News / Internasional
Selasa, 31 Maret 2026 | 10:33 WIB
ILUSTRASI Tiga prajurit TNI di Lebanon gugur akibat dua serangan terpisah di tengah konflik bersenjata. (Gemini)
Baca 10 detik
  • Tiga prajurit TNI gugur dalam dua serangan terpisah di wilayah Lebanon selatan.

  • PBB melakukan penyelidikan mendalam terkait ledakan misterius yang menghancurkan kendaraan patroli Indonesia.

  • Mabes TNI sedang mengupayakan proses pemulangan jenazah Praka Farizal Rhomadhon ke Indonesia.

"Ini adalah dua insiden terpisah dan kami sedang menyelidikinya sebagai dua insiden terpisah," kata juru bicara UNIFIL, Kandice Ardiel.

Tim investigasi internal sedang dikerahkan untuk menyisir lokasi kejadian guna mengumpulkan berbagai bukti fisik di lapangan.

Pernyataan tegas juga datang dari Lacroix yang mengecam keras segala bentuk tindakan kekerasan terhadap tim medis.

Ia menuntut agar semua aktivitas militer yang membahayakan nyawa para penjaga perdamaian global segera dihentikan sepenuhnya.

Keamanan personel internasional kini menjadi prioritas utama di tengah eskalasi konflik yang terus memanas di perbatasan.

Misi utama UNIFIL di Lebanon selatan adalah memantau stabilitas keamanan di sepanjang garis demarkasi dengan Israel.

Kawasan tersebut memang dikenal sebagai zona merah karena sering menjadi arena pertempuran antara Israel dan Hizbullah.

Keberadaan milisi yang didukung oleh Iran di wilayah itu menciptakan tensi tinggi bagi setiap pasukan penjaga keamanan.

Saat ini tercatat ada sekitar 10.000 pasukan penjaga perdamaian dari berbagai penjuru dunia yang bertugas di sana.

Baca Juga: 10 Potret Praka Farizal Rhomadhon yang Tewas karena Serangan Israel di Lebanon

Indonesia sendiri menjadi salah satu kontributor terbesar dengan mengirimkan sekitar 1.200 personel TNI aktif untuk misi tersebut.

Mayjen Aulia Dwi Nasrullah selaku Kapuspen TNI memberikan rincian terkait identitas salah satu korban yang gugur sebelumnya.

Prajurit yang meninggal pada hari Minggu diketahui merupakan bagian dari Kompis C UNP 7-1 Satgas Yonmek XXIII-S.

Nama prajurit yang telah berkorban demi misi perdamaian tersebut diidentifikasi sebagai sosok bernama Praka Farizal Rhomadhon.

Mabes TNI saat ini sedang mengurus seluruh proses administratif agar jenazah almarhum dapat segera dipulangkan ke tanah air.

Keluarga korban di Indonesia telah diinformasikan mengenai musibah ini dan sedang menunggu kepulangan jenazah dengan duka mendalam.

Load More