- Puncak arus balik gelombang kedua diprediksi terjadi pada Minggu, 29 Maret.
- Korlantas siapkan rekayasa lalu lintas hadapi lonjakan arus balik gelombang kedua.
- Empat puluh dua persen pemudik tercatat belum kembali ke wilayah Jakarta.
Suara.com - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri memprediksi puncak arus balik Lebaran Idulfitri 2026 gelombang kedua akan terjadi pada Minggu, 29 Maret mendatang. Hingga saat ini, data menunjukkan sekitar 42 persen pemudik tercatat belum kembali ke Jakarta.
Kakorlantas Polri, Irjen Agus Suryonugroho, menyatakan bahwa sisa pergerakan pemudik yang masih cukup besar tersebut terus dikelola secara intensif oleh petugas di lapangan. Langkah ini diambil guna memitigasi potensi lonjakan kendaraan pada fase kedua arus balik.
"Dimungkinkan pada tanggal 29 Maret nanti akan ada puncak balik yang kedua. Kami sudah dalam posisi siap," ujar Agus kepada wartawan, Kamis (26/3/2026).
Agus menjelaskan bahwa pengamanan tetap dilanjutkan meskipun Operasi Ketupat telah resmi berakhir. Kepolisian kini menerapkan skema Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dengan tetap menyiagakan personel gabungan di sejumlah titik krusial untuk mengatur arus lalu lintas menuju Jakarta.
Selain itu, Korlantas telah menyiapkan berbagai rencana rekayasa lalu lintas, seperti contraflow hingga one way, baik secara parsial maupun nasional.
"Kami sudah menyiapkan emergency plan untuk penerapan one way sepenggal maupun one way nasional guna mengantisipasi kepadatan kendaraan," ungkapnya.
Penerapan rekayasa tersebut akan dilakukan secara situasional berdasarkan pemantauan volume kendaraan secara real-time, khususnya di Gerbang Tol Kalikangkung.
"Jika parameter di Gerbang Tol Kalikangkung sudah mendekati angka 4.000 kendaraan, kami mungkin akan memberlakukan one way. Namun, jika volume masih di bawah 3.800 atau 2.500, jalur ke arah Jakarta maupun arah ke Trans-Jawa masih dapat digunakan secara normal," pungkas Agus.
Baca Juga: Kakorlantas: 42 Persen Pemudik Belum Kembali ke Jakarta hingga Kamis Dini Hari
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Transaksi UMKM Tembus 13 Juta di E-Commerce, Pemulihan Ekonomi Pascabencana Kian Menguat
-
Wamendagri Bima Arya Dorong HIPMI dan Pemda Bersinergi Kembangkan Ekonomi Kreatif
-
Patroli Dini Hari di Pamulang: Remaja Diduga Balap Liar Diamankan, Pesta Miras Dibubarkan
-
Status Honorer Dihapus 2027, FSGI: Jangan Sampai Picu Krisis Guru dan Gaji Tak Layak!
-
Cegah Gesekan El Clasico, Polresta Tangerang Patroli Keliling di Titik Nobar Persija-Persib
-
Hapus Jejak Tiang Monorel, Pramono Anung Buka Perdana CFD Rasuna Said sebagai Ikon Baru Jakarta
-
Usut Jaringan Internasional! 321 WNA Operator Judol Jakbar Dipindahkan ke Imigrasi
-
Polda Metro Kerahkan Ratusan Polis Jaga Ketat HUT GRIB Jaya di GBK
-
Milad GRIB Jaya di GBK, Polda Metro Siagakan Personel Antisipasi Macet dan Kepadatan
-
Puluhan Warga Inggris Korban Wabah Hantavirus Kapal Pesiar Diisolasi Ketat