- USS Gerald R. Ford meninggalkan Laut Merah menuju Kreta untuk perbaikan akibat kebakaran pada 12 Maret di fasilitas laundry kapal.
- Satu pelaut dievakuasi medis, sementara lebih dari 200 awak dirawat karena menghirup asap saat insiden terjadi.
- Perbaikan lebih dari seminggu akan dilakukan di Souda Bay, Yunani; lebih dari 100 tempat tidur awak rusak terdampak.
Suara.com - Kapal induk terbesar milik Angkatan Laut Amerika Serikat, USS Gerald R. Ford, bersiap meninggalkan Laut Merah menuju pangkalan militer AS di Souda Bay, Pulau Kreta, Yunani.
Hal ini terpaksa dilakukan setelah kebakaran hebat di dalam kapal memicu operasi pengendalian kerusakan besar.
Perbaikan diperkirakan berlangsung lebih dari satu minggu di dermaga pangkalan Angkatan Laut AS.
Pejabat senior AS menyebut kebakaran terjadi pada 12 Maret di fasilitas laundry bagian belakang kapal.
Insiden itu memaksa awak melakukan respons darurat berjam-jam dan mengganggu operasional di hampir seluruh bagian kapal.
“Kapal akan menuju Naval Support Activity Souda Bay untuk perbaikan setelah kebakaran membutuhkan upaya pengendalian kerusakan yang signifikan,” kata pejabat AS kepada USNI News.
Dalam proses penanganan kebakaran, satu pelaut harus dievakuasi untuk perawatan medis dan dilaporkan dalam kondisi stabil.
Dua pelaut lainnya mengalami luka robek, sementara lebih dari 200 awak sempat dirawat akibat menghirup asap sebelum kembali bertugas.
“Lebih dari 200 pelaut dirawat karena inhalasi asap, namun sebagian besar sudah kembali berdinas,” ujar sumber yang mengetahui proses penanganan insiden tersebut.
Baca Juga: Perang Besar di Depan Mata? AS Gelontorkan Rp3000 T Percepat Pembangunan Perisai Anti Rudal
Kerusakan akibat asap juga merembet ke ruang tidur awak, menyebabkan lebih dari 100 tempat tidur tidak bisa digunakan.
Pentagon menyebut Angkatan Laut langsung menyiapkan penggantian tempat tidur serta perlengkapan awak yang rusak.
“Beberapa ruang terdampak dan lebih dari 100 tempat tidur hilang. Rencana penggantian telah disiapkan segera,” kata juru bicara Pentagon.
Akibat kerusakan fasilitas laundry, ribuan pakaian dan perlengkapan awak harus dikirim dari pangkalan lain.
Bahkan sekitar 1.000 kasur cadangan dari kapal induk baru USS John F. Kennedy dikirim untuk membantu kebutuhan awak di Ford.
“Ketahanan mental para pelaut memungkinkan kapal tetap menjalankan operasi,” kata pejabat Pentagon.
Berita Terkait
-
Perang Besar di Depan Mata? AS Gelontorkan Rp3000 T Percepat Pembangunan Perisai Anti Rudal
-
Kremlin Bantah Rusia Bantu Drone Iran Serang Pasukan Amerika Serikat
-
Here We Go! Rusia Disebut Bantu Iran Lacak Posisi Strategis Pasukan AS
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
AS dan Israel Dinilai Kewalahan Hadapi Iran, Pengamat Senior Ungkap Faktor Kunci Kekuatan
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Sepatu Lari Diadora Diskon 50 Persen di Sports Station, Harga Jadi Rp200 Ribuan
- 5 Cushion Matte untuk Menutupi Bekas Jerawat dan Noda Hitam, Harga Terjangkau
Pilihan
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
Terkini
-
AS Teken Kontrak Rahasia dengan 7 Raksasa AI, Era Perang Tanpa Manusia Dimulai?
-
Kiai Ponpes di Pati Diduga Lecehkan 50 Santri: Modus Doktrin Agama, Terancam Dikebiri
-
Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh
-
Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru
-
Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana
-
Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat
-
Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru
-
May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut
-
Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi
-
Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade