- Polres Metro Jakarta Pusat menangkap tersangka K pada 15 Maret 2026 di Cileungsi, Bogor, bagian jaringan lintas daerah Medan-Jakarta.
- Penyitaan meliputi 26,7 kg sabu dan 900 cartridge elektrik diduga narkotika, dengan total nilai pasar gelap Rp25,9 miliar.
- Pelaku residivis memanfaatkan Operasi Ketupat Jaya 2026 dan menyembunyikan barang di ban mobil towing untuk mengelabui petugas.
Suara.com - Polres Metro Jakarta Pusat berhasil membekuk seorang pengedar narkotika yang diduga kuat merupakan bagian dari jaringan lintas daerah Medan–Jakarta.
Dalam operasi penangkapan tersebut, petugas menyita barang bukti dalam jumlah besar berupa 26,7 kilogram sabu serta 900 cartridge rokok elektrik yang berisi cairan mengandung zat narkotika.
Keberhasilan ini mengungkap upaya penyelundupan yang memanfaatkan celah pengawasan di tengah kesibukan petugas di lapangan.
Pelaku diketahui sengaja memanfaatkan momen krusial saat petugas kepolisian tengah mencurahkan fokus pada pengamanan arus mudik dalam rangka Operasi Ketupat Jaya 2026.
Pemilihan waktu ini dilakukan untuk menghindari pengawasan ketat yang biasanya dilakukan di jalur-jalur utama distribusi barang antarprovinsi. Strategi pelaku ini menjadi perhatian serius pihak kepolisian dalam memetakan pergerakan jaringan narkotika di masa mendatang.
"Ini menunjukkan bahwa kejahatan narkotika terus beradaptasi dengan situasi," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Polisi Reynold EP Hutagalung di Jakarta, Jumat (20/3/2026).
Pengungkapan kasus narkotika berskala besar ini dilakukan pada Minggu, 15 Maret 2026.
Lokasi penangkapan berada di wilayah Cileungsi, Kabupaten Bogor, yang diduga menjadi titik transit atau distribusi sebelum barang haram tersebut diedarkan ke wilayah Jakarta dan sekitarnya.
Operasi ini merupakan hasil dari pengembangan informasi dan penyelidikan mendalam yang dilakukan oleh tim satuan reserse narkoba.
Baca Juga: Bareskrim Polri Bongkar Jaringan Narkoba di Whiterabit Club, Lima Orang Diringkus
Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan satu tersangka berinisial K yang diduga merupakan bagian dari jaringan narkotika lintas daerah Medan-Jakarta.
Tersangka K berperan penting dalam memastikan barang sampai ke tujuan dengan aman. Penangkapan K menjadi pintu masuk bagi kepolisian untuk menelusuri lebih jauh keterlibatan pihak lain dalam sindikat yang menghubungkan Sumatera Utara dengan ibu kota ini.
Dari tangan tersangka, polisi menyita barang bukti berupa narkotika jenis sabu seberat kurang lebih 26,7 kilogram (kg) serta 900 cartridge rokok elektrik berisi cairan yang diduga mengandung narkotika jenis etomidate.
Temuan cartridge rokok elektrik ini menunjukkan tren baru dalam peredaran narkotika yang menyasar pengguna alat hisap elektronik, sebuah modus yang kian marak di kota-kota besar.
Selain narkotika, petugas turut diamankan barang bukti pendukung berupa satu unit kendaraan yang digunakan untuk mengangkut barang, telepon genggam yang digunakan untuk berkomunikasi dalam jaringan, serta media penyimpanan lainnya yang kini tengah diperiksa secara digital forensik oleh penyidik.
Kepala Satuan Reserse Narkoba (Kasat Resnarkoba) Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Wisnu S. Kuncoro menjelaskan bahwa pelaku menggunakan modus menyembunyikan narkotika di dalam ban kendaraan yang diangkut menggunakan mobil towing.
Berita Terkait
-
Bareskrim Polri Bongkar Jaringan Narkoba di Whiterabit Club, Lima Orang Diringkus
-
Bareskrim Pantau 24 Jam New Star Club Bali Usai Digerebek, Izin Usaha Diusulkan Dicabut
-
Jaksa Banding! Meski Lolos dari Hukuman Mati, Nasib Fandi Ramadhan Cs Masih di Ujung Tanduk
-
Cerita Ivan Ray, Digerebek Kamtib hingga Dipukul Oknum Polisi Gegara Narkoba
-
Ivan Ray Jinny Oh Jinny Bongkar Masa Lalu Jadi Pengedar Narkoba, Jual Paket Hemat
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis