- Di tengah gempuran AS dan Israel, Iran berinovasi menggunakan amunisi tandan untuk menembus sistem pertahanan udara Iron Dome secara efektif.
- Taktik penyebaran bomblet di ketinggian ekstrem memaksa Israel membuang puluhan pencegat rudal mahal hanya untuk mengatasi satu rudal Iran.
- Strategi perang atrisi ini berhasil memberikan tekanan psikologis dan beban ekonomi yang masif terhadap Israel yang terus dibayangi ketakutan.
Suara.com - Kilatan cahaya oranye yang membelah langit malam kini menjadi pemandangan tak terpisahkan dari eskalasi konflik di Timur Tengah.
Di balik kilatan tersebut, tersimpan sebuah taktik perlawanan strategis dari Iran yang mulai melengkapi rudal balistiknya dengan amunisi tandan (cluster munitions).
Langkah cerdas ini terpaksa diambil oleh Teheran sebagai respons pertahanan hidup untuk menembus sistem pertahanan udara Israel yang selama ini diklaim tak tertembus.
Titik-titik cahaya mematikan itu sejatinya adalah bom-bom kecil, di mana masing-masing membawa hingga 11 pon bahan peledak.
Bomblet ini dilepaskan dari hulu ledak rudal pada ketinggian ekstrem sebelum akhirnya menghujani area yang luas secara acak.
Berdasarkan analisis para ahli, sebagian besar rudal balistik Iran membawa sekitar 24 bomblet.
Namun, senjata andalan mereka seperti rudal Khorramshahr diketahui mampu mengangkut hingga 80 bomblet sekaligus.
Sebuah analisis mendalam dari CNN mengonfirmasi bahwa sebaran amunisi tandan Iran mampu menjangkau area seluas tujuh hingga delapan mil.
Meski warga Israel dilindungi oleh sistem peringatan dini dan bungker yang memadai, taktik baru Iran ini terbukti mampu memberikan efek kejut yang luar biasa.
Baca Juga: Info A1: Perang Lawan Iran karena Kebodohan Trump Ditipu Lobi Israel dan Tokoh Media AS
Penggunaan amunisi tandan memang kerap dikritik oleh hukum humaniter internasional karena sifatnya yang tidak pandang bulu.
Amnesty International bahkan sempat mengecam Iran atas penggunaan senjata ini pada perang 12 hari bulan Juni lalu.
Namun, kelompok hak asasi manusia tersebut nyatanya juga pernah menuduh Israel melakukan pelanggaran serupa saat mereka secara brutal menggunakan amunisi tandan di Lebanon pada tahun 2006 silam.
Di tengah gempuran tanpa henti dari koalisi Amerika Serikat dan Israel terhadap fasilitas militer mereka, Iran kini menunjukkan ketahanan luar biasa dengan melengkapi lebih banyak rudal balistiknya menggunakan hulu ledak kargo.
Seorang pejabat militer Israel bahkan mengakui bahwa sekitar separuh dari seluruh rudal balistik yang ditembakkan ke wilayah mereka selama perang ini telah dilengkapi dengan amunisi tandan.
Inovasi senjata ini menghadirkan mimpi buruk baru bagi sistem pertahanan udara Israel yang selama ini sangat dibanggakan oleh negara Barat.
Berita Terkait
-
Teguh Pendirian, Kanada Menolak Ikut Perang AS-Israel Lawan Iran
-
Kedubes Iran Open Donasi untuk Korban Perang, Netizen: Bismillah Lawan Zionis, Titip Rudal Min
-
Pemerintah Tangguhkan Urusan Board of Peace dan Pengiriman Pasukan TNI ke Gaza, Apa Kata DPR?
-
Iran Umumkan Kabar Duka! Ali Larijani dan Gholamreza Soleimani Tewas sebagai Martir
-
Jadi Sorotan, Harga Bensin Iran Termurah di Dunia Hanya Rp500 per Liter
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Sepatu Lari Diadora Diskon 50 Persen di Sports Station, Harga Jadi Rp200 Ribuan
- 5 Cushion Matte untuk Menutupi Bekas Jerawat dan Noda Hitam, Harga Terjangkau
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
Geger Kabar Menkeu Purbaya Dirawat di RS, Wamenkeu Buka Suara Soal Kondisi Terkini
-
Buruh dalam Bayang-bayang Kontrak Panjang dan Ketidakpastian Kerja
-
Riset Ungkap Hanya Jakarta yang Mampu Kejar Kenaikan Biaya Hidup, Daerah Lain?
-
Tepis Salah Paham Ekonomi Prabowo, Fahri Hamzah: SDA Harus Dikuasai Negara, Bukan Korporasi
-
Astronot Artemis II Bongkar Kenapa Makanan Terasa Hambar di Luar Angkasa
-
PM Spanyol Tantang Benjamin Netanyahu: Bebaskan Warga Kami yang Diculik Tentara Israel
-
Tanpa Restu Kongres, Trump Jual Paket Senjata Rp138 Triliun ke Israel dan Negara Arab
-
Resmi! 13 Taman Nasional akan Diubah Jadi Kawasan Konservasi Dunia, Ini Daftarnya
-
Misteri Rumah Berhantu Mulai Terkuak, Ilmuwan Temukan Pemicu Tak Kasat Mata
-
Sentilan DPR di Hardiknas 2026: Jangan Sampai Pendidikan Berkualitas Hanya Milik Orang Kota