- Instruksi Siaga 1 Panglima TNI, tertanggal 1 Maret 2026, meliputi pengamanan objek vital, pengawasan udara/laut, dan perlindungan WNI.
- Pengamanan objek vital seperti bandara, pelabuhan, dan fasilitas energi diperketat karena ancaman bisa berupa perang siber atau psikologis.
- TNI juga fokus meningkatkan pengawasan wilayah udara, laut, serta koordinasi intelijen untuk melindungi WNI di kawasan konflik luar negeri.
“Dalam perspektif militer, sistem pertahanan udara merupakan salah satu elemen utama di dalam menjaga kedaulatan wilayah,” katanya.
Pengawasan laut juga diperkuat mengingat potensi sabotase terhadap jalur pelayaran maupun infrastruktur energi di wilayah perairan Indonesia. Ancaman tersebut tidak hanya dapat datang dari kapal permukaan atau kapal selam, tetapi juga dari aktivitas bawah laut.
“Karena itu betul-betul sekarang kapal selam kita bekerja keras dalam konflik ini. Jangan sampai kemudian ada perang yang kita tidak tahu tapi berada di wilayah kita,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa dalam doktrin militer modern, sistem peringatan dini atau early warning system menjadi faktor penting untuk mencegah ancaman berkembang menjadi krisis keamanan.
“Kemampuan early warning di dalam doktrin militer modern itu menjadi faktor krusial untuk mencegah ancaman berkembang menjadi krisis,” ujarnya.
Perlindungan WNI di Luar Negeri
Selain menjaga stabilitas dalam negeri, TNI juga diminta meningkatkan koordinasi intelijen untuk melindungi WNI yang berada di kawasan konflik, terutama di Timur Tengah.
Slamet menjelaskan bahwa Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI mendapat tugas memantau perkembangan situasi di luar negeri melalui jaringan atase pertahanan.
“Perintah juga kepada Badan Intelijen Strategis TNI untuk mengamankan warga negara kita di luar negeri terutama di kawasan Teluk itu,” ujarnya.
Baca Juga: Kapolri Ungkap Pesan Prabowo: TNI-Polri Harus Bersatu, Jangan Sampai Terpecah
Informasi dari atase pertahanan di berbagai negara akan menjadi dasar bagi pemerintah untuk menyiapkan langkah evakuasi apabila situasi memburuk.
“Mereka harus bisa memetakan situasi untuk menyiapkan kemungkinan evakuasi warga kita, apalagi yang di Iran dan juga di kawasan-kawasan Teluk,” kata Slamet.
Ia menambahkan bahwa perlindungan terhadap WNI di luar negeri merupakan bagian dari tanggung jawab negara di tengah situasi geopolitik global yang semakin tidak stabil.
“Evakuasi warga negara Indonesia di luar negeri ini juga mencerminkan pertanggungjawaban negara terhadap warganya di luar negeri,” pungkasnya.
Reporter: Dinda Pramesti K
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Lokasi Penembakan di Acara Trump Sama dengan TKP Percobaan Pembunuhan Reagan
-
Cekcok Rebutan Lapak Mangkal, Sopir Angkot di Tanah Abang Bakar Teman Sendiri Hidup-hidup
-
Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU
-
Maling Motor di Tanjung Duren Diamuk Warga saat Kepergok Beraksi, Tangan Diikat Kepala Diinjak!
-
Belajar dari Kasus Daycare Little Aresha, KPAI: Ortu Wajib Cek Izin dan Latar Belakang Pengasuh!
-
BNI Pastikan Koperasi Swadharma Berdiri Sendiri di Luar Struktur Bank
-
BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan
-
Belajar dari Kasus Little Aresha, Ini 3 Cara Cek Legalitas Daycare dan PAUD Agar Anak Aman
-
Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Wanita 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah
-
Gus Ipul: Persiapan Muktamar NU Terus Berjalan, Tim Panel Tuntaskan SK Sebelum Agustus