- TPS Rawadas Jakarta Timur mengalami penumpukan sampah tinggi akibat keterbatasan armada pengangkut sejak menjelang Lebaran.
- Warga Pondok Kopi mendesak penambahan truk pengangkut sebab kondisi sampah mengganggu kenyamanan dan kesehatan.
- Krisis diakibatkan kendala teknis TPST Bantargebang membuat truk tidak dapat membuang muatan, lalu kembali tanpa menjemput.
Ketua RW 02 Pondok Kopi, Ninu Hadi Purwanto, menjelaskan bahwa mandeknya pengangkutan ini disebabkan oleh kendala teknis di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang.
"Hari ini menumpuk seperti ini karena tidak ada truk yang merapat ke TPS, sehingga sampah menumpuk hingga setinggi dua sampai empat meter," kata Ninu Hadi Purwanto, Selasa.
Hadi menyebutkan, distribusi sampah dari warga ke TPS tetap berjalan normal demi menjaga kebersihan lingkungan perumahan. Namun, masalah besar muncul saat sampah-sampah tersebut harus dikirim ke Bantargebang.
Sejumlah truk yang sudah bermuatan penuh dikabarkan tidak bisa langsung membuang muatannya di Bantargebang, sehingga terpaksa kembali ke pool dinas dalam kondisi tetap terisi.
Akibatnya, truk tidak bisa menjemput sampah baru di TPS-TPS seperti Rawadas.
Warga berharap pemerintah daerah memberikan perhatian serius dan tindakan cepat. Jika tidak segera diatasi, gunung sampah di Rawadas bukan hanya merusak estetika kota, tetapi juga menjadi bom waktu bagi kesehatan masyarakat sekitar. (Antara)
Berita Terkait
-
Sampah Menggunung di TPS Rawadas, Warga Keluhkan Bau Menyengat dan Akses Terganggu
-
Bantargebang Sudah Kritis, Pramono Anung Bakal Sanksi Warga Jakarta yang Tak Pilah Sampah
-
Bantargebang Sudah Sesak, DPRD DKI Minta Pasar Jaya Percepat Pengolahan Sampah Mandiri
-
Jakarta Darurat Sampah
-
Sampah Bantargebang Memakan Korban: Jangan Sampai Kita Jadi 'Target' Berikutnya Gara-Gara Plastik
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak
-
Wamensos Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kulon Progo, Progres Capai 91 Persen
-
Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan
-
Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Bertambah, 3 Taruna Meninggal Dunia
-
Diduga Didiskriminasi Sekolah, Pendidikan Siswa Disabilitas Psikososial Ini Terancam
-
Terdakwa TPPU Sebut Ada Permintaan Dana Pilpres Rp21,5 M, Nama Eks Pangdam Terseret
-
Label A-D Dinilai Membingungkan, BPOM Diminta Revisi Peraturan Nilai Gizi
-
Keras Koalisi Sipil di Hari Bhayangkara: Polisi Alat Rakyat, Bukan Partai Cokelat!
-
Parkir Ditutup Tenda Didirikan, PN Jaktim Antisipasi Massa Pendukung Sidang Perdana dr Tifa
-
Dari Pajero ke Land Cruiser, Bupati Kuansing Disebut 'Main' Jual Beli Jabatan Sejak 2021