- Dasco Maret 2026 menekankan pentingnya persatuan nasional untuk menuntaskan legislasi dan kebijakan prorakyat.
- Dasco menjamin transparansi revisi UU Ketenagakerjaan melibatkan serikat pekerja dan pengusaha secara kolaboratif.
- Dasco mengawal isu publik seperti Makan Bergizi Gratis hingga desa dan mendorong prioritas RUU PPRT serta Data.
Suara.com - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyerukan pentingnya menjaga persatuan nasional dalam menuntaskan beragam persoalan, baik legislasi maupun kebijakan praktis untuk masyarakat, sepanjang bulan Maret 2026.
Boni Hargens, pengamat politik, menilai kerja-kerja Dasco selama bulan Maret ini lekat dengan upaya menyatkan seluruh kekuatan nasional untuk menuntaskan kebijakan-kebijakan prorakyat.
Terlebih, kata dia, dalam situasi geopolitik saat ini yang menunjukkan ketidakpastian global dan semakin kompleks.
"Semangat persatuan yang digelorakan Pak Sufmi Dasco Ahmad bukan sekadar kebutuhan domestik, tapi juga internasiomnal" kata Boni Hargens, dikutip hari Jumat (27/3/2026).
Berikut sejumlah aksi dan pernyataan strategis Dasco terkait persatuan nasional dan pemecahan masalah publik selama Maret 2026.
1. Menjamin Transparansi UU Ketenagakerjaan di Senayan
Selasa 3 Maret, suasana di Gedung DPR RI sempat hangat oleh kedatangan perwakilan buruh, yang mempertanyakan perihal revisi Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan atau UUK.
Dasco menerima audiensi serikat pekerja di Ruang Rapat Pimpinan, Gedung Nusantara III. Ia menegaskan, tidak akan ada "jalan pintas" dalam revisi aturan ketenagakerjaan.
Karenanya, dia mengatakan revisi UUK itu harus melibatkan semua pihak, termasuk perwakilan para buruh untuk menjamin agar beleid tersebut benar-benar berpihak.
Baca Juga: Pengamat: Dasco Baca Situasi Dunia, Maka Jadi 'Arsitek Pertemuan' Prabowo-Mega
"DPR, pemerintah, serikat pekerja, dan asosiasi pengusaha sudah sepakat untuk duduk bersama supaya kita dapatkan suatu undang-undang yang memang disepakati oleh semuanya. Tidak boleh ada pihak yang merasa ditinggalkan dalam proses teknis ini," kata Dasco seusai pertemuan.
2. Menepis 'Kegaduhan Digital'
Kamis 5 Maret, dalam acara peluncuran buku di kampus Institute Teknologi Bandung atau ITB, Dasco menyerukan agar publik bijak bermedia sosial, sehingga tidak mengganggu persatuan nasional.
Apalagi, kata dia, di media-media sosial lebih banyak menjadi wadah mencaci satu sama lain.
"Saat ini, masyarakat sipil kita tak kompak. Satu sama lain saling mencaci, saling mempertanyakan kebijakan pemerintah secara tak sehat. Dalam media sosial saya lihat sudah tak sehat," kata Dasco.
Ketua Harian Partai Gerindra itu menilai, kondisi masyarakat sipil kini terpecah belah, dan hal tersebut tidak baik untuk demokrasi.
Tag
Berita Terkait
-
Pengamat: Dasco Baca Situasi Dunia, Maka Jadi 'Arsitek Pertemuan' Prabowo-Mega
-
Dasco Tak Gelar Griya Lebaran Tahun ini,: Sebagian Rakyat Masih Berduka
-
Dasco dan Puan Duduk Satu Kursi Dampingi Prabowo-Mega, Sinyal Politik Apa?
-
Dasco Bukber Bareng Aktivis Senior, Serap Aspirasi Hariman Siregar hingga Connie Rahakundini
-
Dasco Ungkap Pembicaraannya dengan Prabowo soal Strategi 'Take Over' Gaza
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah
-
DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M Square
-
Nadiem Tegaskan Tanda Tangan Pengadaan Laptop Ada di Level Dirjen Kemendikbudristek
-
Periksa Plt Walkot Madiun, KPK Dalami Permintaan Dana CSR Hingga Ancaman ke Pihak Swasta
-
Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook
-
Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?
-
Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN
-
Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua
-
Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying
-
Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen