News / Nasional
Jum'at, 27 Maret 2026 | 10:39 WIB
Ilustrasi pemberlakuan one way pada mudik lebaran. [Dok Suara.com/AI]
Baca 10 detik
  • Korlantas Polri memberlakukan rekayasa lalu lintas one way lokal tahap pertama pada 12 April 2024 untuk antisipasi arus balik Lebaran.
  • Skema satu arah ini diterapkan dari KM 132 hingga KM 70 Tol Trans Jawa, dengan tiga tahap peningkatan skenario.
  • Korlantas melaporkan telah terjadi penurunan signifikan angka fatalitas korban meninggal dunia akibat kecelakaan sebesar 30,4 persen.

Suara.com - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri resmi memulai rekayasa lalu lintas one way lokal tahap pertama untuk menyambut arus balik Lebaran, Jumat (27/3/2026).

Skema satu arah ini diberlakukan mulai dari KM 132 hingga KM 70 Tol Trans Jawa guna mengantisipasi lonjakan volume kendaraan.

Kakorlantas Polri, Irjen Pol. Agus Suryonugroho, memimpin langsung proses clearing jalur sejak pagi hari.

"Pagi ini pukul 07.30 WIB, kami sudah melakukan sosialisasi, langsung clearance dalam rangka menyambut duta-duta arus balik yang diperkirakan pagi ini ada peningkatan arus sehingga kami melakukan one way tahap pertama dari KM 132 ke KM 70. Ini tahap pertama," ujar Irjen Pol. Agus di Posko Command Center KM 29 Tol Cikampek, Jumat (27/3/2026).

Tiga Tahap Skenario One Way

Polri telah menyiapkan tiga skema bertahap untuk memastikan kelancaran arus balik. Jika kepadatan meningkat pada siang hari, one way akan diperpanjang dari KM 169 ke KM 70 (tahap dua), hingga KM 188 ke KM 70 (tahap tiga).

"Jadi, ada tiga tahap. Yang pertama KM 132 ke 70, KM 169 ke 70, KM 188 ke 70," jelasnya.

Tak hanya itu, Korlantas juga menyiapkan skema one way sepenggal (KM 263-70) hingga one way nasional dari Gerbang Tol Kalikangkung (KM 414) jika volume kendaraan menembus angka kritis.

"Demikian juga apabila situasional dari Gerbang Tol Kalikangkung indikatornya sudah hampir 4.000 (kendaraan), kemungkinan juga akan kita buka one way nasional pada hari ini," tambah Agus.

Baca Juga: Berlaku Mulai Hari ini, Cek 9 Ruas Tol yang Dapat Diskon Tarif 30 Persen

Angka Kecelakaan Menurun

Di tengah kesibukan mengatur arus balik, Agus membawa kabar positif terkait tingkat keselamatan jalan raya. Angka fatalitas atau korban meninggal dunia akibat kecelakaan tahun ini mengalami penurunan signifikan sebesar 30,4 persen dibanding tahun lalu.

"Untuk fatalitas korban, fatalitas korban itu peristiwa kecelakaan yang meninggal dunia, ini ada penurunan 30,4 persen. Peristiwa kecelakaan selama Operasi Ketupat ada penurunan 5,3 persen," pungkasnya. (Antara)

Load More