- Kawasan Malioboro Yogyakarta alami peningkatan kunjungan harian rata-rata 15.000 saat libur Lebaran 2026 didominasi pemudik.
- Pola kunjungan Lebaran kali ini terkonsentrasi padat pada sore hingga malam, berbeda dari Nataru yang merata sejak siang.
- Arus lalu lintas di pusat kota Yogyakarta terpantau ramai lancar terkendali, meski volume kendaraan meningkat signifikan.
"Memang selalu ke sini, kebetulan pas mudik ke tempat orang tua di daerah Jogja juga. Beli oleh-oleh, jalan-jalan aja sih," ujar Wahyu.
Arus Lalin Ramai Lancar
Sementara itu volume kendaraan dan mobilitas masyarakat di kawasan pusat Kota Yogyakarta turut menunjukkan tren peningkatan. Namun hingga siang ini, titik-titik krusial masih terkendali dan sirkulasi kendaraan masih berjalan lancar.
"Masih cukup terkondisi yang masuk ke Malioboro, sirkulasi arus lalu lintasnya masih ramai lancar saja, tidak ada kepadatan yang signifikan," kata Kasatlantas Polresta Yogyakarta, AKP Alvian Hidayat.
Kepolisian memprediksi puncak kepadatan akan terjadi pada sore hingga malam hari. Hal itu seiring dengan masuknya wisatawan dari wilayah penyangga seperti Sleman dan Bantul ke pusat kota.
Meski terjadi lonjakan volume, petugas memastikan bahwa rekayasa arus lalu lintas berjalan efektif. Sehingga ekor antrean kendaraan tidak memanjang hingga ke jalur penyangga di sisi utara.
"Nanti ada kepadatannya lagi tapi paling cuma sekitar berapa menit sudah terurai," ujarnya.
Berita Terkait
-
Momen Kocak Mahalini Kegirangan Dapat THR sampai Lupa Sungkem Suami
-
Jangan Sampai Kehabisan! Masih Ada 587 Ribu Kursi Kosong KA untuk Arus Balik Lebaran 2026
-
Lebaran 2026 Jakarta Diterjang Banjir: 46 RT di Jaktim Terendam, 696 Warga Mengungsi
-
Suasana Lebaran di Istana, Senyum Tipis Iriana Jokowi Foto Bareng Presiden Prabowo
-
9 Makanan Pantangan Kolesterol Tinggi yang Wajib Dihindari usai Lebaran
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK