News / Internasional
Sabtu, 21 Maret 2026 | 15:40 WIB
Ilustrasi kekerasan kartel narkoba di Meksiko [Suara.com]
Baca 10 detik
  • Operasi militer Meksiko di Culiacan berhasil menangkap Omar Torres, pemimpin faksi kartel Los Mayos, menewaskan sebelas penyerang.
  • Penangkapan ini merupakan bagian dari strategi pemerintah Meksiko dalam memberantas kejahatan kartel narkoba yang didukung AS.
  • Aparat menyita senjata berat, namun putri Torres dilepaskan karena tidak terbukti terlibat dalam aktivitas kriminal.

Suara.com - Operasi militer besar-besaran di Culiacan menewaskan 11 orang saat aparat Meksiko menangkap pemimpin faksi kartel narkoba.

Target utama, Omar Oswaldo Torres alias El Patas, berhasil diamankan dalam penggerebekan tersebut.

Angkatan Laut Meksiko menyebut operasi dilakukan setelah pasukan mereka diserang di lokasi.

“Personel kami diserang dan membalas tembakan, menewaskan 11 penyerang,” demikian pernyataan resmi AL Meksiko seperti dilansir dari Aljazeera.

Selain penangkapan Torres, aparat juga menyita senjata berat dan perlengkapan taktis dari lokasi kejadian.

Identitas para korban tewas hingga kini belum diumumkan ke publik.

Dalam operasi itu, putri Torres turut ditemukan di lokasi.

Namun, ia dilepaskan karena tidak terbukti terlibat dalam aktivitas kriminal.

Torres diketahui memimpin faksi Los Mayos dalam jaringan Sinaloa Cartel.

Baca Juga: Modus Licik Sabu 26,7 Kg di Ban Serep: Polres Jakpus Bongkar Jaringan Medan-Jakarta Senilai Rp25,9 M

Kelompok ini terlibat konflik sengit dengan faksi lain, Los Chapitos, dalam perebutan kekuasaan.

Kedua faksi tersebut berakar dari tokoh besar kartel, yakni Joaquin El Chapo Guzman dan Ismael El Mayo Zambada, yang kini sama-sama dipenjara di Amerika Serikat.

Operasi ini menjadi bagian dari strategi keras pemerintah dalam memberantas kartel narkoba di kawasan Amerika Latin.

Langkah tersebut juga sejalan dengan tekanan dari Presiden AS, Donald Trump, yang mendesak tindakan tegas terhadap kejahatan lintas negara.

“Kita harus memusnahkan mereka. Kartel sedang mengambil alih negara mereka,” kata Trump dalam pertemuan regional baru-baru ini.

Ia bahkan menyebut Meksiko sebagai episentrum kekerasan kartel.

Load More