-
Donald Trump mengirim kapal induk nuklir USS George HW Bush guna menghadapi ancaman Iran.
-
Kapal seharga Rp105,4 triliun ini berangkat dari Virginia untuk memperkuat militer di kawasan.
-
Formasi tiga kapal induk AS siap mendominasi kekuatan tempur laut di wilayah Timur Tengah.
Strategi Washington kali ini melibatkan penggabungan beberapa kelompok tempur kapal induk sekaligus di satu titik.
Nantinya, USS George HW Bush akan bersanding dengan kekuatan kapal induk USS Abraham Lincoln di kawasan.
Tidak hanya itu, kapal induk USS Gerald R Ford juga dikabarkan berada dalam barisan formasi tersebut.
Skenario ini memungkinkan Amerika Serikat menempatkan tiga kapal induk raksasa secara bersamaan di Timur Tengah.
Konsentrasi kekuatan sebesar ini jarang terjadi dan menunjukkan keseriusan pihak Gedung Putih dalam bertindak.
Secara teknis, USS George HW Bush memiliki dimensi panjang yang mencapai angka 1.092 kaki atau 333 meter.
Kapal perang ini memiliki bobot raksasa yang tercatat melebihi angka 100.000 ton saat beroperasi.
Sistem penggerak utamanya mengandalkan teknologi mutakhir berupa dua unit reaktor nuklir yang sangat efisien.
Teknologi nuklir ini membuat kapal mampu berlayar selama dua dekade tanpa perlu mengisi bahan bakar.
Baca Juga: Indonesia WFA, Korea Selatan Pakai Cara Ini Bikin Karyawan Hemat BBM Meski Kerja Full WFO
Ketahanan operasional lebih dari 20 tahun menjadi keunggulan utama dalam misi jangka panjang di samudera.
Nama kapal induk ini diambil sebagai bentuk penghormatan bagi sosok George HW Bush atau Bush senior.
Beliau dikenal luas sebagai Presiden Amerika Serikat ke-41 yang memiliki rekam jejak panjang di intelijen.
Sebelum memimpin negara, Bush senior pernah menjabat sebagai kepala lembaga intelijen terkemuka di Amerika.
Sejarah mencatat bahwa beliau merupakan seorang veteran pemberani dalam kancah Perang Dunia 2 silam.
Karier militernya dihiasi dengan pengalaman sebagai penerbang pesawat tempur jenis Avenger di medan laga.
Sebuah insiden bersejarah terjadi pada September 1944 saat beliau sedang menjalankan misi pengeboman udara.
Pesawat yang dikemudikan Bush senior sempat tertembak jatuh oleh pasukan Jepang dalam pertempuran sengit.
Meskipun pesawatnya hancur, beliau secara ajaib berhasil selamat dari insiden yang mematikan tersebut.
Semangat patriotisme inilah yang kemudian disematkan pada identitas kapal induk nuklir berkekuatan besar ini.
Kini, kapal yang menyandang namanya siap mengemban misi berat di perairan panas Timur Tengah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Dugaan Kekerasan terhadap Dokter Muda di NTT Diminta Diusut Transparan
-
Kronologi Santriwati Diduga Dicabuli Pimpinan Ponpes di Bogor
-
Diajak Belajar Kitab Kuning, Santriwati Diduga Jadi Korban Perbuatan Cabul
-
Polemik Lagu Lalaki Langit Ciptaan Bupati Purwakarta, Disindir Rossa hingga Disomasi LBH Jabar
-
Ahmad Luthfi Luncurkan Logis, Warga Jateng Kini Bisa Konsultasi Psikolog Gratis
-
Kemlu Qatar: Perundingan Sukses, AS dan Iran Kembali Bertemu Usai Pemakaman Ali Khamenei
-
Kronologi Penyekapan Karyawan Padel Kebayoran Lama: Berawal dari Raket Hilang
-
Tak Ada Lagi Wacana Pilkada via DPRD
-
Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar Tewas Ditembak Tentara Israel di Jalur Gaza
-
Bukan Cuma Rokok, Ini Alasan Kanker Paru Masih Sulit Ditangani di Indonesia