- Iran meluncurkan rudal jenis cluster menghantam Tel Aviv dan Holon pada Selasa (17/3), merusak stasiun kereta dan fasilitas olahraga.
- Meskipun terjadi kerusakan parah, tidak ada korban jiwa dilaporkan karena lokasi stasiun kereta sedang tidak beroperasi.
- Serangan balasan Iran ini terjadi setelah Israel mengklaim berhasil membunuh Pemimpin Keamanan Tertinggi Iran, Ali Larijani.
“Ada suara sangat keras, seluruh bangunan bergoyang seperti gempa,” katanya.
Israel Klaim Bunuh Ali Larijani
Serangan rudal Iran ini beberapa jam setelah pihak Israel mengklaim telah membunuh Pemimpin Keamanan Tertinggi Iran, Ali Larijani.
Militer Israel mengklaim Ali Larijani tewas dalam serangan terbaru yang menyasar ke Teheran.
Hingga kini pemerintah Iran belum memberikan konfirmasi maupun bantahan atas klaim tersebut, sehingga situasi masih penuh ketidakpastian.
Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, menyatakan bahwa operasi militer juga menewaskan komandan milisi Basij, Gholamreza Soleimani.
Menurutnya, serangan dilakukan berdasarkan intelijen militer yang sangat akurat.
“Kami menargetkan para pemimpin rezim dan menghancurkan kemampuan strategis mereka,” kata Katz.
“Militer kami terus bekerja dengan kekuatan penuh untuk menghancurkan kemampuan rudal dan infrastruktur strategis Iran.”
Baca Juga: Siapa Ali Larijani? Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran yang Diklaim Israel Telah Mereka Bunuh
Larijani terakhir terlihat di depan publik saat menghadiri aksi Hari Al-Quds di Teheran bersama Presiden Iran, Masoud Pezeshkian.
Ia dikenal sebagai tokoh penting dalam politik Iran dan pernah memimpin negosiasi nuklir dengan negara-negara Barat.
Media pemerintah Iran sempat menerbitkan catatan tulisan tangan Larijani, namun tidak jelas apakah itu dimaksudkan sebagai bukti bahwa ia masih hidup.
Dalam pesan sebelumnya, Larijani menegaskan Iran tidak akan mundur melawan Amerika Serikat dan Israel.
“Apakah sikap sebagian negara Islam tidak bertentangan dengan ajaran Nabi?” tulis Larijani.
“Persatuan umat Islam dapat menjamin keamanan dan kemerdekaan seluruh negara.”
Berita Terkait
-
Siapa Ali Larijani? Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran yang Diklaim Israel Telah Mereka Bunuh
-
Israel Klaim Tewaskan Ali Larijani, Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran
-
Israel Targetkan Ali Larijani, Tangan Kanan Pemimpin Iran Diklaim Tewas
-
Warga Israel: Netanyahu dan Pejabat Aman Tentram, Kami Tiap Detik Bisa Mati Dirudal
-
Anggaran Jebol! Ambisi Netanyahu Lawan Iran Seret Israel ke Krisis Ekonomi
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- 7 Cushion Wudhu Friendly dengan Hasil Flawless Seharian, RIngan dan Aman di Kulit
- Heboh Lagi, Ahmad Dhani Klaim Punya Bukti Perselingkuhan Maia Estianty dengan Petinggi Stasiun TV
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Kedok Pekerja Migran, Imigrasi Gagalkan Keberangkatan 42 Calon Haji Ilegal di Bandara Soetta
-
Irma Suryani Ingatkan DPR Tak Ulangi Kesalahan UU Cipta Kerja dalam Pembahasan RUU Ketenagakerjaan
-
Iran Kirim Proposal Negosiasi Baru, Trump Malah Siapkan Pasukan Darat di Selat Hormuz
-
Biaya Perang Iran Tembus Rp1600 T, Warga AS Bayar Mahal: Rp8 Juta per Bulan per Rumah
-
Pentagon Dituding Bohong! Biaya Perang AS vs Iran Tembus Rp1.600 Triliun
-
Balas Ancaman Trump, Panglima Militer Tegaskan Jari Tentara Iran Sudah di Pelatuk
-
Geger! Hacker 15 Tahun Bobol Basis Data Nasional, Pemerintah Prancis Kelimpungan
-
Sempat Bikin Geger, Kini Amien Rais Hapus Video Fitnah yang Singgung Prabowo dan Seskab Teddy
-
Modus Dua Sejoli Jadi Atlet NBA, Tipu Banyak Korban hingga Raup Rp56 Miliar
-
Donald Trump Tantrum Dikritik Kanselir Merz, 5000 Pasukan AS Ditarik dari Jerman