- Israel mengklaim telah menewaskan Kepala Staf Angkatan Laut IRGC, Alireza Tangsiri, di Bandar Abbas.
- Menteri Pertahanan Israel menyatakan pembunuhan ini merupakan pesan terkait blokade dan ranjau di Selat Hormuz.
- Penutupan jalur Selat Hormuz oleh Iran memicu krisis energi global, terutama di negara-negara Asia.
Suara.com - Israel mengeklaim telah menewaskan Kepala Staf Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) Alireza Tangsiri dalam serangan terbarunya ke negara di Teluk Persia tersebut.
Menteri Pertahanan Israel, Katz kepada The Times of Israel mengatakan pembunuhan Tangsiri adalah pesan kepada seluruh korps IRGC. Ia mengatakan Tangsiri bertanggung jawab atas "blokade dan penyebaran ranjau" di Selat Hormuz.
Sebelumnya dilansir dari kantor berita Türkiye, Anadolu, Israel mengeklaim telah menewaskan Tangsiri dalam serangan pengemboman di Bandar Abbas, sebuah kota pelabuhan dekat Selat Hormuz.
Pihak Iran sendiri belum memberikan keterangan terkait klaim Israel ini.
Selat Hormuz kini menjadi sorotan dunia, setelah jalur strategis di Teluk Persia tersebut secara efektif ditutup oleh militer Iran. Sekitar 20 juta barel minyak melewati selat sempit itu setiap hari sebelum perang antara Isral dan AS melawan Iran pecah pada 28 Februari lalu.
Ditutupnya Selat Hormuz menyebabkan krisis energi global, terutama di Asia. Sebagian besar negara Asia mengimpor minyak dari Timur Tengah dan dibawa menggunakan kapal melalui selat tersebut.
Alhasil tidak hanya harga minyak melonjak, tetapi sejumlah negara di Asia sudah mengalami kekurangan pasokan bahan bakar minyak. Filipina misalnya sudah menyatakan status darurat akibat krisis energi. Sementara beberapa negara seperti Korea Selatan mulai melakukan efisiensi.
Iran sendiri mengatakan bahwa Selat Hormuz tidak ditutup dan akan mengizinkan kapal-kapal untuk melintas selama mereka tidak berafiliasi dengan Amerika Serikat dan Israel.
Baca Juga: Arab Saudi dan UEA Diam-diam Bantu Israel dan AS Perangi Iran
Berita Terkait
-
Pertemuan Trump-Xi Pada Mei Dianggap Tanda Berakhirnya Perang, Gedung Putih Bilang Begini
-
Iran Tutup Laut Merah Bila Tentara AS-Israel Menyerbu, Pasokan Minyak Dunia Putus Total
-
Pemimpin Hizbullah: Tak Ada Damai untuk Israel, Kami Akan Terus Bertempur!
-
2 Nama Pejabat Iran Dihapus dari 'Daftar Bunuh' Selama 5 Hari, Apa Maunya AS-Israel?
-
Netanyahu Sentil Trump soal Iran, Hubungan AS-Israel Memanas
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
Terkini
-
Iran Kirim Proposal Baru ke AS: Tanda Mau Damai atau Strategi Baru?
-
252 Siswa Diduga Keracunan MBG di Pulogebang, Pramono Anung: Sudah Tertangani
-
DPRD DKI Sentil Kantor Pemerintah soal Pilah Sampah: Jangan Cuma Gencar Kampanye
-
Komisi II DPR Tegaskan RUU Pemilu Tetap Jadi Inisiatif Parlemen, Tak Perlu Dialihkan ke Pemerintah
-
Tambora Masuk Daftar RW Kumuh Jakarta, Pramono Akan Siapkan Pembenahan Besar-Besaran
-
Dokumen UFO Cuma Pengalihan Isu, Publik Diminta Jangan Percaya Omong Kosong Trump
-
Jakarta Percantik Rasuna Said Jelang HUT ke-499, Target Jadi Wajah Kota Global
-
Isu Menko Mengeluh Ada 'Dinding Pemisah' dengan Presiden, Amien Rais Beri Kode
-
Dokumen UFO AS Bongkar Objek Misterius Berputar Spiral Pada Ketinggian 41 Ribu Kaki di Asia
-
Dokumen UFO AS Bongkar Dugaan Kebohongan Rusia 25 Tahun Lalu, Apa Itu?