- Donald Trump menghadapi gugatan pemalsuan laporan keuangan sejak 2022, dengan keputusan awal penipuan finansial oleh hakim New York.
- Benjamin Netanyahu menghadapi skandal Sde Teiman mengenai dugaan perlakuan tidak manusiawi terhadap tahanan Palestina di Israel Selatan.
- Kedua pemimpin khawatir karena IRGC mengancam akan terus menyerang basis AS dan Israel hingga ancaman perang Iran berakhir.
Skandal Sde Teiman merupakan dugaan penyiksaan dan perlakuan tidak manusiawi terhadap tahanan Palestina di pangkalan militer Sde Teiman Base milik IDF di Gurun Negev, Selatan Israel.
Skandal ini mencuat setelah laporan media Israel dan organisasi HAM yang membongkar fakta tahanan dari Gaza yang dibawa ke Sde Teiman mengalami, penyiksaan fisik, kurang makan dan perawatan medis, serta aktivitas kekerasan lainnya.
Temuan dari organisasi HAM juga menyebut praktik yang dilakukan IDF melanggar hukum militer Israel dan hukum internasional.
Terbaru, Netanyhau geram penyelidikan pada skandal ini masih terus berlangsung dan menyebut hal itu bisa mengikis mental tentara Israel yang tengah bertempur melawan Iran.
Dalam pernyataan yang disampaikan Kamis waktu setempat, Netanyahu mengecam proses hukum yang dinilainya terlalu lama dan merugikan pasukan tempur.
“Tidak masuk akal bahwa butuh waktu begitu lama untuk menutup kasus yang dijalankan secara kriminal terhadap para prajurit IDF,” tegasnya dilansir dari Channel 14.
Netanyahu menilai proses tersebut justru merusak citra Israel di mata dunia.
Ia mengatakan tuduhan terhadap para tentara sama saja dengan menyebarkan fitnah berdarah terhadap prajurit yang sedang menghadapi musuh di medan perang.
“Para prajurit kita berhadapan dengan musuh paling berbahaya. Negara Israel seharusnya mengejar musuh-musuhnya, bukan mengejar para pejuang heroiknya,” ujar Netanyahu.
Baca Juga: Trump Ancam Timnas Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026 Kalau Tak Mau Celaka
Pernyataan itu juga menjadi kritik langsung terhadap media Israel, termasuk laporan dari Channel 12 yang sebelumnya menyoroti kasus tersebut.
Netanyahu menilai pemberitaan yang berkembang ikut memperburuk reputasi pasukan keamanan Israel sebelum proses hukum selesai.
Di sisi lain, dua pemimpin negara itu juga sedang khawatir dengan keberlangsungan perang melawan Iran.
Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) atau Garda Revolusi Iran menegaskan akan terus menyerang pangkalan militer Amerika Serikat dan Israel di Timur Tengah hingga ancaman perang terhadap Iran berakhir.
Garda elit Iran itu bahkan menyatakan hanya memikirkan satu tujuan, Amerika Serikat dan Israel menyerah total.
“Kami hanya memikirkan penyerahan total musuh,” kata IRGC dalam pernyataan resmi yang dirilis melalui media mereka, Sepah News.
Militer Iran sebelumnya mengklaim meluncurkan rudal Khorramshahr ke berbagai target di Israel, termasuk fasilitas militer di Tel Aviv, Beer Yaakov, Yerusalem Barat, dan Haifa. Serangan juga disebut menyasar sejumlah posisi AS di Erbil, Irak.
Tag
Berita Terkait
-
Trump Ancam Timnas Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026 Kalau Tak Mau Celaka
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
-
Gara-gara Donald Trump Salah Perhitungan, 2 Hari Perang AS Habiskan Rp 94 Triliun
-
Ayah hingga Istri Tewas! Mojtaba Khamenei: AS-Israel Akan Bayar Darah Para Syuhada
-
Meluruskan Fakta: Benarkah Abu Janda Mengajak Perang dengan Malaysia?
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Herman Khaeron Apresiasi KWP Berbagi, Dorong Peningkatan Kegiatan Sosial di DPR RI
-
Kejagung Buka Peluang Tambah Tersangka Korupsi MBG, Nama-Nama Baru Masih Didalami
-
Sempat Dikeluhkan karena Galian Berbahaya, Proyek PAM Jaya di Condet Kini Mulai Alirkan Air Bersih
-
Menanti Nyanyian Sony Sonjaya, Siapa Saja Petinggi di Balik Skandal Korupsi MBG?
-
Tabrak Lari Tewaskan Tokoh Pramuka Tangerang, Polisi Kantongi Identitas Kendaraan
-
Kejagung Sasar Kantor dan Rumah Tersangka Korupsi MBG, Dokumen hingga Barang Bukti Elektronik Disita
-
Bansos Sarung dan Mukena Dikorupsi, Eks Legislator NTB Cuma Dituntut 2 Tahun Bui
-
Moratorium MBG Bikin Investor Menjerit, Jupnas Gizi: Ini Rapor Merah
-
Dijuluki 'Banjir Abadi', Genangan di Joglo Kembangan Akhirnya Ditangani Pemkot Jakbar
-
Babak Baru Korupsi MBG, Asep Yusuf Somantri Punya Tugas 'Spesial' Atur SPPG