- Dua pemuda dari Pennsylvania, Emir Balat dan Ibrahim Kayumi, ditangkap karena melempar bom rakitan di dekat Gracie Mansion.
- Aksi teror yang terinspirasi ISIS ini terjadi pada Sabtu (7/3) saat demonstrasi tandingan anti-rasisme di Manhattan.
- Tersangka menghadapi lima dakwaan federal serius, termasuk dukungan material kepada ISIS dan penggunaan senjata pemusnah massal.
Wali Kota New York Zohran Mamdani, wali kota Muslim pertama di kota itu, menegaskan pelaku akan diproses hukum.
“Siapa pun yang datang ke New York untuk membawa kekerasan ke jalan-jalan kami akan dimintai pertanggungjawaban sesuai hukum,” ujarnya.
Insiden terjadi di tengah demonstrasi anti-Muslim bertajuk “Stop the Islamic Takeover of New York City” yang diselenggarakan oleh aktivis sayap kanan.
Aksi tersebut memicu demonstrasi tandingan dari kelompok aktivis yang menolak rasisme.
Menurut dokumen penyelidikan, setelah ditangkap Kayumi sempat ditanya oleh seseorang di kerumunan mengenai motif serangan tersebut.
Ia menjawab singkat, “ISIS,” sebagaimana terekam kamera tubuh polisi.
Wali Kota Mamdani menegaskan bahwa kebebasan berpendapat tetap harus dilindungi meski aksi tersebut memicu kemarahan publik.
“Ini masyarakat bebas. Hak untuk protes damai adalah milik semua orang, termasuk mereka yang tidak kita setujui,” katanya.
Polisi New York menyebut ini adalah insiden bom rakitan pertama di kota tersebut sejak 2017, ketika seorang pelaku meledakkan bom buatan sendiri di dekat Terminal Bus Port Authority di Manhattan.
Baca Juga: Terkuak! Siswa SMAN 72 Jakarta Siapkan 7 Peledak, Termasuk Bom Sumbu Berwadah Kaleng Coca-Cola
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
-
Terkuak! Siswa SMAN 72 Jakarta Siapkan 7 Peledak, Termasuk Bom Sumbu Berwadah Kaleng Coca-Cola
-
Kasus Ledakan di SMAN 72 Jakarta, Satu Siswa Ditetapkan Jadi Tersangka
-
Misteri Pelaku Bom SMAN 72: Kenapa Dipindah ke RS Polri dan Identitasnya Dirahasiakan?
-
Terungkap! Sebelum Ledakan di SMAN 72, Pelaku Tinggalkan Pesan Misterius di Dinding Kelas
-
Tim Transisi Zohran Mamdani Diisi Semua oleh Perempuan, Kebetulan? Tentu Tidak
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Amerika Serikat Perluas Blokade Iran ke Selat Hormuz Hingga Samudra Pasifik dan Hindia
-
Perang AS - Iran Bikin Eropa Boncos, Biaya Impor Bahan Bakar Bengkak Rp 505 Triliun
-
Halalbihalal Tokoh Sumbagsel: Mendagri Tito Ajak Rumuskan Program Nyata 2027-2029
-
Gaji Jurnalis Pemula Disorot: Idealnya Rp 9,1 Juta, Faktanya Masih Banyak di Bawah UMR
-
PERKUPI Lantik Pengurus Jakarta, Tegaskan Peran Jaga Kerukunan Umat Beragama di Ibu Kota
-
Alasan KPK Dorong Capres hingga Cakada dari Kader Parpol: Demi Cegah Mahar Politik
-
Hadirkan Raisa hingga Yura Yunita, Pagelaran Sabang Merauke 2026 Siap Guncang Indonesia Arena!
-
Terseret Pusaran Narkoba, Pemprov DKI Jakarta Segel Permanen Whiterabit PIK
-
Swadaya Warga Matraman Lindungi Ibu Hamil dan Anak dari Asap Rokok
-
Dokumen Pentagon Bocor Ungkap Rencana AS Hukum Spanyol dan Inggris Terkait Perang di Iran