- Polda Metro siapkan rekayasa lalu lintas antisipasi kepadatan angkutan berat Tanjung Priok.
- Pembatasan angkutan berat berakhir 29 Maret, polisi siagakan skema diskresi lalu lintas.
- Rekayasa lalu lintas Tanjung Priok disiapkan guna jamin kelancaran distribusi logistik.
Suara.com - Polda Metro Jaya menyiapkan skema rekayasa lalu lintas di sekitar Pelabuhan Tanjung Priok guna mengantisipasi kepadatan angkutan berat. Langkah ini diambil menyusul berakhirnya masa pembatasan operasional kendaraan logistik selama libur Lebaran.
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Komarudin, menyatakan bahwa pembatasan angkutan berat dijadwalkan berakhir pada 29 Maret 2026. Setelah tanggal tersebut, aktivitas logistik di Pelabuhan Tanjung Priok diprediksi akan melonjak tajam.
“Setelah tanggal 29, mobilitas angkutan barang akan meningkat secara signifikan. Hal ini yang harus kita antisipasi bersama agar tidak memicu kemacetan parah,” ujar Komarudin dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (27/3/2026).
Komarudin menjelaskan bahwa jajarannya telah melakukan rapat koordinasi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, PT Pelindo, serta pemangku kepentingan terkait untuk menangani potensi lonjakan aktivitas tersebut. Hasilnya, disepakati penerapan pola rekayasa lalu lintas dan diskresi yang bersifat situasional.
Skema rekayasa dan diskresi tersebut akan mengacu pada model penanganan tahun sebelumnya, namun tetap disesuaikan dengan dinamika kondisi di lapangan saat ini.
“Kami telah menyiapkan skenario rekayasa dan kebijakan diskresi. Penerapannya nanti akan menyesuaikan dengan dinamika volume kendaraan di lapangan,” tambah Komarudin.
Penerapan langkah-langkah ini diharapkan mampu menjaga kelancaran mobilitas masyarakat sekaligus menjamin kelancaran distribusi logistik di kawasan pelabuhan. Komarudin turut mengimbau masyarakat untuk mengatur waktu perjalanan, menghindari jam-jam sibuk, serta mematuhi arahan petugas di jalan.
“Kami berharap masyarakat dapat menyesuaikan waktu perjalanan dan mengikuti instruksi petugas demi menjaga arus lalu lintas tetap lancar dan terkendali,” pungkasnya.
Baca Juga: Pasokan BBM Dipastikan Aman Selama Arus Balik Lebaran 2026
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Dinilai Punya Kepribadian Baik, Uya Kuya Bakal Pimpin PAN Jakarta
-
Jawab Prabowo Soal Tidak Bisa Bikin Mobil Sendiri, UGM: Kuncinya di Keberpihakan Pemerintah
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Mahfud MD Soroti Kemunduran Demokrasi, Sebut Politik Uang Gerus Penegakan Hukum
-
Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz
-
Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan
-
Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup
-
Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung
-
Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa
-
Tak Relevan, Aksi Reformasi Jilid II Dinilai Bukan Aspirasi Mahasiswa