News / Internasional
Selasa, 10 Maret 2026 | 18:11 WIB
Iddo Netanyahu (times of Islamabad)
Baca 10 detik
  • Rudal Iran diduga menewaskan Iddo Netanyahu dan membakar rumah menteri Itamar Ben-Gvir.

  • Scott Ritter klaim pertahanan udara Israel gagal membendung rudal canggih hipersonik milik Iran.

  • Eskalasi meningkat pasca tewasnya Ali Khamenei, memicu ancaman perang terbuka di Timur Tengah.

Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengonfirmasi penggunaan rudal canggih Khaibar Shekan dalam serangan besar-besaran ke wilayah Israel.

Senjata ini dikenal memiliki hulu ledak berat dan jangkauan jarak jauh yang mampu menjangkau pusat komando strategis lawan.

Sasaran utama operasi ini mencakup fasilitas angkatan udara serta kediaman tokoh-tokoh politik senior yang dianggap bertanggung jawab atas agresi.

Di kota Beit Shemesh, sebuah bangunan bertingkat mengalami kerusakan parah akibat hantaman langsung yang memakan korban jiwa warga sipil.

Sedikitnya sembilan orang dilaporkan tewas dan puluhan lainnya luka-luka di wilayah pemukiman tersebut akibat ledakan rudal Iran.

Menanggapi kabar kematian anggota keluarganya, kantor Benjamin Netanyahu segera merilis pernyataan resmi untuk meredam kepanikan publik di dalam negeri.

Pihak kantor PM menegaskan bahwa laporan mengenai cedera atau kematian yang menimpa Netanyahu adalah informasi bohong yang disengaja.

Mereka menyatakan bahwa sang pemimpin tetap berada dalam kondisi aman dan terus menjalankan kendali operasi militer secara penuh.

Meskipun ada bantahan, absennya beberapa tokoh penting dari ruang publik memicu spekulasi liar di tengah masyarakat internasional saat ini.

Baca Juga: Media Iran: Kemungkinan Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia

Keadaan ini semakin diperparah dengan beredarnya rekaman amatir yang menunjukkan kobaran api di lokasi-lokasi yang disebut menjadi target utama.

Load More