- Peristiwa tragis penemuan tiga jenazah mengenaskan terjadi di Kampung Belau, Kedah, Malaysia pada Kamis, 26 Maret 2026.
- Korban adalah pasangan lansia dan anak mereka yang ditemukan tewas dengan kondisi terpisah dan upaya penghilangan bukti di TKP.
- Dugaan awal mengarah pada sang anak yang memiliki riwayat gangguan mental, kini kasus diselidiki berdasarkan Pasal 302 KUHP.
Suara.com - Tragedi berdarah yang sangat memilukan mengguncang ketenangan warga di Kampung Belau, Merbok, Kedah, Malaysia. Sepasang suami istri lanjut usia ditemukan tewas dalam kondisi yang sangat mengenaskan di kediaman mereka.
Penemuan pada hari Kamis (26/3/2026) ini mengejutkan publik, karena kondisi jenazah yang ditemukan dalam keadaan tidak utuh, dengan bagian kepala dan tubuh yang terpisah.
Identitas korban diketahui sebagai Zikri Abdul Rahman, pria berusia 65 tahun, dan istrinya, Suraya Man, yang berusia 53 tahun.
Selain pasangan suami istri tersebut, ditemukan pula jenazah anak laki-laki mereka yang bernama Muhammad Shakir Zufayri Abdul Aziz, berusia 29 tahun, di lokasi yang sama namun di ruangan yang berbeda.
Berawal dari Bau Busuk
Dikutip dari hmetro.com, kasus ini terungkap setelah warga sekitar mulai menaruh curiga, karena pasangan suami istri tersebut sudah tidak terlihat selama tiga hari berturut-turut.
Ketegangan memuncak ketika aroma tidak sedap mulai tercium menyengat dari arah rumah korban.
Warga kemudian segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Ketua Polisi Daerah Kuala Muda, Asisten Komisioner Hanyan Ramlan menyatakan bahwa laporan dari masyarakat diterima tepat pada tengah malam.
Baca Juga: PM Malaysia Anwar Ibrahim ke Jakarta, Ingin Bertemu Prabowo Bahas Dampak Konflik Asia Barat
"Polisi menerima informasi dari masyarakat pada pukul 12.30 tadi malam yang memberitahukan bahwa pasangan suami istri yang tinggal di rumah tersebut sudah tidak terlihat selama tiga hari dan ada bau busuk di sekitar rumah," ujar Hanyan dalam konferensi pers yang digelar di Balai Polis Merbok.
Kondisi Jenazah yang Mengenaskan
Begitu petugas tiba di lokasi, mereka mendapati rumah dalam keadaan gelap gulita dan terkunci rapat dari dalam.
Karena situasi yang mencurigakan, polisi terpaksa merusak pintu untuk masuk ke dalam rumah dua tingkat tersebut. Di sanalah pemandangan mengerikan ditemukan oleh petugas di area dapur.
"Penyelidikan di lokasi menemukan bahwa rumah itu gelap, tercium bau yang menyengat, dan pintu terkunci dari dalam," tambah Hanyan.
Setelah berhasil masuk, polisi menemukan jenazah Zikri dan Suraya yang telah dibungkus menggunakan permadani dan kain di area dapur.
Berita Terkait
-
PM Malaysia Anwar Ibrahim ke Jakarta, Ingin Bertemu Prabowo Bahas Dampak Konflik Asia Barat
-
Di Tengah Blokade Iran, Malaysia Dapat Jalur Khusus Lewati Selat Hormuz
-
PM Malaysia Anwar Ibrahim Kunjungi Jakarta, Polda Metro Siapkan Pengamanan Rute VVIP
-
Malaysia Pangkas Kuota BBM Subsidi RON 95 Mulai April 2026, Ini Dampaknya bagi Konsumen dan Ekonomi
-
Beda Nasib Indonesia dan Malaysia di Selat Hormuz, Kenapa Pemerintah Tak Mampu Lobi Iran?
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
BGN Sebut MBG Gerakkan Ekonomi Hingga Rp16,8 Miliar per Hari di Kalbar
-
Hilmar Farid: Ada Gap Pengetahuan Antara Jaksa dan Nadiem Makarim di Kasus Chromebook
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Jabar Sudah Bisa Bayar Pajak Kendaraan via WhatsApp, Jakarta Kapan?
-
Bukan 3 Orang, Ternyata Kejagung Kasasi 8 Bankir yang Divonis Bebas di Kasus Sritex
-
Kunjungi Lampung Selatan, Staf Ahli TP PKK Yane Ardian Apresiasi Komitmen Daerah Tangani Zero Dose
-
Kasus PRT Benhil: Pernyataan Penyidik Dinilai Reduksi Kesalahan Pelaku
-
15 Tahun Jaga Rel Tanpa Status, Penjaga Perlintasan Minta Palang Kereta Resmi yang Layak
-
Masuk Kelompok Ekonomi Terbawah, 11 Ribu Nama Dibuang dari Daftar Penerima Bansos