Trump Ancam Serang Kuba, Presiden Miguel Díaz-Canel Siapkan Jebakaan Mematikan untuk Pasukan AS [presidencia.gob.cu]
Baca 10 detik
- Presiden AS Donald Trump mengklaim memiliki hak menaklukkan Kuba di Gedung Putih, menegaskan sikapnya tanpa ragu.
- Pernyataan ini muncul setelah AS menetapkan darurat nasional Kuba, memperketat tekanan ekonomi melalui ancaman tarif minyak.
- Presiden Kuba Miguel Díaz-Canel meninjau kesiapan militer dan menegaskan pertahanan total negara terhadap potensi agresi asing.
Sementara itu, pejabat militer seperti Álvaro López Miera dan Lazaro Álvarez Casas turut memberikan laporan strategis.
“Sinergi ini penting untuk memastikan pertahanan negara tetap solid,” kata salah satu perwira tinggi.
Sebelumnya, Presiden Díaz-Canel sempat menyampaikan pernyataan resmi dari Istana Revolusi terkait situasi nasional terkini.
Ia didampingi Perdana Menteri Manuel Marrero Cruz serta sejumlah pejabat tinggi negara.
Dalam kesempatan itu, Presiden Kuba menegaskan koordinasi erat antara pemerintah sipil dan militer dalam menjaga stabilitas nasional dan agresi pihak luar, seperti Amerika Serikat.
Kontributor: M.Faqih
Komentar
Berita Terkait
-
Donald Trump dan Israel Bahas Perluasan Operasi Darat di Lebanon Selatan, Singgung Hizbullah
-
Bocor! Surat Rahasia Hamas ke Mojtaba Khamenei: Negara-negara Arab Mengkhianati Palestina
-
Sebut Negara Gagal, Donald Trump Sesumbar Bisa Lakukan Apa Saja pada Kuba
-
Imbas Konflik di Timur Tengah, Formula 1 Seri GP Bahrain dan GP Saudi Resmi Dibatalkan
-
Amerika Serikat Akhirnya Akui 200 Tentara Jadi Korban Rudal Kiamat Iran
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Amerika Serikat Akhirnya Akui 200 Tentara Jadi Korban Rudal Kiamat Iran
-
6 Fakta Kecelakaan Bus Haryanto Tabrak 5 Mobil Pemudik di Tol Batang
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 18-19 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
-
Belajar dari Pengalaman, Jukir di Jogja Deklarasi Anti Nuthuk saat Libur Lebaran
-
Kisah Fendi, Bocah Gunungkidul yang Rela Putus Sekolah Demi Rawat Sang Ibu
Terkini
-
Donald Trump Naik Pitam, Keir Starmer Bersikeras Inggris Ogah Bantu AS Lawan Iran
-
Kasatgas PRR Minta Pemda Segera Rampungkan Pendataan Warga yang Akan Tempati Huntap
-
Hidup di Garis Depan Perang! Kakek Israel Ogah Mengungsi: Suara Rudal seperti Drum Orkestra
-
Legislator PKB: Pemotongan Gaji Pejabat adalah Pesan Kepemimpinan Moral di Tengah Krisis Global
-
Kemnaker Respons Laporan 25 Ribu Buruh Belum Terima THR: Perusahaan Wajib Bayar Plus Denda
-
Bagaimana Deforestasi Picu Krisis Air dan Pangan? Ini Temuan KEHATI
-
PN Jaksel Kabulkan Praperadilan Lee Kah Hin, Status Tersangka Direktur PT WKM Gugur
-
Menaker Yassierli Tinjau Posko K3 Mudik 2026, Pastikan Pengemudi Tetap Fit
-
Gubernur Pramono Pastikan Jakarta Tiadakan Operasi Yustisi bagi Pendatang Baru, Tapi...
-
Dulu Terpisah dan Naik Motor, Kini Wawan Bahagia Boyong Keluarga Mudik Gratis ke Tegal