- Juru bicara Khatam al-Anbiya Iran mengecam klaim Donald Trump mengenai kesepakatan damai dengan Iran.
- Iran menolak narasi bahwa konflik telah menghasilkan kesepakatan damai, menganggapnya kekalahan AS.
- Menurut Iran, stabilitas kawasan hanya dapat dijamin melalui kekuatan militer angkatan bersenjata mereka.
Suara.com - Juru bicara Markas Pusat Iran, Ebrahim Zolfaghari melontarkan ejekan menohok terhadap pernyataan Donald Trump terkait klaim adanya kesepakatan damai dengan Iran.
Zolfaghari menilai pernyataan tersebut sebagai upaya menutupi kekalahan militer Amerika Serikat.
“Keunggulan strategis yang Anda banggakan kini berubah menjadi kekalahan strategis,” tegas Zolfaghari dilansir dari Tasnim News.
“Jika bisa keluar dari situasi ini, Anda pasti sudah melakukannya.” tambahnya.
Iran juga menolak narasi bahwa konflik berujung pada kesepakatan.
“Jangan sebut kekalahan Anda sebagai perjanjian,” katanya, menegaskan bahwa Teheran tidak akan pernah berdamai dengan AS-Israel yang dianggap agresor.
Dalam pernyataannya, Iran menyebut dunia kini terbagi dalam dua kubu.
“Ada kubu kebenaran dan kebatilan, dan orang merdeka tidak akan terpengaruh propaganda media Anda,” ujarnya.
Ia juga menyindir kondisi internal Amerika Serikat.
Baca Juga: Menakar Posisi Tawar Iran: Benarkah Makin Kuat Usai Digempur AS dan Israel?
“Apakah konflik internal Anda sudah sejauh ini hingga bernegosiasi dengan diri sendiri?” katanya.
Menurut Iran, stabilitas kawasan hanya bisa dicapai melalui kekuatan militer mereka.
“Stabilitas dijamin oleh kekuatan angkatan bersenjata kami,” tegasnya.
“Perkataan pertama dan terakhir kami jelas, kami tidak akan pernah berdamai dengan Anda, sekarang maupun nanti,” tutupnya.
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
-
Menakar Posisi Tawar Iran: Benarkah Makin Kuat Usai Digempur AS dan Israel?
-
Pemain Selandia Baru Tegaskan Dukungan untuk Iran: Mereka Layak di Piala Dunia 2026
-
Arab Saudi dan UEA Diam-diam Bantu Israel dan AS Perangi Iran
-
Benjamin Netanyahu Diserang Orang Kepercayaan: Jubir Sindir Tas Mewah Sara Netanyahu
-
Ini Prediksi yang Bakal Dialami AS-Israel Pasca Pengangkatan Mohammad Bagher Zolghadr
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal
-
Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?
-
Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan
-
Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim
-
Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!