Mantan Pilot Tempur F-16 TNI AU, Marsma TNI (Purn) Agung Sasongkojati. (bidik layar video kanal YouTube Forum Keadilan TV)
Baca 10 detik
- Kerusakan infrastruktur Israel akibat serangan Iran adalah nyata, terungkap melalui kesaksian warga asing meski pemerintah menerapkan sensor informasi ketat.
- Eskalasi konflik memicu kepanikan AS terindikasi dari peringatan keluar dari Timur Tengah dan kenaikan harga minyak dunia hingga \$150 per barel.
- Iran memenangkan perang informasi dan menguasai posisi tawar geopolitik signifikan dengan mengancam penutupan jalur vital Selat Hormuz.
Di sisi militer, meski angkatan laut Iran mungkin menjadi target gempuran, Teheran masih memegang "kartu truf" yang mematikan, yaitu Selat Hormuz.
Agung menjelaskan, Iran tidak butuh armada laut besar untuk menutup selat sempit yang lebarnya hanya sekitar 33 km tersebut. Mereka cukup menempatkan ranjau laut atau menembakkan rudal panggul dari daratan.
"Nggak perlu rudal yang gede-gede cukup rudal panggul saja sudah bisa untuk jebol kapal," tegas Agung.
Kondisi inilah yang membuat posisi tawar Iran melonjak tajam. Mengendalikan jalur nadi ekonomi global membuat Iran bisa mendikte negara-negara lain. (Tsabita Aulia)
Komentar
Berita Terkait
-
Iran Mundur dari Piala Dunia 2026, Eks Pejabat FIFA Beberkan Aturan Mengejutkan Soal Tim Pengganti
-
Menghitung Amunisi Perang AS, Israel dan Iran, Siapa Duluan Habis?
-
Rudal Kiamat Iran Tembus Israel, Kecepatan Hipersonik Fattah dan Sejjil Jadi Ancaman Utama
-
Dari Kilang ke Meja Makan: Bagaimana Konflik Selat Hormuz Picu Kenaikan Harga Pangan
-
Eks Pilot F-16 Bongkar Skenario Kudeta CIA dan Mossad di Iran
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Herman Khaeron Apresiasi KWP Berbagi, Dorong Peningkatan Kegiatan Sosial di DPR RI
-
Kejagung Buka Peluang Tambah Tersangka Korupsi MBG, Nama-Nama Baru Masih Didalami
-
Sempat Dikeluhkan karena Galian Berbahaya, Proyek PAM Jaya di Condet Kini Mulai Alirkan Air Bersih
-
Menanti Nyanyian Sony Sonjaya, Siapa Saja Petinggi di Balik Skandal Korupsi MBG?
-
Tabrak Lari Tewaskan Tokoh Pramuka Tangerang, Polisi Kantongi Identitas Kendaraan
-
Kejagung Sasar Kantor dan Rumah Tersangka Korupsi MBG, Dokumen hingga Barang Bukti Elektronik Disita
-
Bansos Sarung dan Mukena Dikorupsi, Eks Legislator NTB Cuma Dituntut 2 Tahun Bui
-
Moratorium MBG Bikin Investor Menjerit, Jupnas Gizi: Ini Rapor Merah
-
Dijuluki 'Banjir Abadi', Genangan di Joglo Kembangan Akhirnya Ditangani Pemkot Jakbar
-
Babak Baru Korupsi MBG, Asep Yusuf Somantri Punya Tugas 'Spesial' Atur SPPG