- Konflik Timur Tengah menyebabkan pembatalan 770 penerbangan internasional menuju Jakarta, Bali, dan Medan selama periode Maret 2026.
- Gangguan tersebut berpotensi menghilangkan 60 ribu kunjungan wisatawan mancanegara dengan kerugian devisa negara mencapai Rp2,04 triliun.
- Kementerian Pariwisata menerapkan strategi diversifikasi pasar dan penguatan promosi untuk menjaga target kunjungan wisatawan tahun 2026.
Suara.com - Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengungkap dampak konflik di Timur Tengah terhadap sektor pariwisata Indonesia, termasuk pembatalan ratusan penerbangan internasional menuju sejumlah kota di Tanah Air.
Penutupan wilayah udara Iran pada periode 28 Februari hingga 28 Maret 2026 disebut mengganggu jalur penerbangan dari enam hub utama, yakni Abu Dhabi, Doha, Dubai, Jeddah, Madinah, dan Muscat.
Akibatnya, sekitar 770 penerbangan menuju Jakarta, Bali, dan Medan dibatalkan.
Kondisi ini diperkirakan berdampak pada potensi kehilangan sekitar 60 ribu kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia, dengan nilai devisa yang tidak terealisasi mencapai sekitar Rp2,04 triliun.
“Dinamika geopolitik global tentu memberikan tekanan terhadap sektor pariwisata. Namun kami terus melakukan langkah-langkah mitigasi agar target kinerja pariwisata nasional tetap terjaga,” ujar Widiyanti.
Selain gangguan penerbangan, tekanan terhadap sektor pariwisata juga datang dari lonjakan harga energi global. Harga minyak mentah dunia tercatat naik lebih dari 52 persen dalam satu bulan, dari sekitar 67 dolar AS per barel menjadi lebih dari 102 dolar AS per barel.
Kenaikan tersebut berdampak pada biaya transportasi, termasuk penerapan fuel surcharge oleh maskapai internasional serta peningkatan tarif moda transportasi lintas negara.
Menghadapi situasi tersebut, Kementerian Pariwisata menyiapkan sejumlah strategi mitigasi untuk menjaga target 16–17,6 juta kunjungan wisman pada 2026.
Langkah yang dilakukan antara lain mengalihkan fokus pasar ke kawasan Asia Tenggara, Asia Timur, serta pasar medium-haul. Pemerintah juga memperkuat kampanye digital internasional dan mengoptimalkan kerja sama dengan maskapai yang memiliki rute langsung ke Eropa dan Amerika.
Baca Juga: Belanja Tetap Ramai, OECD Prediksi Ekonomi RI Tumbuh 4,8% pada 2026
Selain itu, promosi wisata nusantara turut diperkuat guna menjaga tingkat hunian destinasi di dalam negeri, termasuk melalui penyelenggaraan event lintas batas di kawasan perbatasan.
“Di tengah tekanan global, kita perlu bergerak lebih adaptif. Diversifikasi pasar, penguatan promosi, dan optimalisasi wisata nusantara menjadi kunci agar sektor pariwisata tetap menjadi penggerak ekonomi nasional,” kata Widiyanti.
Ia menambahkan, pencapaian target pariwisata nasional membutuhkan dukungan lintas kementerian dan lembaga, termasuk melalui pemberian insentif penerbangan, kebijakan bebas visa kunjungan, penambahan kapasitas kursi penerbangan, serta penguatan anggaran promosi pariwisata.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Warga Jakarta Catat! CFD Rasuna Said Rehat Sejenak, Bakal Comeback Lebih Kece di Juni 2026
-
Tito Karnavian Dampingi Prabowo Luncurkan Operasional 1.061 KDKMP di Jawa Timur
-
Kepala BPKP Gemetar Lapor Korupsi di Lingkaran Presiden, Prabowo: Mau Orang Saya, Tidak Ada Urusan!
-
Ketua RW Sebut Bukan Warga Lokal, Siapa Belasan Orang yang Keroyok Dico hingga Tewas di Grogol?
-
Pernyataan Prabowo Bikin Riuh, Sebut 'Mbak Titiek' Pusing Gara-gara Dolar
-
Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum, Tak Perlu Khawatir Soal Dolar
-
AS Takut Disadap? Rombongan Trump Buang Semua Barang China Sebelum Naik Air Force One
-
Usai Temui JK, Anies Baswedan Beri Komentar Santai Terkait Putusan MK Soal IKN
-
Ray Rangkuti: DPN Dinilai Perkuat Dominasi Militer di Ruang Sipil
-
Prabowo Akui Program MBG Banyak Masalah, Sebut Ada Pimpinan Tidak Kuat jika Berurusan dengan Uang