- AS dan sekutunya melancarkan operasi intelijen besar melibatkan sabotase ekonomi dan perang informasi untuk menumbangkan Iran.
- Operasi ini memicu demonstrasi yang kemudian terorganisir, didukung penyebaran teknologi Starlink oleh CIA untuk koordinasi.
- Iran mematahkan operasi tersebut dengan bantuan Rusia dan China melalui alat *jamming*, lalu menunjukkan fleksibilitas nuklir dalam perundingan damai.
Hal inilah yang diyakini Agung sebagai alasan mengapa Israel akhirnya menahan diri untuk tidak melakukan serangan militer terbuka untuk membantu pemberontak.
Tawaran Damai dan Fleksibilitas Iran
Pasca-kegagalan skenario kudeta, dinamika bergeser ke meja perundingan. Agung mencatat bahwa Iran kini menunjukkan sikap yang jauh lebih fleksibel terkait program nuklirnya demi meredakan ketegangan.
Dalam perundingan terbaru di Oman dan Jenewa, Iran dilaporkan bersedia meluruhkan material nuklirnya atau menyerahkannya ke negara lain. Mereka juga setuju untuk membatasi tingkat pengayaan uranium seminimal mungkin.
“Iran sudah bersedia untuk nuklirnya itu sudah bersedia diluruhkan atau dikasih orang negara lain. Yang kedua dia mau untuk kalau on pengayaan nanti pengayaannya minimal saja dan yang paling penting dia mempersilahkan orang Amerika datang untuk memeriksa,” ungkap Agung. (Tsabita Aulia)
Berita Terkait
-
Tiarap! Eks Intel US Army Bongkar Jenis Drone Kamikaze Iran Bisa Hantam Jantung AS
-
Iran Tak Juga Tumbang, Trump Dipukul Kasus Lama: Skandal Penipuan Rp7 T Masuki Babak Baru
-
Investigasi Militer Amerika Akui Kesalahan Fatal: Rudal Tomahawk Hantam Sekolah di Iran
-
Iran Resmi Mundur, Indonesia Sebaiknya Tak Ambil Kesempatan Meski Ada Peluang untuk Gantikan
-
Pakar Militer: Perang Modern Bukan Sekadar Senjata Canggih, Ini Rahasia Ketangguhan Iran Hadapi AS
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
'Bapak dan Anak Saya Juga Prajurit!' Isak Warga Diusir Paksa dari Asrama Eks Yon Zikon Lenteng Agung
-
Aksi Koboi Kades: Panjat Pagar dan Todong Pistol ke Warga Bekasi, Kini Disidik Polisi
-
Menenun Harapan Perempuan Penenun di Timur Indonesia Bersama Giro Kartini
-
Khofifah Bangga Program ADEM Cetak Generasi Papua Berprestasi, 51 Murid Lolos PTN
-
Lagi Ujian Diciduk Polisi! 2 Pelajar Palmerah Ditangkap usai Bacok Siswa SMK secara Acak
-
Satgas PRR Minta Optimalisasi TKD dan Hibah Antardaerah Tak Terhambat Birokrasi
-
Buntut Kasus Hanania, Menteri Haji: Sekarang Semua Travel Wajib Akreditasi!
-
Minta Anggaran Rp3,9 T Cuma Dikasih Rp728 M, Pigai: Kami Berprestasi Tapi Tak Pernah Diapresiasi DPR
-
Polri Rekrut Disabilitas: Bukan Cuma Staf, Berpeluang Duduki Jabatan Struktural!
-
Kapolri Jamin Takkan Serobot Kursi ASN: Polisi Masuk Kementerian Hanya Jika Diminta!