- Kadiv Humas Polri, Irjen Jhonny Edison Isir, klarifikasi video simulator berkuda Ditpolsatwa yang viral.
- Simulator berkuda tersebut merupakan pengadaan lama tahun anggaran 2016 senilai sekitar Rp1 miliar.
- Fasilitas ini digunakan untuk melatih dasar menunggang dan rintangan personel sebelum bertugas dengan kuda asli.
Suara.com - Kadiv Humas Polri, Irjen Jhonny Edison Isir, angkat bicara terkait video ruang simulator berkuda milik Ditpolsatwa Korsabhara Baharkam Polri yang viral di media sosial.
Ia menegaskan fasilitas tersebut merupakan pengadaan lama dengan nilai sekitar Rp1 miliar.
“Simulasi berkuda adalah anggaran PLN tahun anggaran 2016,” kata Isir kepada wartawan, Selasa (10/3/2026).
Jhonny menjelaskan terdapat empat unit simulator yang digunakan untuk berbagai kebutuhan latihan anggota Ditpolsatwa.
Menurut dia, fasilitas tersebut dipakai untuk latihan dasar menunggang, latihan lompat rintangan hingga latihan balap bagi personel yang bertugas menunggang kuda.
"Harganya Rp1 Miliar," jelas Isir.
Video yang memicu perhatian publik sebelumnya diunggah di Instagram. Dalam video itu terlihat Kasubdit Pelacakan dan Penangkalan Ditpolsatwa Korsabhara Baharkam Polri Kombes Gatot Aris Purbaya menjelaskan fungsi fasilitas simulator tersebut.
Gatot mengatakan ruang simulator digunakan untuk melatih anggota sebelum menunggangi kuda sebenarnya.
“Layarnya sangat lengkap. Jadi kalau naik ini dijamin, ini untuk pertandingan segala macam,” kata Gatot dikutip dari video.
Baca Juga: Babak Baru Kasus Toraja, Pandji Pragiwaksono Kembali Diperiksa Bareskrim Hari Ini!
Menurut dia, anggota harus menguasai teknik dasar berkuda melalui simulator sebelum turun langsung menggunakan kuda milik Ditpolsatwa.
Selain simulator, di ruangan tersebut juga terdapat replika kuda yang dibuat menyerupai kuda asli untuk menunjang latihan.
Gatot menambahkan setiap kuda di Ditpolsatwa memiliki fungsi berbeda, mulai dari patroli protokoler tamu negara hingga pengamanan aksi massa.
Berita Terkait
-
Pembatasan Angkutan Barang dan Truk Lebaran 2026 Mulai Kapan? Ini Jadwalnya Menurut SKB
-
Bareskrim Kejar 2 Anak Buah Ko Erwin yang Masuk DPO, Diburu hingga ke Kalimantan
-
Soal Kasus Nabilah O'Brien, Anggota DPR Semprot Polri: Kenapa Polisi Suka Tersangkakan Korban?
-
Babak Baru Kasus Toraja, Pandji Pragiwaksono Kembali Diperiksa Bareskrim Hari Ini!
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
Perang Lanjut! Serangan Balasan Iran Bobol Pangkalan Udara Israel, Hanggar Jet Tempur Luluh Lantak
-
'Bapak dan Anak Saya Juga Prajurit!' Isak Warga Diusir Paksa dari Asrama Eks Yon Zikon Lenteng Agung
-
Aksi Koboi Kades: Panjat Pagar dan Todong Pistol ke Warga Bekasi, Kini Disidik Polisi
-
Menenun Harapan Perempuan Penenun di Timur Indonesia Bersama Giro Kartini
-
Khofifah Bangga Program ADEM Cetak Generasi Papua Berprestasi, 51 Murid Lolos PTN
-
Lagi Ujian Diciduk Polisi! 2 Pelajar Palmerah Ditangkap usai Bacok Siswa SMK secara Acak
-
Satgas PRR Minta Optimalisasi TKD dan Hibah Antardaerah Tak Terhambat Birokrasi
-
Buntut Kasus Hanania, Menteri Haji: Sekarang Semua Travel Wajib Akreditasi!
-
Minta Anggaran Rp3,9 T Cuma Dikasih Rp728 M, Pigai: Kami Berprestasi Tapi Tak Pernah Diapresiasi DPR
-
Polri Rekrut Disabilitas: Bukan Cuma Staf, Berpeluang Duduki Jabatan Struktural!