- Sejumlah wilayah DKI Jakarta mengalami penumpukan sampah pasca Idulfitri 2026 akibat kendala operasional di TPST Bantargebang yang belum normal.
- Lokasi penumpukan sampah signifikan tersebar di wilayah Jakarta Timur, Jakarta Barat, hingga Jakarta Selatan, termasuk di beberapa pasar.
- Gubernur Pramono Anung menambah armada truk pengangkut untuk mempercepat pembersihan sampah di titik-titik krusial guna menghindari gangguan kesehatan warga.
Suara.com - Sejumlah wilayah di DKI Jakarta terpantau dikepung tumpukan sampah yang menggunung selepas libur Idulfitri 2026.
Kondisi memprihatinkan ini dipicu oleh lonjakan volume limbah rumah tangga dan pasar yang tidak sebanding dengan kecepatan pengangkutan ke tempat pembuangan akhir, imbas pembatasan kapasitas di TPST Bantargebang selepas insiden longsor beberapa waktu lalu.
Di Jakarta Timur, penumpukan paling mencolok dilaporkan terjadi di TPS Rawadas, Pondok Kopi, yang tingginya sempat mencapai kisaran empat meter.
Masalah serupa juga terjadi di TPS Cipinang dan Pasar Induk Kramat Jati akibat ritase pengangkutan yang belum kembali normal.
Selain Jakarta Timur, tumpukan sampah juga ditemukan di Jakarta Barat, tepatnya di sekitar Pasar Kopro serta titik buang liar di kawasan Tambora dan Semanan.
Kawasan Jakarta Selatan seperti Pasar Minggu dan area sekitar TPU Tanah Kusir pun tak luput dari pemandangan tumpukan sampah yang mulai mengeluarkan aroma tidak sedap.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengakui bahwa persoalan limbah di ibu kota saat ini memang belum tertangani secara menyeluruh.
"Untuk sampah, memang belum semuanya selesai. Tetapi sampah yang ada di TPS-TPS mulai berkurang," ujarnya saat memberikan keterangan terkait situasi terkini sampah Jakarta di Balai Kota DKI, Rabu (1/4/2026).
Pramono membenarkan bahwa kendala utama saat ini memang bersumber dari fungsi zona pembuangan di TPST Bantargebang yang belum sepenuhnya normal.
Baca Juga: Jurus Pramono Cegah ASN Jakarta 'Keluyuran' Saat WFH Jumat, Ini yang Bakal Dilakukan
Namun, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah melakukan langkah taktis dengan menambah armada pengangkut untuk mengurai gunungan sampah di titik-titik krusial.
"Contohnya yang di Kramat Jati kemarin, secara khusus kami tambah 20 truk baru untuk mengurangi itu," imbuh Pramono.
Pemprov DKI Jakarta kini terus berupaya melakukan akselerasi pembersihan agar tumpukan sampah tersebut tidak menimbulkan gangguan kesehatan bagi warga.
"Mungkin perlu waktu sebentar lah, sebentar lagi akan terselesaikan," janji Pramono penuh optimisme.
Berita Terkait
-
Jurus Pramono Cegah ASN Jakarta 'Keluyuran' Saat WFH Jumat, Ini yang Bakal Dilakukan
-
Pramono Anung: Pelayanan Publik Jakarta Tak Ikut WFH Tiap Jumat
-
Gubernur DKI Tunggu Kepastian Pusat soal WFA ASN
-
Pramono Akui Laporan JAKI Banyak Mandek, Kasus Zebra Cross Tebet Disorot
-
Pramono Minta Maaf Soal Zebra Cross Tebet, Janji Perbaikan Sesuai Standar
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
3 Contoh Teks Sambutan Ketua RT untuk Malam Tirakatan 17 Agustus 2026, Singkat dan Berkesan!
-
UMKM Perempuan Aceh untuk Naik Kelas Berkat Sinergi PNM dan OJK
-
Bareskrim ke Nagoya Food Court Batam, Gerebek Diduga Sarang Perjudian
-
Kidung Para Pencari: Menemukan Makna di Tengah Riuh Kehidupan
-
Ketika Kereta Api Melintas di Pulau Sulawesi, Jauh Sebelum Indonesia Merdeka
-
Upacara Bendera Sila Ke Berapa? Ini Makna dan Penerapan Nilai Pancasila Sehari-hari
-
OK! Madam: Bon Voyage, Aksi Seru Mantan Agen Rahasia Menyelamatkan Kapal!
-
CIMB Niaga Catat Kredit Tumbuh 6,6% Jadi Rp247,2 Triliun di Semester I 2026
-
Ortuseight Playday Hadir di 6 Kota, Dorong Pembinaan Futsal Pelajar
-
Kuliner Wisata Kemiren Meluapkan Limbah Sapi Biogas Desa