- Pemerintah menjadikan pembelajaran tatap muka prioritas utama demi mencegah penurunan kualitas pendidikan dan potensi *learning loss*.
- Menko PMK Pratikno menyampaikan arahan ini pada 23 Maret 2026, menegaskan pembelajaran daring bukan kebutuhan mendesak.
- Pemerintah mendorong percepatan transformasi strategis nasional sambil memperkuat kualitas pendidikan melalui revitalisasi sekolah.
Suara.com - Pemerintah menegaskan pembelajaran tatap muka tetap menjadi prioritas di tengah situasi krisis global. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno mengingatkan agar kualitas pendidikan tidak dikorbankan, termasuk dengan mencegah potensi learning loss pada siswa.
Penegasan ini disampaikan Pratikno dalam arahan internal kepada kedeputian kesehatan dan pendidikan Kemenko PMK pada 23 Maret 2026, dengan merujuk langsung arahan Presiden dalam Sidang Kabinet Paripurna sebelumnya.
Menurutnya, sektor pendidikan tidak boleh terdampak penurunan kualitas di tengah tekanan global. Karena itu, proses belajar mengajar diminta tetap berjalan optimal dan sebisa mungkin dilakukan secara luring.
“Di sektor pendidikan, proses pembelajaran harus semakin optimal dan jangan sampai timbul learning loss,” ujar Pratikno dalam keterangannya, Selasa (24/3/2026).
Ia menegaskan, hasil koordinasi lintas kementerian menghasilkan bahwa pembelajaran daring belum menjadi kebutuhan mendesak saat ini. Pemerintah sebelumnya sempat membahas opsi metode hybrid, namun akhirnya tidak dijadikan prioritas.
“Pembelajaran daring bagi siswa tidak menjadi sebuah urgensi saat ini,” tegasnya.
Selain itu, Pratikno juga menyoroti pentingnya menjaga layanan dasar lain tetap berjalan normal, termasuk layanan kesehatan yang disebut harus beroperasi penuh tanpa gangguan.
Di sisi lain, pemerintah justru mendorong percepatan transformasi di sektor lain sebagai respons atas krisis global. Ia mengutip arahan Presiden yang menyebut krisis harus dijadikan momentum akselerasi agenda strategis nasional, termasuk swasembada pangan dan energi.
Dalam konteks pendidikan, pemerintah juga tengah mendorong berbagai program peningkatan kualitas, mulai dari revitalisasi sekolah hingga pengembangan sekolah unggulan.
Baca Juga: Harita Nickel Tingkatkan Kualitas Pendidikan Pulau Obi Melalui Revitalisasi Sekolah
“Sebagaimana prioritas luar biasa Bapak Presiden kepada sektor pendidikan, mulai dari revitalisasi sekolah, Sekolah Rakyat, dan Sekolah Unggul Garuda, maka kita harus mempercepat peningkatan kualitas pendidikan secara umum,” katanya.
Sementara itu, untuk mendukung efisiensi birokrasi, pemerintah akan mempercepat transformasi sistem kerja, termasuk optimalisasi rapat daring, pembatasan perjalanan dinas non-esensial, serta penerapan flexible working arrangement (FWA) secara terukur.
Namun demikian, Pratikno menegaskan bahwa efisiensi tersebut tidak boleh mengorbankan layanan publik, terutama di sektor pendidikan.
“Pelayanan kepada masyarakat, peningkatan kualitas SDM, serta mendukung akselerasi pembangunan yang berkeadilan harus terus diperkuat dengan cara-cara yang lebih cerdas dan efisien,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement
-
Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok
-
PDIP Minta Kenaikan Gaji Kepala Daerah Ditunda, Ini Alasannya
-
1O1 STYLE Yogyakarta Malioboro Kembali dengan 'Rasa Merdeka': Sambut Agustusan dengan Rasa dan Tawa
-
3 Fakta Kontroversi Wasit Oman Khalfan Al Amouri Laga Singapura vs Indonesia
-
Rotasi Pasmar 1: Kolonel Sri Utomo Pimpin Brigif 1, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti
-
Usai Diperiksa 7 Jam, Febrie Adriansyah Bungkam soal Kasus Emas 74 Kilogram