- Volume penumpang mudik Lebaran 2026 di Terminal Kampung Rambutan naik drastis mencapai 80 persen pada Selasa (17/3/2026).
- Tujuan favorit pemudik didominasi Sumatera (Padang, Palembang) dan Jawa Tengah, Yogyakarta, serta Jawa Timur (Malang, Surabaya).
- Fasilitas keamanan meliputi posko terpadu gabungan dan pemeriksaan kesehatan serta kelaikan bus untuk menjamin keselamatan penumpang.
Suara.com - Arus mudik Lebaran 2026 di Terminal Bus Kampung Rambutan, Jakarta Timur, mulai menunjukkan peningkatan signifikan.
Pada Selasa (17/3/2026) siang, ribuan pemudik terpantau memadati area keberangkatan dengan membawa berbagai perlengkapan, mulai dari koper, hingga kardus-kardus besar.
Kepala Terminal Kampung Rambutan, Revi Zulkarnain, mengungkapkan bahwa volume penumpang pada musim mudik tahun ini mengalami kenaikan drastis dibandingkan tahun sebelumnya.
"Peningkatan hampir mencapai 80 persen," ujar Revi saat ditemui di lokasi, Selasa (17/3/2026).
Revi menjelaskan bahwa tren kenaikan sudah terlihat sejak beberapa hari terakhir. Jika sebelumnya jumlah penumpang berada di angka 3.000 orang, kini angka tersebut diprediksi akan terus meroket.
"Puncaknya akan terjadi kemungkinan hari ini atau besok. Bisa mencapai pada hari itu 5.000 lebih begitu," tambahnya.
Adapun pemudik dari Kampung Rambutan tahun ini masih didominasi oleh rute menuju Sumatera, seperti Padang dan Palembang, sementara untuk Pulau Jawa, kota-kota di Jawa Tengah, Yogyakarta, hingga Jawa Timur seperti Malang dan Surabaya menjadi wilayah yang paling banyak dituju pemudik.
Kesiapan Fasilitas dan Keamanan
Guna menjamin keamanan dan kenyamanan penumpang, pihak pengelola terminal telah menyiagakan sejumlah posko terpadu. Posko-posko tersebut melibatkan personel gabungan dari TNI (Kodim Jaktim, Koramil, BKO 201), Kepolisian (Mabes Polri, Polda Metro Jaya, Polres Jakarta Timur danPolsek Ciracas), hingga unsur Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Baca Juga: Meski Dompet Pas-pasan, 85,1 Persen Warga RI Tetap Nekat Mudik
Selain itu ada juga beberapa fasilitas dalam pengamanan mudik kali ini yaitu:
Posko Kesehatan yang bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DKI Jakarta dan Dinas Kesehatan untuk memeriksa kondisi fisik serta tes urine bagi para pengemudi bus demi menjamin keselamatan di jalan.
Adapun Ramp Check yaitu pemeriksaan kelaikan jalan armada bus dilakukan secara ketat oleh petugas Unit Pengelola Pengujian Kendaraan Bermotor (UP PKB) Pulo Gadung dan Dinas Perhubungan.
Serta Fasilitas Tambahan dengan tersedianya dua ruang tunggu tambahan, ruang istirahat khusus pengemudi, hingga layanan kesehatan dari Palang Merah Indonesia (PMI).
Harga Tiket Stabil
Meski terjadi lonjakan penumpang yang cukup tajam, Revi memastikan bahwa hal tersebut bukan dipicu oleh mahalnya tiket transportasi lain seperti pesawat, melainkan murni tingginya antusiasme masyarakat untuk pulang kampung menggunakan bus.
Berita Terkait
-
7 HP Gaming Terbaik yang Tidak Cepat Panas dan Anti Lag, Cocok Dibawa Mudik
-
ASDP Klaim Antrean Kendaraan di Gilimanuk Berkurang Jadi 20 KM
-
Cerita Unik Pemudik di Terminal Kalideres: Pengalaman Pertama hingga Tradisi Tahunan
-
Daftar Nomor Darurat Mudik Lebaran Lengkap: Ambulans, Pertamina, dan Call Center Tol
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Pertama di Dunia! Malaysia Robek-robek Perjanjian Dagang dengan AS, Indonesia?
-
Analisis Militer: Iran Pakai Strategi 'Vietnam Kedua' yang Bikin AS Putus Asa
-
Amerika Serikat Akhirnya Akui 200 Tentara Jadi Korban Rudal Kiamat Iran
-
6 Fakta Kecelakaan Bus Haryanto Tabrak 5 Mobil Pemudik di Tol Batang
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 18-19 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
Terkini
-
Arus Mudik H-4 Idulfitri, 100 Ribu Orang Sudah Berangkat dari Stasiun Gambir
-
Komnas HAM Beri Status Pembela HAM ke Andrie Yunus, Desak Polisi Ungkap Teror Air Keras
-
Kisah Haru Perantau Asal Madura: Gaji Tak Dibayar, Tetap Berjuang Mudik demi Keluarga
-
Selat Hormuz Masih Terisolir, Produksi Minyak Kawasan Teluk Anjlok Hampir 7 Juta Barel!
-
Pertama di Dunia! Malaysia Robek-robek Perjanjian Dagang dengan AS, Indonesia?
-
Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, LPSK Berikan Perlindungan bagi Korban dan Saksi
-
Polda Metro Jaya Gagalkan Peredaran 10 Kg Ganja di Grogol, Dua Pemuda Ditangkap
-
Dampak Konflik Timur Tengah, Pariwisata RI Terancam Kehilangan Devisa Rp184 Miliar Per Hari
-
DPR Dorong Kemenkes Pastikan Pengobatan Terbaik untuk Andrie Yunus
-
Patut Dicontoh! Gotong Royong Iuran JKN di DIY