News / Metropolitan
Senin, 23 Maret 2026 | 14:25 WIB
Foto sebagai ILUSTRASI: Posko Pengamanan Mudik di Sumber Artha, Kalimalang, Bekasi, Kamis (28/4/2022) malam. [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]
Baca 10 detik
  • Brigadir Fajar Permana dari Polda Metro Jaya gugur saat bertugas Operasi Ketupat 2026 karena diduga kelelahan ekstrem.
  • Polda Metro Jaya memastikan akan memberikan hak penuh serta santunan kepada keluarga almarhum sebagai bentuk apresiasi pengabdian.
  • Kejadian ini mendorong evaluasi pola penugasan dan instruksi pemeriksaan kesehatan rutin bagi personel lapangan segera diterapkan.

Sebagai langkah preventif, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri telah menginstruksikan Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) untuk lebih proaktif melakukan pemeriksaan kesehatan rutin di pos-pos pengamanan.

Instruksi ini bertujuan agar setiap gejala penurunan kondisi fisik dapat dideteksi lebih dini sebelum berakibat fatal. Budi juga menyebutkan langkah ini diambil untuk memastikan setiap anggota tetap dalam kondisi prima di tengah tingginya tensi tugas operasional selama masa arus mudik dan balik Lebaran.

Pemeriksaan kesehatan ini mencakup pengecekan tekanan darah, saturasi oksigen, serta pemberian suplemen tambahan bagi personel yang bertugas di titik-titik rawan kemacetan. Mengingat cuaca dan polusi udara di jalur mudik yang ekstrem, daya tahan tubuh personel menjadi prioritas utama.

"Bapak Kapolda telah memerintahkan jajaran Dokkes untuk menyisir kesehatan anggota di lapangan. Kami memohon doa dari seluruh masyarakat agar almarhum Brigadir Fajar Permana mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini," tambah Budi.

Load More