-
Sebelas warga sipil terluka akibat hantaman rudal Iran di desa Eshtaol dekat Beit Shemesh.
-
Serangan langsung tersebut menghancurkan rumah keluarga dan kendaraan di pemukiman penduduk Israel setempat.
-
Konflik besar ini melibatkan Iran melawan kekuatan militer Amerika Serikat serta pemerintah Israel.
Suara.com - Eskalasi perang di kawasan Timur Tengah kini semakin memanas dan memasuki fase yang sangat mengkhawatirkan.
Sebuah desa di wilayah Israel menjadi sasaran langsung hantaman rudal yang diluncurkan oleh militer Iran.
Peristiwa mencekam ini terjadi pada hari Sabtu tanggal 28 Maret 2026 di tengah konflik yang memanas.
Akibat dari ledakan hebat tersebut tercatat sebanyak sebelas orang warga setempat mengalami luka-luka cukup serius.
Insiden berdarah ini berlangsung tepat saat peperangan antara Iran melawan koalisi Israel-Amerika memasuki bulan kedua.
Lokasi Serangan Udara di Eshtaol
Titik ledakan diketahui berada di area pemukiman padat penduduk tepatnya di desa kecil bernama Eshtaol.
Wilayah tersebut terletak tidak jauh dari distrik Beit Shemesh yang menjadi zona terdampak serangan udara.
Eshtaol sendiri sebelumnya pernah memiliki catatan kelam akibat serangan serupa yang merenggut nyawa sembilan orang.
Baca Juga: Jutaan Rakyat AS Demo Massal, Aksi "No Kings" Tuntut Donald Trump Mundur dari Presiden
Pada tragedi terdahulu tersebut empat orang di antara korban yang meninggal dunia merupakan anak-anak kecil.
Kini trauma warga desa kembali bangkit setelah rudal Iran kembali menghujam tanah pemukiman mereka tersebut.
Kerusakan Parah Bangunan dan Fasilitas
Laporan dari jurnalis AFP di lapangan menunjukkan pemandangan yang sangat memprihatinkan di lokasi kejadian Sabtu.
Sejumlah bangunan permanen dilaporkan mengalami kerusakan struktural yang sangat parah akibat kekuatan ledakan rudal.
Puing-puing yang terdiri dari material logam dan beton tampak berserakan memenuhi jalanan di sekitar lokasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Biar Nggak Merasa Ketipu, Ini Alasan Hukum Kenapa Kuota Internet Kamu Hangus Saat Masa Aktif Habis
-
Bukan 18 Tahun, Nadiem Makarim Bongkar Hitungan Jaksa: Total Saya Dituntut 27 Tahun Penjara!
-
Prabowo Bangga, Gaji Hakim RI Naik 280 Persen dan Kini di Atas Malaysia
-
Prabowo Tantang Satgas PKH: Takut Bandit atau Berani Bela Rakyat?
-
Budisatrio Djiwandono Siap Hadirkan Para Dubes untuk Simak Sinergi Karang Taruna - Sekolah Rakyat
-
Dituding Lamban oleh DPR, KNKT Bongkar Alasan Investigasi Kereta Bekasi Tak Kunjung Usai
-
Staf Ahli TP PKK Yane Ardian Minta Pemda Perkuat UP2K dan Berdayakan Lansia
-
Jakarta-Kelantan Sepakat Perkuat Kerja Sama, Penerbangan Langsung Dimulai 16 Juni
-
Jaksa Tuntut Nadiem Bayar Uang Pengganti Rp 5,6 Triliun
-
Bongkar Modus Birokrat 'Kickback' Perizinan, Prabowo Mau Efisiensi Izin 2 Tahun jadi 2 Minggu