-
Rudal Iran diduga menewaskan Iddo Netanyahu dan membakar rumah menteri Itamar Ben-Gvir.
-
Scott Ritter klaim pertahanan udara Israel gagal membendung rudal canggih hipersonik milik Iran.
-
Eskalasi meningkat pasca tewasnya Ali Khamenei, memicu ancaman perang terbuka di Timur Tengah.
Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengonfirmasi penggunaan rudal canggih Khaibar Shekan dalam serangan besar-besaran ke wilayah Israel.
Senjata ini dikenal memiliki hulu ledak berat dan jangkauan jarak jauh yang mampu menjangkau pusat komando strategis lawan.
Sasaran utama operasi ini mencakup fasilitas angkatan udara serta kediaman tokoh-tokoh politik senior yang dianggap bertanggung jawab atas agresi.
Di kota Beit Shemesh, sebuah bangunan bertingkat mengalami kerusakan parah akibat hantaman langsung yang memakan korban jiwa warga sipil.
Sedikitnya sembilan orang dilaporkan tewas dan puluhan lainnya luka-luka di wilayah pemukiman tersebut akibat ledakan rudal Iran.
Menanggapi kabar kematian anggota keluarganya, kantor Benjamin Netanyahu segera merilis pernyataan resmi untuk meredam kepanikan publik di dalam negeri.
Pihak kantor PM menegaskan bahwa laporan mengenai cedera atau kematian yang menimpa Netanyahu adalah informasi bohong yang disengaja.
Mereka menyatakan bahwa sang pemimpin tetap berada dalam kondisi aman dan terus menjalankan kendali operasi militer secara penuh.
Meskipun ada bantahan, absennya beberapa tokoh penting dari ruang publik memicu spekulasi liar di tengah masyarakat internasional saat ini.
Baca Juga: Media Iran: Kemungkinan Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia
Keadaan ini semakin diperparah dengan beredarnya rekaman amatir yang menunjukkan kobaran api di lokasi-lokasi yang disebut menjadi target utama.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Respons PBB Usai Prajurit TNI Praka Rico Pramudia Gugur di Lebanon, Desak Israel Hentikan Serangan
-
UU PPRT Resmi Disahkan, Migrant Watch Peringatkan Risiko Eksploitasi Jika Tanpa Upah Minimum
-
7 RW di Kemayoran Ogah Ikut Musrenbang, Rano Karno Ungkap Biang Masalah 35 Tahun
-
31.000 Rumah Terdampak Bencana Terima Dana Stimulan Perbaikan Hunian
-
BPJS Ketenagakerjaan Gandeng NU, Bidik Perlindungan Pekerja Informal Skala Nasional
-
Ribuan Pelari Ramaikan Adhyaksa International Run 2026, BNI Dukung Sport Tourism di Bali
-
Arab Saudi Belasungkawa Gugurnya Prajurit TNI Praka Rico Pramudia Akibat Serangan Israel
-
Misi Militer Penuh Ironi: Teknisi AS Dicakar Monyet Saat Menuju Medan Konflik Selat Hormuz
-
Benjamin Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Prostat Diam-diam
-
Mahasiswa Doktoral USF Tewas Misterius, Diduga Dibunuh Teman Sekamar