- Kakorlantas Polri menyampaikan duka cita atas gugurnya personel saat pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 di Semarang.
- Polri memberikan penghargaan kenaikan pangkat anumerta kepada Brigadir Fajar Permana yang meninggal karena kelelahan berat.
- Polda Metro Jaya akan evaluasi kesehatan personel dan pimpinan menginstruksikan pemeriksaan kesehatan rutin pasca kejadian.
Suara.com - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Agus Suryonugroho, menyampaikan duka cita atas gugurnya personel kepolisian saat menjalankan tugas dalam Operasi Ketupat 2026.
“Tentunya kami juga menyampaikan duka yang sangat mendalam. Mohon doa restunya semoga diterima Tuhan Yang Maha Esa,” ujar Agus di Semarang, Kamis.
Ia menegaskan, Polri akan memberikan penghargaan kepada anggota yang gugur sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam menjalankan tugas negara.
Salah satu personel yang mendapat penghargaan adalah Brigadir Fajar Permana dari Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya. Ia akan menerima kenaikan pangkat anumerta dari Kapolri Listyo Sigit Prabowo setelah gugur saat mengawal kelancaran arus mudik Lebaran 2026.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Budi Hermanto, menjelaskan bahwa almarhum diduga meninggal dunia akibat kelelahan fisik yang berat serta gangguan pernapasan setelah bertugas di berbagai titik pelayanan masyarakat.
"Almarhum diduga kuat mengalami kelelahan fisik yang sangat luar biasa (exhaustion) serta gangguan pernapasan, setelah berjaga di titik-titik pelayanan masyarakat tanpa kenal lelah,” kata Budi.
Menurutnya, dedikasi Brigadir Fajar menjadi gambaran nyata pengabdian anggota Polri yang mengutamakan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi.
"Kami sangat kehilangan sosok Bhayangkara muda yang berdedikasi tinggi seperti almarhum Brigadir Fajar Permana. Beliau mengembuskan napas terakhirnya usai menjalankan amanah negara. Dugaan sementara, kondisi fisik almarhum menurun drastis akibat kelelahan setelah bertugas secara maraton di lapangan guna melayani masyarakat," lanjutnya.
Polda Metro Jaya memastikan akan memberikan penghormatan terakhir, memenuhi seluruh hak almarhum, serta menyalurkan santunan kepada keluarga yang ditinggalkan.
Baca Juga: Korlantas Polri Antisipasi Puncak Arus Balik Gelombang Kedua pada 29 Maret
"Kejadian ini menjadi atensi serius bagi pimpinan untuk terus mengevaluasi dan memantau kondisi kesehatan personel yang masih berjaga di lapangan agar kejadian serupa tidak terulang kembali," kata Budi.
Sebagai langkah pencegahan, Kapolda Metro Jaya Asep Edi Suheri telah menginstruksikan tim kesehatan untuk lebih aktif melakukan pemeriksaan rutin di pos pengamanan.
Operasi Ketupat 2026 sendiri telah resmi berakhir pada Rabu (25/3/2026) setelah berlangsung selama 13 hari sejak dimulai pada Jumat (13/3/2026).
(Antara)
Berita Terkait
-
Korlantas Polri Antisipasi Puncak Arus Balik Gelombang Kedua pada 29 Maret
-
Kakorlantas: 42 Persen Pemudik Belum Kembali ke Jakarta hingga Kamis Dini Hari
-
Arus Balik Lebaran 2026 Meledak, InJourney Airports Tambah Ratusan Penerbangan Ekstra
-
Arus Balik H+3, Pemudik Motor Mulai Serbu Jalur Pantura Menuju Jakarta
-
Tol Banyumanik Dipadati Arus Balik Menuju Jakarta
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan