Suara.com - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan pentingnya membangun hubungan industrial yang berkeadilan melalui momentum program mudik bersama mitra Warung Makan Indomie (Warmindo). Baginya, program ini bukan sekadar fasilitas pulang kampung, melainkan cerminan nyata bagaimana perusahaan dan mitra usaha dapat tumbuh secara kolektif.
Dalam kegiatan pelepasan 649 pemudik di Bekasi, Yassierli menempatkan peran negara tidak hanya sebagai regulator, tetapi juga sebagai penguat ekosistem ketenagakerjaan yang inklusif. Ia menilai, keterlibatan perusahaan dalam memperhatikan kesejahteraan mitra usaha merupakan praktik baik yang perlu diperluas di dunia industri.
“Program mudik bersama ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan kepada para mitra usahanya, agar bisa terus tumbuh, maju bersama, dan merasakan manfaatnya bersama,” ujar Yassierli.
Menurutnya, hubungan industrial yang sehat harus melampaui relasi formal antara pekerja dan pengusaha. Mitra usaha, termasuk pelaku UMKM seperti Warmindo, perlu ditempatkan sebagai bagian dari rantai nilai yang setara. Dengan demikian, keberhasilan usaha tidak hanya dinikmati oleh perusahaan, tetapi juga dirasakan oleh seluruh pihak yang terlibat.
Yassierli menekankan bahwa nilai kebersamaan, kepedulian, dan kekeluargaan harus menjadi fondasi dalam praktik bisnis di Indonesia. Ia menyebut nilai-nilai tersebut sebagai bagian dari karakter bangsa yang perlu terus dihidupkan dalam dunia kerja modern.
Kehadiran Kementerian Ketenagakerjaan dalam kegiatan ini juga menjadi bentuk apresiasi terhadap PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk yang dinilai konsisten membangun kemitraan berkelanjutan. Program seperti ini, kata Yassierli, layak menjadi rujukan bagi perusahaan lain dalam memperkuat hubungan dengan mitra usaha.
Lebih lanjut, Yassierli menegaskan bahwa konsep “kemakmuran bersama” harus menjadi orientasi utama dalam menjalankan usaha. Ia mengingatkan bahwa hasil bisnis seharusnya didistribusikan secara adil agar seluruh pihak dapat merasakan manfaatnya.
“Mitra itu sukses kalau suksesnya bersama. Mitra itu makmur kalau makmurnya juga bersama,” tegasnya.
Di sisi lain, menjelang Lebaran, Yassierli juga memastikan komitmen pemerintah dalam mengawal pemenuhan hak pekerja, khususnya terkait pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR). Ia menegaskan bahwa THR merupakan kewajiban perusahaan yang harus dibayarkan penuh dan tepat waktu.
Baca Juga: Program Pemagangan Nasional Kemnaker Perkuat Keterampilan dan Pengalaman Kerja Peserta
Kementerian Ketenagakerjaan, lanjutnya, telah membuka Posko THR di pusat maupun daerah untuk menampung dan menindaklanjuti setiap aduan pekerja. Pengawasan ini dilakukan guna memastikan kepatuhan perusahaan terhadap regulasi yang berlaku.
“Setiap aduan kami tindak lanjuti oleh para pengawas ketenagakerjaan,” ujarnya.
Dengan penegasan tersebut, Yassierli ingin memastikan bahwa keseimbangan antara dorongan praktik bisnis yang inklusif dan penegakan aturan ketenagakerjaan tetap terjaga. Program mudik bersama Warmindo pun menjadi lebih dari sekadar kegiatan sosial, melainkan simbol arah kebijakan ketenagakerjaan yang menempatkan kesejahteraan bersama sebagai prioritas utama. ***
Berita Terkait
-
Kemnaker Koordinasikan Mudik Gratis dengan 230 Armada Bus bagi 12.690 Pekerja dan Ojol
-
Menaker Temukan Sopir Bus Hanya Tidur 2 Jam Jelang Mudik, Langsung Dicegah Berangkat
-
Kemnaker Respons Laporan 25 Ribu Buruh Belum Terima THR: Perusahaan Wajib Bayar Plus Denda
-
Menaker Yassierli Tinjau Posko K3 Mudik 2026, Pastikan Pengemudi Tetap Fit
-
Posko Kemnaker Kebanjiran Aduan, Hampir 1.000 Kasus Perusahaan Belum Bayar THR Lebaran
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Motif Masih Didalami
Terkini
-
Percepat Pencaplokan Tepi Barat Palestina, Cara Licik Israel Manfaatkan Perang di Teluk?
-
Kasus Air Keras Andrie Yunus: Polisi Periksa 15 Saksi, Pelaku Diduga Bisa Lebih dari 4 Orang
-
Empat Prajurit Terlibat, DPR Minta Dalang Utama Kasus Andrie Yunus Diungkap
-
Update Arus Mudik H-3 Lebaran 2026: Tol Kalikangkung Tembus 3.000 Kendaraan per Jam
-
Kasus Kematian Nizam Syafei Naik Penyidikan, Kuasa Hukum: Harus Diusut Tanpa Tebang Pilih
-
Koalisi Sipil Tolak Peradilan Militer, Desak Usut Aktor Intelektual Kasus Andrie Yunus
-
Koalisi Sipil Desak Kasus Andrie Yunus Tak Diseret ke Sidang Militer: Ada Dugaan Aktor Lebih Besar
-
Warga Jakarta yang Mudik Bisa Titip Kendaraan Gratis di Kantor Lurah Hingga Wali Kota
-
Bukan Era Orde Baru, Aktivis 98 Desak Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Ditangani Transparan
-
Pemerintah Apresiasi Langkah Cepat Polri Identifikasi Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus