News / Nasional
Minggu, 22 Maret 2026 | 19:01 WIB
Kondisi Malioboro Yogyakarta pada Minggu (22/3/2026). (Suara.com/Hiskia)
Baca 10 detik
  • Kawasan Malioboro Yogyakarta alami peningkatan kunjungan harian rata-rata 15.000 saat libur Lebaran 2026 didominasi pemudik.
  • Pola kunjungan Lebaran kali ini terkonsentrasi padat pada sore hingga malam, berbeda dari Nataru yang merata sejak siang.
  • Arus lalu lintas di pusat kota Yogyakarta terpantau ramai lancar terkendali, meski volume kendaraan meningkat signifikan.

"Memang selalu ke sini, kebetulan pas mudik ke tempat orang tua di daerah Jogja juga. Beli oleh-oleh, jalan-jalan aja sih," ujar Wahyu.

Arus Lalin Ramai Lancar

Sementara itu volume kendaraan dan mobilitas masyarakat di kawasan pusat Kota Yogyakarta turut menunjukkan tren peningkatan. Namun hingga siang ini, titik-titik krusial masih terkendali dan sirkulasi kendaraan masih berjalan lancar.

"Masih cukup terkondisi yang masuk ke Malioboro, sirkulasi arus lalu lintasnya masih ramai lancar saja, tidak ada kepadatan yang signifikan," kata Kasatlantas Polresta Yogyakarta, AKP Alvian Hidayat.

Kepolisian memprediksi puncak kepadatan akan terjadi pada sore hingga malam hari. Hal itu seiring dengan masuknya wisatawan dari wilayah penyangga seperti Sleman dan Bantul ke pusat kota.

Meski terjadi lonjakan volume, petugas memastikan bahwa rekayasa arus lalu lintas berjalan efektif. Sehingga ekor antrean kendaraan tidak memanjang hingga ke jalur penyangga di sisi utara.

"Nanti ada kepadatannya lagi tapi paling cuma sekitar berapa menit sudah terurai," ujarnya.

Load More