- PJN 1 Jawa Tengah mengakselerasi kesiapan jalur mudik utama Losari hingga perbatasan Jawa Barat untuk kenyamanan pemudik.
- Fokus utama perbaikan ada di Dermojaya (Flyover Klonengan) yang menghubungkan pemudik dari Jakarta ke Jawa Tengah selatan.
- Pelebaran jalan 9 km di Dermojaya akan rampung Maret 2027, dilengkapi rekayasa *one way* situasional dan DRU siaga.
Suara.com - Kementerian PU melalui Satuan Kerja Pelaksana Jalan Nasional (PJN) 1 Provinsi Jawa Tengah sedang mengakselerasi kesiapan jalur utama mudik guna menjamin kenyamanan para pelancong.
Kepala Satker PJN 1 Jawa Tengah, M Sidik Hidayat, memaparkan strategi penanganan jalan nasional yang membentang dari wilayah Losari hingga perbatasan Jawa Barat.
Fokus utama saat ini tertuju pada persimpangan Dermojaya atau yang lazim dikenal masyarakat sebagai kawasan Flyover Klonengan.
Lokasi tersebut menjadi primadona sekaligus titik krusial bagi arus kendaraan dari arah Jakarta yang hendak menuju wilayah selatan Jawa Tengah.
"Lokasi ini sangat krusial karena merupakan arus utama bagi pemudik dari Jakarta yang menuju ke arah Selatan Jawa Tengah," ujar Sidik di Posko Kementerian PU di Klonengan, Tegal, Jawa Tengah, Kamis (12/3/2026).
Berdasarkan data teknis, wilayah kerja PJN 1 mencakup bentang jalan sepanjang 462 kilometer yang meliputi lintas Tegal, Slawi, hingga Wangon.
Jalur ini merupakan urat nadi transportasi yang menghubungkan pemudik menuju kota-kota besar di wilayah selatan.
"Menghubungkan pemudik ke kota-kota seperti Cilacap, Purwokerto, Banyumas, Kebumen, Purworejo, hingga Yogyakarta," papar Sidik lagi.
Pihak PJN 1 saat ini sedang melaksanakan perbaikan dan pelebaran jalan di daerah Dermojaya sepanjang 9 kilometer, yang juga dilengkapi dengan sistem saluran irigasi.
Baca Juga: Dukung Kemudahan Masyarakat, BRI Siapkan 175 Armada Bus untuk Mudik Gratis 2026
Proyek strategis pada ruas Tegal - Slawi - Dermojaya - Wangon tersebut diproyeksikan bakal rampung sepenuhnya pada Maret 2027.
Untuk memitigasi kepadatan di jalur yang hanya terdiri dari dua lajur tersebut, skema rekayasa lalu lintas satu arah atau one way nantinya akan diberlakukan secara situasional selama arus mudik.
Tak hanya pembangunan fisik, kesiapsiagaan tanggap darurat juga diperkuat dengan penyiapan Disaster Relief Unit (DRU) di titik-titik strategis.
Satker PJN 1 bahkan telah menyiagakan sedikitnya 1.300 sak aspal jenis cold mix untuk melakukan penambalan lubang secara kilat di berbagai titik rawan.
Langkah preventif ini diharapkan dapat meminimalisir hambatan bagi para pengendara yang melintasi jalur tengah dan selatan Jawa Tengah.
Berita Terkait
-
Dukung Kemudahan Masyarakat, BRI Siapkan 175 Armada Bus untuk Mudik Gratis 2026
-
Apakah Mudik Boleh Tidak Puasa? Begini Penjelasannya
-
Pendaftaran Balik Gratis 2026 Kabupaten Ngawi Dibuka Hari Ini, Cek Caranya di Sini!
-
Mengintip Kesiapan Jalur Mudik Jateng-DIY Menuju Lebaran 2026, Kondisi Kemantapan Capai 94,20 Persen
-
Link Daftar Balik Rantau Gratis 2026 Pemprov Jateng, Simak Jadwal dan Syaratnya!
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Cekcok Rebutan Lapak Mangkal, Sopir Angkot di Tanah Abang Bakar Teman Sendiri Hidup-hidup
-
Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU
-
Maling Motor di Tanjung Duren Diamuk Warga saat Kepergok Beraksi, Tangan Diikat Kepala Diinjak!
-
Belajar dari Kasus Daycare Little Aresha, KPAI: Ortu Wajib Cek Izin dan Latar Belakang Pengasuh!
-
BNI Pastikan Koperasi Swadharma Berdiri Sendiri di Luar Struktur Bank
-
BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan
-
Belajar dari Kasus Little Aresha, Ini 3 Cara Cek Legalitas Daycare dan PAUD Agar Anak Aman
-
Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Wanita 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah
-
Gus Ipul: Persiapan Muktamar NU Terus Berjalan, Tim Panel Tuntaskan SK Sebelum Agustus
-
Niat Lindungi Anak dari Amukan Ibu, Anggota TNI Berpangkat Peltu Malah Dikeroyok di Stasiun Depok