- Pemkot Jakarta Pusat menata kawasan Thamrin City dan Plaza Indonesia pada Senin (9/3/2026) untuk fungsi fasilitas umum.
- Operasi gabungan fokus menindak parkir liar dan lapak PKL yang mengokupasi trotoar serta bahu jalan.
- Wali Kota Arifin menargetkan penataan mengembalikan fungsi jalan dan menjadikan Jakarta Pusat destinasi wisata.
Suara.com - Pemerintah Kota Administrasi (Pemkot) Jakarta Pusat menggelar penataan besar-besaran untuk mengembalikan fungsi fasilitas umum di kawasan Thamrin City dan Plaza Indonesia pada Senin (9/3/2026).
Kegiatan penertiban ini difokuskan di kawasan Kebon Kacang, Tanah Abang, yang selama ini kerap dikeluhkan masyarakat karena kondisinya yang semrawut.
Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin, memimpin langsung personel gabungan yang terdiri dari Satpol PP, Suku Dinas Perhubungan, Bina Marga, hingga unsur TNI dan Polri.
Fokus utama operasi ini adalah menindak keberadaan parkir liar serta lapak pedagang kaki lima (PKL) yang mengokupasi trotoar dan bahu jalan.
"Kami melakukan penataan untuk mengembalikan fungsi trotoar dan bahu jalan yang sudah dikuasai parkir dan lapak PKL liar, sehingga kerap menimbulkan kemacetan arus lalu lintas," ujar Arifin, mengutip laman resmi Pemprov DKI Jakarta.
Arifin menegaskan langkah tersebut dilakukan untuk mengembalikan fungsi sarana umum, bukan untuk memutus mata pencaharian warga yang bekerja di kawasan tersebut.
Mantan Kepala Satpol PP DKI Jakarta itu juga berharap wajah Jakarta Pusat dapat kembali tertata sehingga menjadi daya tarik bagi wisatawan.
"Saya berharap sarana dan prasarana umum yang telah dialihfungsikan dapat ditata kembali dan kemudian hari dapat menjadikan Jakarta Pusat sebagai destinasi wisata yang membanggakan untuk semua," tegas Arifin.
Selain melakukan penertiban, petugas dari Suku Dinas Sumber Daya Air dan Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) juga dikerahkan untuk membenahi infrastruktur di sekitar lokasi.
Baca Juga: Anggaran Triliunan Tapi Kalah dari Banyumas, Anggota DPRD Kritik Tata Kelola Sampah Jakarta
Arifin turut menginstruksikan personel PPSU Kelurahan Kebon Kacang untuk menyisir sisa-sisa sampah secara rutin agar kawasan perbelanjaan tersebut tetap bersih dan higienis.
Pemerintah berharap adanya sinergi dari para pelaku usaha dan masyarakat untuk menjaga estetika kota di jantung ibu kota.
"Kami imbau kesadaran pedagang agar tidak lagi berjualan di atas trotoar dan bahu jalan, termasuk parkir liar di kawasan ini," tandas Arifin.
Berita Terkait
-
Anggaran Triliunan Tapi Kalah dari Banyumas, Anggota DPRD Kritik Tata Kelola Sampah Jakarta
-
Aneka Kue Kering Mulai Diburu Warga di Pasar Jatinegara
-
Terjepit Banjir dan Tren Belanja Online, Nestapa Pedagang Pasar Cipulir Menjelang Idulfitri
-
Kejutan Skuad Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, John Herdman Contek Taktik Pelatih Persija
-
Ogah Kendur! Persija Masih Punya Asa Kejar Gelar Juara BRI Super League 2025/2026
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
BPJS Ketenagakerjaan Gandeng NU, Bidik Perlindungan Pekerja Informal Skala Nasional
-
Ribuan Pelari Ramaikan Adhyaksa International Run 2026, BNI Dukung Sport Tourism di Bali
-
Arab Saudi Belasungkawa Gugurnya Prajurit TNI Praka Rico Pramudia Akibat Serangan Israel
-
Misi Militer Penuh Ironi: Teknisi AS Dicakar Monyet Saat Menuju Medan Konflik Selat Hormuz
-
Benjamin Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Prostat Diam-diam
-
Mahasiswa Doktoral USF Tewas Misterius, Diduga Dibunuh Teman Sekamar
-
Penasihat Hukum Nadiem Mangkir dari Sidang, Pengamat: Bisa Dikategorikan Contempt of Court
-
8 Orang Tewas Dalam Serangan Israel ke Lebanon Selama 24 Jam Terakhir
-
Biaya Perang Amerika Serikat Lawan Iran Tembus Rp 1.000 Triliun
-
Ketum Parpol Dibatasi 2 Periode, Eks Penyidik KPK: Cegah Kekuasaan Terlalu Lama dan Rawan Korupsi