-
Filipina menetapkan darurat energi setahun akibat konflik Iran-Israel yang menghambat jalur distribusi minyak.
-
Presiden Marcos Jr menyalurkan subsidi 5.000 peso kepada pekerja transportasi demi atasi kenaikan BBM.
-
Pemerintah Filipina membentuk komite khusus guna mengamankan stok pangan, obat-obatan, dan kebutuhan pokok.
Serangkaian kebijakan strategis mulai diberlakukan demi menekan laju konsumsi energi yang tidak perlu di lingkungan instansi pemerintah.
Penerapan program penghematan energi secara ketat menjadi salah satu poin utama dalam protokol darurat yang baru saja disahkan.
Selain penghematan, pemerintah juga menyiapkan skema subsidi bahan bakar untuk membantu sektor-sektor produktif yang paling terdampak kenaikan harga.
Upaya ini dilakukan guna menekan biaya transportasi publik agar tidak memicu inflasi yang lebih tinggi pada sektor barang.
Inisiatif lainnya juga terus digodok agar beban hidup warga Filipina tidak semakin terhimpit oleh situasi geopolitik luar negeri.
Pemerintah Filipina memberikan peringatan keras terhadap pihak-pihak yang mencoba mengambil keuntungan pribadi di tengah masa sulit ini.
Tindakan hukum tegas akan menyasar oknum yang terbukti melakukan penimbunan bahan bakar serta praktik manipulasi harga pasar.
Negara tidak akan menoleransi segala bentuk praktik ambil untung berlebihan yang sengaja mengganggu stabilitas pasokan produk minyak bumi nasional.
Di sisi lain, bantuan finansial nyata mulai dikucurkan untuk melindungi daya beli masyarakat yang bekerja di sektor transportasi.
Baca Juga: Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19
Marcos Jr menyatakan pemerintah akan menyalurkan bantuan sebesar 5.000 peso (sekitar 83 dolar AS) kepada pengemudi ojek dan pekerja transportasi.
Bantuan tersebut diharapkan bisa menjadi bantalan ekonomi bagi para pekerja lapangan dalam menghadapi lonjakan harga bahan bakar harian.
Tidak hanya sektor transportasi, perhatian pemerintah juga diarahkan kepada para produsen pangan yang sangat bergantung pada energi.
Program kesejahteraan sosial berskala besar telah disiapkan khusus untuk menjangkau para petani yang berjuang di lahan pertanian.
Kelompok nelayan juga masuk dalam daftar prioritas penerima manfaat bantuan pemerintah karena biaya melaut yang meningkat drastis.
Langkah komprehensif ini menjadi bukti keseriusan Manila dalam menjaga stabilitas nasional di tengah ketidakpastian keamanan global di Timur Tengah.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
2000 Tentara AS Dikirim Donald Trump ke Timur Tengah, Bersiap Masuki Iran
-
Penjelasan Shell terkait Stok BBM yang Masih Kosong di Seluruh SPBU
-
Serangan Balik, Iran Hujan Rudal Israel Hingga 12 Orang Tewas
-
Tak Sekadar Halalbihalal di Rumah SBY, Puri Cikeas jadi Saksi Cinta Lama Anies-AHY Bersemu Kembali?
-
Iran Makin Terdesak, Negara Teluk Mulai Izinkan Militer Amerika Serikat Gunakan Pangkalan Udara
-
Putra Mahkota Arab Saudi MBS Diklaim Dukung AS - Israel vs Iran Perang Terus
-
BBM Stabil Tapi WFH Digalakkan? Pakar UGM Minta Pemerintah Jujur Soal Kebijakan Kontroversial Ini
-
Media Arab Telanjangi Kasus Mohammad Bagher Ghalibaf: Berkali-kali Gagal Jadi Presiden Iran
-
Kecelakaan Beruntun di Tol Andara: Fortuner Terbalik, Penumpang LCGC Dilarikan ke RS
-
Libur Lebaran Usai, Sistem Ganjil Genap Jakarta Kembali Berlaku Hari Ini