- Gubernur DKI Jakarta meminta maaf atas keterlambatan perbaikan zebra cross di Tebet akibat penyesuaian standar teknis.
- Warga Tebet berinisiatif menggambar ulang zebra cross, namun perbaikan resmi harus mengikuti standar global dan aturan berlaku.
- Hilangnya marka disebabkan pemeliharaan jalan akhir 2025; perbaikan prioritas dijadwalkan dalam program pemeliharaan marka 2026.
Suara.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat terkait lambatnya penanganan perbaikan zebra cross di kawasan Tebet, Jakarta Selatan.
“Kami minta maaf untuk itu,” ungkap Pramono di Balai Kota, Selasa.
Meski demikian, Pramono tetap mengapresiasi inisiatif warga yang secara mandiri menggambar ulang zebra cross di lokasi tersebut. Ia menilai langkah tersebut menunjukkan kepedulian masyarakat terhadap keselamatan pengguna jalan.
Namun, ia menegaskan bahwa pembuatan zebra cross tidak bisa dilakukan sembarangan karena harus mengikuti standar dan aturan yang berlaku secara global.
“Untuk zebra cross kreativitas warga, saya mengucapkan terima kasih. Hanya memang zebra cross itu kan juga ada aturan mainnya, sehingga yang sekarang terjadi di lapangan, kami sempurnakan lagi, kami kembalikan kepada aturan yang memang sudah diatur,” ujar Pramono.
Sebelumnya, Dinas Bina Marga DKI Jakarta juga mengapresiasi aksi warga yang melakukan pengecatan zebra cross di Jalan Soepomo, Tebet. Namun, instansi tersebut menegaskan bahwa seluruh marka jalan harus dibuat sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dan standar teknis.
"Hal ini penting untuk memastikan aspek keselamatan seluruh pengguna jalan, baik pejalan kaki maupun pengendara kendaraan bermotor, serta mencegah potensi distraksi yang dapat mengganggu konsentrasi berkendara," kata Kapusdatin Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Siti Dinarwenny.
Ia menjelaskan, hilangnya zebra cross di lokasi tersebut disebabkan oleh pekerjaan pemeliharaan jalan dan peningkatan trotoar pada akhir 2025, yang membuat marka lama tertutup lapisan aspal baru.
Selain itu, pemasangan marka tidak bisa dilakukan segera setelah pengaspalan. Material thermoplastic yang digunakan membutuhkan waktu pengeringan optimal agar dapat menempel dengan baik dan tahan lama.
Baca Juga: Avenged Sevenfold Dikonfirmasi Bakal Guncang JIS Oktober 2026, Cek Harga Tiketnya
Sebagai tindak lanjut, Dinas Bina Marga telah memasukkan lokasi tersebut sebagai prioritas dalam program pemeliharaan marka jalan tahun 2026, termasuk pembangunan kembali zebra cross dalam waktu dekat.
Berita Terkait
-
Avenged Sevenfold Dikonfirmasi Bakal Guncang JIS Oktober 2026, Cek Harga Tiketnya
-
Bank di Jakarta Bangkrut, OJK Langsung Cabut Izin Usaha
-
Jakarta Mulai Sepi Pendatang? Ini Data Mengejutkan Pascalebaran Dua Tahun Terakhir
-
DPRD DKI Soroti TPS Ilegal hingga Parkir Liar, Desak Pemprov Benahi Lingkungan
-
Bukan Pemain Abroad, Sosok Ini Satu-satunya Tak Tergantikan di 2 Laga Timnas Indonesia
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
Terkini
-
Cocok Ditonton Keluarga 9-10 Oktober, Drama Musikal Sirena Angkat Kisah Putri Duyung Terdampar
-
Presiden Prabowo Kirim 50 Ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT
-
Gus Rozin: NU Perlu Lebih Banyak Mendengar Suara dari Jamaah di Luar Jawa
-
Waspada, 159 Desa dan Kelurahan Berpotensi Rawan Karhutla di Riau
-
3 Zodiak Paling Beruntung 17-23 Agustus 2026, Rezeki dan Asmara Lancar
-
Gempa NTT Tewaskan 38 Orang, Rumah hingga Bandara dan Pelabuhan Rusak
-
Hempas Kerutan Dahi Tanpa Botox! Spesialis Akupuntur Bongkar Teknik Pijat agar Wajah Awet Muda
-
Merayakan Kemerdekaan dengan Cara Baru, dari Lomba Panjat Pinang hingga Menjelajahi Indonesia
-
Ketua DPRD dan Sekda Kuansing Dicecar KPK Soal Pengembalian Amplop Raja Juli
-
Gara-gara Tuduhan Curi Sawit, Nyawa Satpam Way Kanan Melayang di Tangan Tetangga