- Korlantas Polri memberlakukan rekayasa lalu lintas one way lokal tahap pertama pada 12 April 2024 untuk antisipasi arus balik Lebaran.
- Skema satu arah ini diterapkan dari KM 132 hingga KM 70 Tol Trans Jawa, dengan tiga tahap peningkatan skenario.
- Korlantas melaporkan telah terjadi penurunan signifikan angka fatalitas korban meninggal dunia akibat kecelakaan sebesar 30,4 persen.
Suara.com - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri resmi memulai rekayasa lalu lintas one way lokal tahap pertama untuk menyambut arus balik Lebaran, Jumat (27/3/2026).
Skema satu arah ini diberlakukan mulai dari KM 132 hingga KM 70 Tol Trans Jawa guna mengantisipasi lonjakan volume kendaraan.
Kakorlantas Polri, Irjen Pol. Agus Suryonugroho, memimpin langsung proses clearing jalur sejak pagi hari.
"Pagi ini pukul 07.30 WIB, kami sudah melakukan sosialisasi, langsung clearance dalam rangka menyambut duta-duta arus balik yang diperkirakan pagi ini ada peningkatan arus sehingga kami melakukan one way tahap pertama dari KM 132 ke KM 70. Ini tahap pertama," ujar Irjen Pol. Agus di Posko Command Center KM 29 Tol Cikampek, Jumat (27/3/2026).
Tiga Tahap Skenario One Way
Polri telah menyiapkan tiga skema bertahap untuk memastikan kelancaran arus balik. Jika kepadatan meningkat pada siang hari, one way akan diperpanjang dari KM 169 ke KM 70 (tahap dua), hingga KM 188 ke KM 70 (tahap tiga).
"Jadi, ada tiga tahap. Yang pertama KM 132 ke 70, KM 169 ke 70, KM 188 ke 70," jelasnya.
Tak hanya itu, Korlantas juga menyiapkan skema one way sepenggal (KM 263-70) hingga one way nasional dari Gerbang Tol Kalikangkung (KM 414) jika volume kendaraan menembus angka kritis.
"Demikian juga apabila situasional dari Gerbang Tol Kalikangkung indikatornya sudah hampir 4.000 (kendaraan), kemungkinan juga akan kita buka one way nasional pada hari ini," tambah Agus.
Baca Juga: Berlaku Mulai Hari ini, Cek 9 Ruas Tol yang Dapat Diskon Tarif 30 Persen
Angka Kecelakaan Menurun
Di tengah kesibukan mengatur arus balik, Agus membawa kabar positif terkait tingkat keselamatan jalan raya. Angka fatalitas atau korban meninggal dunia akibat kecelakaan tahun ini mengalami penurunan signifikan sebesar 30,4 persen dibanding tahun lalu.
"Untuk fatalitas korban, fatalitas korban itu peristiwa kecelakaan yang meninggal dunia, ini ada penurunan 30,4 persen. Peristiwa kecelakaan selama Operasi Ketupat ada penurunan 5,3 persen," pungkasnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Korlantas Siapkan One Way Lokal Jelang Puncak Arus Balik 2829 Maret 2026
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Berlaku Mulai Hari ini, Cek 9 Ruas Tol yang Dapat Diskon Tarif 30 Persen
-
Korlantas Polri Antisipasi Puncak Arus Balik Gelombang Kedua pada 29 Maret
-
Tol Banyumanik Dipadati Arus Balik Menuju Jakarta
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
TAUD Curiga Sidang Militer Jadi Ajang Jebak Andrie Yunus Saat Hadir Bersaksi
-
Bayar Stafsus Pakai Uang Pribadi, Nadiem Ngaku Rugi Tiap Bulan Selama Jadi Menteri
-
Geger Temuan 11 Bayi di Sleman, DPR: Negara Tak Boleh Biarkan Mereka Jadi Korban
-
Polisi Ungkap Penyebab Kematian Pimpinan BPK Haerul Saleh, Bahan Kimia Masih Diselidiki
-
Garudayaksa FC Jadi Sorotan Usai Naik Kasta, DPR: Juara Karena Kualitas, Bukan Perintah Presiden!
-
TNI AL Siapkan Pangkalan untuk Kapal Induk Giuseppe Garibaldi, Target Tiba Sebelum HUT TNI
-
Brimob Polda Metro Jaya Masih Berjaga di Markas Judi Online Hayam Wuruk Jakarta Barat
-
Kemnaker Dorong Kesempatan Kerja Inklusif bagi Penyandang Disabilitas Tuli
-
Wow! Biaya Lahiran Normal di Negara Ini Lebih Mahal dari Rumah
-
JK Diserang Isu Miring, Aliansi Ormas Islam: Mungkin Mau Dirusak