Suara.com - Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) meninjau calon lokasi Sekolah Rakyat di Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) dan Balai Pendidikan dan Pelatihan Penerbangan (BP3) Curug, Kabupaten Tangerang, Banten, Jumat (27/3/2026).
Lokasi ini menjadi titik terakhir dari rangkaian peninjauan tiga calon lokasi Sekolah Rakyat rintisan yang dilakukan Gus Ipul hari itu, setelah sebelumnya mengunjungi Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) di Marunda dan Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lembaga Administrasi Negara (STIA LAN) di Penjompongan.
Gus Ipul hadir didampingi Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono, Sekretaris Jenderal Kemensos Robben Rico, Kepala Biro Umum Salahudin Yahya, serta jajaran Staf Khusus dan Tenaga Ahli Menteri. Turut hadir Kepala Badan Pengembangan SDM Perhubungan Suharto, Plt. Sekretaris BPSDMP Ali Fikri, Sekretaris Jenderal Kementerian Pekerjaan Umum Wida Nurfaida, Sesditjen Prasarana Strategis Kementerian PU Essy Asiani, Direktur BP3 Curug Sukahir, serta Direktur PPI Curug Megi Hudi Helmiadi.
“Alhamdulillah dari tiga titik yang kita lihat hari ini, itu semuanya telah siap untuk digunakan pada bulan April tahun 2026,” kata Gus Ipul.
Menurut Gus Ipul, lokasi di Curug memiliki nilai lebih karena bukan hanya siap dipakai untuk sekolah rakyat rintisan, tetapi juga memiliki peluang besar untuk pengembangan sekolah permanen.
“Sekolah rakyat rintisan itu tentu menggunakan gedung sementara. Sementara saat ini sudah ada 100 lebih gedung permanen sekolah rakyat yang sedang dibangun oleh Kementerian PU di berbagai kabupaten dan kota seluruh Indonesia,” ujarnya.
Gus Ipul menjelaskan, di Curug terdapat dukungan lahan yang luas, fasilitas pendidikan yang telah terbentuk, serta sarana penunjang yang relatif siap. Karena itu, kawasan ini dinilai potensial untuk dikembangkan bertahap.
Dari hasil peninjauan, BP3 Curug memiliki lahan dan bangunan seluas 11,735 hektare. Fasilitas dasarnya dinilai layak pakai, dengan dukungan jaringan listrik, sumber air, akses jalan beraspal, ruang kelas, asrama, ruang makan, fasilitas kesehatan, serta sarana olahraga. Sementara di kawasan PPI Curug tersedia lahan kosong seluas 6,5 hektare yang dapat dipertimbangkan untuk pembangunan sekolah rakyat permanen.
Kementerian PU pun memastikan kesiapan mendukung percepatan penyelenggaraan sekolah rakyat di lokasi tersebut. Sekretaris Jenderal Kementerian PU Wida Nurfaida mengatakan, secara umum kondisi bangunan di Curug sangat memungkinkan untuk digunakan.
Baca Juga: Kemensos dan PT Pos Targetkan Penyaluran Bansos Bencana Sumatra Tuntas Sebelum Lebaran
“Secara struktur sangat layak. Tinggal kita perbaikan sedikit dari estetika, mekanikal dan elektrikal saja, selebihnya dipastikan kami siap bisa menyelesaikan di bulan April ini,” kata Wida.
Wida menambahkan, selain untuk kebutuhan rintisan, pihaknya juga sudah mulai melihat titik-titik yang bisa disiapkan untuk pengembangan ke depan.
Kepala Badan Pengembangan SDM Perhubungan Suharto menyatakan kesiapan Kementerian Perhubungan untuk berkontribusi lebih luas dalam program Sekolah Rakyat. Ia menyebut BPSDMP Perhubungan memiliki 22 sekolah kedinasan dengan karakter fasilitas yang serupa.
“Kami mempunyai 22 sekolahan dan tentunya kami siap berkontribusi untuk menyukseskan sekolah rakyat sesuai dengan arahan Bapak Presiden,” kata Suharto.
Gus Ipul menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Perhubungan yang telah mendukung perluasan sekolah rakyat rintisan, setelah sebelumnya Kemensos memanfaatkan gedung milik Kemensos, Kementerian Ketenagakerjaan, dan pemerintah daerah.
“Untuk kali ini kami bersyukur ini adalah gedung-gedung Kementerian Perhubungan,” ujarnya.
Dengan tambahan titik-titik baru di Jakarta dan sekitarnya, Gus Ipul berharap penambahan kapasitas sekolah rakyat rintisan bisa segera direalisasikan mulai tahun ini sesuai arahan Presiden Prabowo.
“Ada kira-kira antara 500 sampai 600 siswa sekolah rakyat bisa ditampung di beberapa titik itu yang nanti insyaallah kalau ditambah dengan bulan Juli 2026 mencapai lebih dari 1.000 siswa yang bisa ditampung di titik-titik rintisan sekolah rakyat yang kita usulkan di berbagai daerah sekitar Jakarta,” pungkasnya.***
Berita Terkait
-
Efisiensi Anggaran, Gus Ipul Ajak Pegawai Kemensos Naik Kendaraan Umum hingga Sepeda Sekali Sepekan
-
Kemensos Desain Ulang Pola Kerja untuk Efisiensi dan Produktivitas Digital
-
Kemensos dan PT Pos Targetkan Penyaluran Bansos Bencana Sumatra Tuntas Sebelum Lebaran
-
Kemensos Gelar Operasi Katarak Gratis di Bekasi
-
Bantuan Untuk Korban Bencana Sumatra Masih Berlanjut, Total Kemensos Telah Gelontorkan Rp 2,56 T
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA
-
Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah
-
Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?
-
Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!
-
Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat
-
Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan
-
Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai
-
Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi