Abdul Hamid alias Boy, bandar narkotika yang diduga menjadi bagian dari jaringan Ko Erwin di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB). (Dok Bareskrim Polri)
Baca 10 detik
- Tim gabungan Bareskrim Polri menangkap Abdul Hamid alias Boy, bandar narkoba jaringan Ko Erwin di Pontianak pada 10 Maret 2026.
- Penangkapan terjadi setelah Boy melarikan diri dari Bima, NTB, dan tim masih memburu Ko Andre alias The Doctor sebagai pengendali utama.
- Pengungkapan ini merupakan pengembangan dari penangkapan Charles Bernando dan Arfan Yulias Lauw terkait transaksi sabu Ko Erwin.
Penyidik kemudian menelusuri transaksi yang disebut terjadi pada November 2025 di lantai 36 kamar 69 Apartemen Tokyo Riverside Tower Beppu. Dari penggerebekan di lokasi itu, polisi menyita sejumlah barang bukti narkotika, mulai dari sabu, ketamine, hingga berbagai perlengkapan yang diduga digunakan untuk peredaran narkoba.
Dari hasil pemeriksaan, kemudian muncul nama lain yang disebut sebagai pemasok utama, yakni Ko Andre alias The Doctor. Sosok tersebut kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) dan diduga memiliki jaringan peredaran narkoba hingga ke wilayah Riau serta memasok berbagai jenis narkotika, termasuk cartridge vape yang mengandung etomidate.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Trump Ancam Timnas Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026 Kalau Tak Mau Celaka
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
-
Belanja Rp75 Ribu di Alfamart Bisa Tebus Murah: Minyak Goreng Rp36.900 hingga Sirup Marjan Rp6.900
-
Ayah hingga Istri Tewas! Mojtaba Khamenei: AS-Israel Akan Bayar Darah Para Syuhada
-
Abu Janda Maki Prof Ikrar di TV, Feri Amsari Ungkap yang Terjadi di Balik Layar
Terkini
-
Air Minum Jakarta Bakal Bisa 'Dipanen' Langsung dari Udara
-
Prabowo Berikan 90.000 Hektare Izin Pemanfaatan Hutan untuk Konservasi Gajah Sumatra
-
Aktivis Internasional Apresiasi Prabowo Jadi Presiden Paling Peduli Konservasi Gajah
-
KPK Ungkap Dugaan Uang Fee Haji Dipakai untuk Kondisikan Pansus DPR, Libatkan Gus Yaqut
-
Usai Gus Yaqut Pakai Rompi Oranye, Giliran Gus Alex yang Akan Diperiksa KPK Pekan Depan
-
Sengketa Hotel Sultan Memanas, Hamdan Zoelva Laporkan Ketua PN Jakpus dan PT DKI ke Komisi Yudisial
-
IWD 2026: Yayasan IPAS Perkuat Layanan bagi Penyintas Kekerasan Gender
-
Rismon Sianipar Minta Maaf Soal Ijazah Jokowi, Gibran: Ramadan Bulan Baik untuk Memaafkan
-
Pesawat Tanker KC-135 Milik AS Jatuh Saat Operasi Militer di Iran
-
Rudal-rudal Iran Masih Menghantui, Trump dan Netanyahu Terpojok Skandal Dalam Negeri