- AS dan sekutunya melancarkan operasi intelijen besar melibatkan sabotase ekonomi dan perang informasi untuk menumbangkan Iran.
- Operasi ini memicu demonstrasi yang kemudian terorganisir, didukung penyebaran teknologi Starlink oleh CIA untuk koordinasi.
- Iran mematahkan operasi tersebut dengan bantuan Rusia dan China melalui alat *jamming*, lalu menunjukkan fleksibilitas nuklir dalam perundingan damai.
Hal inilah yang diyakini Agung sebagai alasan mengapa Israel akhirnya menahan diri untuk tidak melakukan serangan militer terbuka untuk membantu pemberontak.
Tawaran Damai dan Fleksibilitas Iran
Pasca-kegagalan skenario kudeta, dinamika bergeser ke meja perundingan. Agung mencatat bahwa Iran kini menunjukkan sikap yang jauh lebih fleksibel terkait program nuklirnya demi meredakan ketegangan.
Dalam perundingan terbaru di Oman dan Jenewa, Iran dilaporkan bersedia meluruhkan material nuklirnya atau menyerahkannya ke negara lain. Mereka juga setuju untuk membatasi tingkat pengayaan uranium seminimal mungkin.
“Iran sudah bersedia untuk nuklirnya itu sudah bersedia diluruhkan atau dikasih orang negara lain. Yang kedua dia mau untuk kalau on pengayaan nanti pengayaannya minimal saja dan yang paling penting dia mempersilahkan orang Amerika datang untuk memeriksa,” ungkap Agung. (Tsabita Aulia)
Berita Terkait
-
Tiarap! Eks Intel US Army Bongkar Jenis Drone Kamikaze Iran Bisa Hantam Jantung AS
-
Iran Tak Juga Tumbang, Trump Dipukul Kasus Lama: Skandal Penipuan Rp7 T Masuki Babak Baru
-
Investigasi Militer Amerika Akui Kesalahan Fatal: Rudal Tomahawk Hantam Sekolah di Iran
-
Iran Resmi Mundur, Indonesia Sebaiknya Tak Ambil Kesempatan Meski Ada Peluang untuk Gantikan
-
Pakar Militer: Perang Modern Bukan Sekadar Senjata Canggih, Ini Rahasia Ketangguhan Iran Hadapi AS
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Tanam 24.000 Mangrove, BRI Peduli Perkuat Pemulihan Ekosistem Pesisir
-
Pecah Kericuhan di Menteng, Polisi Bantah Ada Rumah Ibadah Dirusak
-
BRI Peduli Gandeng Petani Lokal di Jawa Barat untuk Tanam 24.000 Mangrove
-
Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Hijaukan Pesisir dengan 24.000 Mangrove
-
MAKI Desak Kejagung Segera Geledah Rumah Pribadi Febrie Adriansyah di Kebayoran, Ada Apa?
-
BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove untuk Pulihkan Pesisir di Jawa Barat
-
70 Rumah Adat Ludes Dilalap Api, 420 Warga Cipta Mulya Sukabumi Mengungsi
-
Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove Bersama Petani Lokal
-
Tangsel Darurat Kekerasan Anak: 118 Kasus Terdata, 34 Pencabulan Menyasar Siswa Laki-laki
-
Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Libatkan Kelompok Tani Lokal untuk Pulihkan Ekosistem Pesisir