- Presiden baru Chile, Jose Antonio Kast, memicu kontroversi karena mengaitkannya dengan pujian kepada diktator Augusto Pinochet.
- Kemenangan Kast dengan 58 persen suara mengindikasikan ketidakpuasan terhadap sistem politik Chile saat ini.
- Pengaruh Pinochet terlihat dari simbol negara pada potret resmi Kast dan masuknya eks pengacara Pinochet di kabinet.
Suara.com - Presiden baru Chile, Jose Antonio Kast, menuai kontroversi setelah dikaitkan dengan pujian terhadap mantan diktator militer Augusto Pinochet.
Sejumlah analis menilai sikap Kast mencerminkan ketidakpuasan masyarakat terhadap sistem politik saat ini, bukan sekadar nostalgia terhadap rezim masa lalu.
Kontroversi muncul setelah Kast menampilkan lambang negara pada selempang presiden dalam potret resminya.
Simbol tersebut terakhir digunakan oleh Pinochet sebelum berakhirnya pemerintahan militer pada 1990.
Direktur Museum Memori dan HAM Chile, Maria Fernanda Garcia, menilai fenomena ini bagian dari tren global menuju politik yang lebih keras.
“Ada krisis demokrasi yang membuat masa lalu penuh kekerasan justru dipandang positif oleh sebagian orang yang tidak mengalaminya,” katanya dilansir dari Aljazeera
Garcia menambahkan perubahan sikap generasi muda juga berperan.
“Pemberontakan sekarang bukan melawan perang atau diktator, tetapi melawan sistem yang sudah mapan, termasuk demokrasi dan hak asasi manusia,” ujarnya.
Kast memenangkan pemilu dengan lebih dari 58 persen suara, hasil terbesar dalam sejarah pemilihan presiden Chile.
Baca Juga: Messi Sukarela Bertemu Trump, Cerita Maradona Dipaksa Bertemu Diktator Penculik 400 Bayi
Kemenangannya tetap terjadi meski ia pernah menyatakan bahwa Pinochet kemungkinan akan memilih dirinya jika masih hidup.
Pinochet sendiri berkuasa setelah kudeta militer 1973 dan memimpin selama 17 tahun.
Dalam periode itu, lebih dari 3.000 orang tewas dan ribuan lainnya dipenjara atau disiksa oleh rezim militer.
Penulis buku tentang politik sayap kanan Chile, Felipe Gonzalez Mac-Conell, menyebut pengaruh era Pinochet masih terlihat dalam kebijakan Kast.
“Proyek politik Kast selalu memuat pembenaran nilai budaya dan ekonomi dari masa diktator,” katanya.
Beberapa tokoh yang pernah menjadi pengacara Pinochet bahkan masuk kabinet pemerintahan baru.
Berita Terkait
-
Messi Sukarela Bertemu Trump, Cerita Maradona Dipaksa Bertemu Diktator Penculik 400 Bayi
-
Susah Jadi Diktator di Era Medsos, Pengamat Nilai Tuduhan ke Prabowo Tak Tepat
-
Prabowo Mau Jadi Diktator? Ini Beda Pemimpin Kuat, Otoriter dan Diktator Sejati
-
Prabowo: Saya Dituduh Mau Jadi Diktator
-
Cuma di Indonesia Diktator Seperti Soeharto Jadi Pahlawan, Akademisi: Penghinaan terhadap Akal Sehat
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Uni Emirat Arab Keluar dari OPEC, Apa Dampaknya Bagi Indonesia?
-
Sidang Korupsi Sertifikasi K3 Kemnaker Ditunda, Terdakwa Minta Waktu Pelajari BAP
-
Kesaksian Mencekam Penghuni Apartemen Mediterania: Terjebak Asap Hitam, Alarm Tak Bunyi
-
Soroti Kasus Little Aresha, Pakar UGM: PerempuanPekerja Berhak atas Fasilitas Daycare Terjangkau
-
Sering Terjadi Penembakan, Australia Godok Aturan Jaga Ketat Perayaan Orang Yahudi
-
Keterlibatan Perempuan di Energi Terbarukan Masih di Bawah 15 Persen, Apa Sebabnya?
-
Gus Ipul Pastikan Bantuan untuk Keluarga Korban Kecelakaan KRL Bekasi
-
Buntut Kasus Kekerasan Daycare Little Aresha, DPR Desak UGM Nonaktifkan Dosen Cahyaningrum Dewojati!
-
Detik-detik Mencekam di Apartemen Mediterania: Alarm Tak Bunyi, Warga Panik
-
China Soroti Arogansi AS di Selat Hormuz, Beijing Minta Washington Akhiri Konflik