News / Internasional
Selasa, 24 Maret 2026 | 09:17 WIB
Serangan udara ke Israel (Kantor Berita Iran)
Baca 10 detik
  • Hizbullah meluncurkan serangan roket ke Israel Utara yang menewaskan satu warga sipil di kendaraan.

  • Korban jiwa di Misgav Am merupakan yang pertama sejak perang melawan Iran dimulai.

  • Konflik ini telah mengakibatkan seribu kematian dan satu juta pengungsi di wilayah Lebanon.

“Kami tiba di lokasi kejadian dan melihat dua kendaraan terbakar," kata petugas layanan medis darurat Magen David Adom Israel.

Identitas korban hingga saat ini masih dalam proses verifikasi lebih lanjut oleh pihak kepolisian setempat.

Serangan balasan ini muncul bertepatan dengan kebijakan agresif militer Israel di perbatasan Lebanon Selatan.

Pemerintah Israel diketahui baru saja mengirimkan tambahan unit tempur untuk memperkuat posisi di garis depan.

Langkah ini diambil guna mendukung kelangsungan operasi invasi darat yang sedang berlangsung di wilayah tersebut.

Persaingan senjata antara kedua belah pihak kini melibatkan teknologi rudal dan taktik perang gerilya.

Dunia internasional terus memantau pergerakan pasukan yang semakin masif di wilayah perbatasan yang sensitif.

Konflik bersenjata antara Hizbullah dan Israel telah memakan ongkos kemanusiaan yang sangat luar biasa besar.

Data terbaru menunjukkan bahwa angka kematian telah melampaui seribu jiwa sejak peperangan ini meletus kembali.

Baca Juga: Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?

Kondisi sosiopolitik di wilayah Lebanon juga semakin tidak menentu akibat tekanan militer yang terus meningkat.

Sekitar satu juta warga sipil terpaksa meninggalkan tempat tinggal mereka demi mencari perlindungan yang aman.

Eskalasi ini diprediksi akan terus memburuk jika tidak ada upaya diplomasi yang kuat dari pihak global.

Load More