- Penghentian konflik AS-Israel-Iran sangat bergantung pada keputusan Donald Trump, Netanyahu, dan masyarakat Amerika.
- Konflik ini berawal dari keinginan Israel memusnahkan senjata nuklir di kawasan Timur Tengah demi keamanan.
- Masyarakat Amerika memiliki kekuatan besar melalui tekanan publik untuk menghentikan keterlibatan militer dalam perang.
Polarisasi di Era Media
Namun Chappy mengakui bahwa kondisi masyarakat global saat ini berbeda dibandingkan masa lalu. Perkembangan teknologi media membuat opini publik semakin terpolarisasi, baik di Amerika Serikat, Israel, maupun negara lain.
“Karena dunia media sudah begitu high tech, Pak. Jadi tidak hanya Amerika nih, kita pun terbelah-belah semuanya,” ujarnya.
Ia menilai arus informasi yang begitu cepat sering kali membuat masyarakat kesulitan membedakan antara fakta dan opini.
“Kita berada di abad media yang begitu menyesatkan sehingga kita tidak tahu lagi mana yang benar mana yang salah,” pungkas Chappy.
Menurutnya, situasi global saat ini ibarat sebuah orkestra tanpa konduktor, di mana setiap aktor bergerak tanpa koordinasi yang jelas. Tanpa kepemimpinan yang mampu menyatukan arah, konflik berpotensi terus berlanjut dan sulit mencapai harmoni dalam hubungan internasional.
Reporter: Dinda Pramesti K
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Bupati Muara Enim Edison Tiba di KPK Usai Terjaring OTT
-
Qadari Bocorkan Jurus Main Saham Saat IHSG Bergejolak: Cuan 40 Persen Langsung Out
-
Donald Trump Pede Akan Umumkan Kemenangan Mutlak Perang dengan Iran
-
DPR Bersiap Sahkan RUU Polri Hari Ini, Keputusan Final Ditentukan di Paripurna
-
Jual Mobil Demi Keliling Dunia, Pesepeda Wanita Iran Ini Ungkap Rahasia Bahagia Lewat 'Slow Life'
-
Ayatollah Mojtaba Khamenei: Rezim Zionis Goyang, Tunggu Beberapa Hari Lagi Berakhir
-
Berapa Korban Gempa Filipina? Ini Update Terbaru Per 9 Juni 2026
-
Bos Maktour Kembali Dipanggil KPK Usai Anak Buahnya Ditahan
-
Kilang Petrokimia Mahshahr Iran Jadi Sasaran Rudal Balasan Zionis Israel
-
12 Korupsi Sepanjang Tahun 2026: Rasuah Merajalela, Terbaru Bupati Muara Enim