- Anggota Komisi II ingatkan potensi lonjakan mobilitas jika WFH setiap Jumat.
- WFH di hari Jumat berisiko jadi libur panjang yang mengganggu efisiensi BBM.
- DPR minta pemerintah kalkulasi presisi hari WFH demi efisiensi energi nasional.
Suara.com - Anggota Komisi II DPR RI, Muhammad Khozin, mengingatkan pemerintah mengenai potensi lonjakan mobilitas masyarakat jika kebijakan bekerja dari rumah (Work From Home/WFH) satu hari dalam sepekan diterapkan setiap hari Jumat.
Khozin menilai, alih-alih menekan pergerakan warga demi efisiensi Bahan Bakar Minyak (BBM), penetapan WFH pada hari Jumat justru berisiko memicu efek sebaliknya.
"WFH di hari Jumat berpotensi meningkatkan mobilitas masyarakat menjelang akhir pekan karena akan dianggap sebagai libur panjang (long weekend). Hal ini membuat tujuan utama WFH menjadi bias karena aktivitas perjalanan warga tetap tinggi," ujar Khozin kepada wartawan, Kamis (26/3/2026).
Menurut Khozin, konteks kebijakan WFH saat ini sangat berbeda dengan masa pandemi COVID-19. Saat ini, situasi nasional sudah kembali normal tanpa adanya pembatasan sosial (social distancing).
Oleh karena itu, penentuan jumlah serta pemilihan hari WFH harus benar-benar difokuskan pada target efisiensi penggunaan energi secara nyata.
Ia berpendapat bahwa rencana WFH bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun sektor swasta ini seharusnya menjadi momentum bagi pemerintah untuk sekaligus mengendalikan polusi udara dan memperbaiki tata kelola transportasi publik.
"Skema kebijakan WFH harus selaras dengan maksud dan tujuannya. Penentuan jumlah hari, pilihan hari, hingga cakupan wilayah daerahnya wajib dikalkulasi secara presisi. Tujuannya agar target efisiensi BBM tercapai tanpa mengabaikan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat," pungkas Khozin.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
LPSK Buka Suara soal Peluang Sekolah Islam Harapan Ibu Dapat Perlindungan Usai Temuan 995 Senjata
-
Shopee - Tokopedia Tunda Pungut PPh 22, Uang Seller Dikembalikan Mulai 14 Agustus
-
Beda Rice Cooker dan Magic Com, Jangan sampai Salah Pilih untuk Masak Nasi
-
BRIN Kaji Panel Surya Generasi Baru untuk Dorong Kemandirian Energi Indonesia
-
Anggota Geng Motor di Deli Serdang Ditangkap Jual Sabu di Rel Kereta Api
-
Ternyata Ini di Balik Benjamin Netanyahu Tolak 15 Poin Perdamaian Gaza dari Donald Trump
-
Kapal dari Teluk Thailand Bawa 1,3 Ton Ketamine, Disembunyikan di Ruang Rahasia ABK
-
Jebakan Narsisme Kebudayaan: Mengapa Delegasi Mahasiswa Harus Berhenti Sekadar Jadi 'Performer'
-
JPPI Minta Evaluasi Buku Pelajaran Tak Dimanfaatkan untuk Kepentingan Bisnis
-
Dari Kemiren untuk Kemiren: Kiprah Kang Edai Bersama Astra