenhaj Tiap Hari
-
Eks Kadis LH DKI Jadi Tersangka Longsor Maut Bantargebang yang Tewaskan 7 Orang
-
Pigai Ungkap 15 Warga Tewas di Papua, Minta Pelaku Segera Diungkap
-
Proyek Giant Sea Wall Dimulai dari Pantura, Pemerintah Siapkan Pembangunan Bertahap
-
15 warga Sipil Tewas di Kembru Papua, Menteri HAM Pigai: Pelaku Sudah Diketahui, Jangan Sembunyi!
-
Prabowo Minta Ahli Kampus Ikut Garap Tanggul Laut Raksasa, Pantura Jadi Titik Awal
-
Menkes Sebut Isu Halal-Haram dan Dampak Pandemi Jadi Pemicu Tingginya Kasus Campak
-
Irvian Bobby Sultan Kemnaker Klaim Keluarganya Terima Intimidasi dari Istri Noel